Sebagai BUMN yang bergerak di Industri Manufaktur, Barata Indonesia memiliki target menjadi pemimpin pasar dalam solusi infrastruktur pangan, energi dan sumber daya air. Untuk memperkuat bisnis ini, Perseroan menghadirkan program pengembangan talenta secara berkesinambungan, terukur dan masif dalam rangka menciptakan generasi unggul untuk menjawab kebutuhan saat ini dan dinamika di masa mendatang.
Pengembangan talenta merangkum dari total 949 pekerja aktif, terdapat 36 persen berusia di bawah 35 tahun (generasi milenial), 47 persen memiliki latar belakang pendidikan tinggi, dan 79 persen memiliki masa kerja di bawah 10 tahun yang berpotensi memberikan nilai tambah lebih besar di masa depan. Hal Ini adalah kekuatan bagi Barata melalui program Biro Human Capital untuk menjaga daya saing di era yang sangat dinamis.
Untuk pengembangan kapabilitas, Barata secara agresif telah berhasil mencapai 6169 jam pembelajaran (learning hours), yang meningkat sekitar 25 persen dari target yang telah ditentukan dengan metode yang dititikberatkan pada experiential learning dan coaching/mentoring yang dikemas dalam face to face training maupun daring. Diantaranya training K3LH, SMAP, QA/QC, Pengelasan, Penjaminan Mutu, SAP Support, Manajemen Proyek, Bussines Acumen dll
Dalam mempersiapkan Leaders, Barata juga memiliki program akselerasi untuk percepatan estafet kepemimpinan guna mencetak generasi produktif yang bisa memanfaatkan peluang bonus demografi dan berperan aktif dalam pembangunan nasional. Keseluruhan pengembangan talenta ini menjadi energi bagi Barata sebagai agent of development untuk berkarya nyata bagi kemajuan bangsa.















