• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 18 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terindikasi Menyebabkan Kerugian WIKA Rp2,27 triliun

by redaksi
25 Januari 2026
in Berita, Kinerja & Investasi, Uncategorized
0
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
0
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, Hotel Truntum Padang Luncurkan “Family Feast Ramadan” & “Ramadan Family Stay”

Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut dengan Lebih Aman dan Produktif

Garuda Indonesia Bidik Pertumbuhan Kinerja Positif pada Periode Lebaran 2026

 Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terindikasi menyebabkan kerugian keuangan pada BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) senilai Rp2,27 triliun.

Hal tersebut tertuang pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan atas Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Tahun Buku 2022 sampai dengan Semester I 2024 pada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., Anak Perusahaan dan Instansi Terkait Lainnya di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan Sumatera Utara.

Adapun salah satu dasar kesimpulan temuan BPK terkait dengan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pada pengelolaan dan pertanggungjawaban WIKA, yakni berkaitan dengan proyek KCJB atau yang kini dinamakan Whoosh.

Temuan auditor negara itu berkaitan dengan penyertaan modal WIKA pada konsorsium BUMN PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI). Untuk diketahui, PSBI adalah pemegang saham Indonesia sebesar 60% pada PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

 

 

Tidak hanya WIKA, konsorsium PSBI juga mencakup sejumlah BUMN lain yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) dan PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN I.

“Penyertaan modal PT WIKA pada PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT PSBI) untuk investasi di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dilakukan tanpa mitigasi risiko yang memadai sehingga merugikan perusahaan sebesar Rp2.276.228.305.000,00,” demikian dikutip dari dokumen BPK yang dilihat Bisnis, Kamis (22/1/2026).

Tidak hanya itu, penyertaan modal WIKA ke PSBI itu juga mengakibatkan saldo investasi perseroan ke konsorsium tersebut tidak dapat dipulihkan seluruhnya yakni Rp4,5 triliun.

“Proyek KCJB yang dilaksanakan PT WIKA berpotensi mengalami kerugian jika klaim kepada PT KCIC atas proyek KCJB tidak disetujui sehingga dapat mengganggu kondisi keuangan perusahaan,” lanjut tulis BPK pada LHP tersebut.

Bisnis sudah meminta konfirmasi ke pihak WIKA melalui Senior Manager Corporate Relations WIKA William Lie. Namun, belum ada pernyataan resmi perseroan yang disampaikan hingga berita ini dinaikkan.

Adapun dikutip dari situs resmi KCIC, kepemilikan saham Indonesia di perusahaan kongsi Indonesia dan China itu sebesar 60% melalui PSBI. Adapun WIKA merupakan pemegang saham terbesar kedua di PSBI. Struktur kepemilikan saham di konsorsium BUMN itu mencakup KAI 58,53%, WIKA 33,36%, PTPN I 1,03%, dan Jasa Marga 7,08%.

Sementara itu, komposisi pemegang saham China di KCIC yang keseluruhannya sebesar 40%, terdiri dari Beijing Yawan HSR Co. Ltd yaitu CREC 42,88%, Sinohydro 30%, CRRC 12%, CRSC 10,12%, dan CRIC 5%.

Untuk diketahui, pembiayaan proyek strategi nasional (PSN) itu 75% dari pinjaman China Development bank (CDB), serta 25% dari modal pemegang saham KCIC.

Jadi Lanjut ke Surabaya?

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, pemerintah akan membentuk komite nasional yang akan fokus menangani permasalahan proyek Kereta Cepat. Apalagi, proyek strategis nasional (PSN) itu rencananya dilanjutkan dari Jakarta-Bandung ke Surabaya.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, komite nasional itu nantinya berfungsi untuk mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis untuk proyek kereta cepat.

“Kami juga sedang menyusun semacam komite nasional kereta cepat. Karena ini juga penting untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis,” terangnya usai bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Untuk diketahui, pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya telah membentuk Komite Kereta Cepat berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No.93/2021 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasaran dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta-Bandung.

Saat itu, komite tersebut dipimpin oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang menjabat Menko Kemaritiman dan Investasi. Usai bergantinya pemerintahan, kini komite baru dibentuk untuk fokus pada penanganan Kereta Cepat Jakarta-Bandung serta perpanjangannya ke Surabaya.

AHY pun memberikan sinyal bahwa kementeriannya nanti akan memimpin komite nasional tersebut.

“Konsepnya ini karena kan pemerintahan baru, dan juga nanti ada rencana pengembangan Jakarta sampai dengan Surabaya. Jadi nanti ada komite yang melibatkan banyak kementerian lainnya. Tentu Kemenko Infrastruktur menjadi bisa dikatakan koordinatornya lah. Karena ini urusan konektivitas, ada banyak urusan infrastruktur dan pengembangan wilayah,” kata AHY.

Beberapa pemangku kepentingan, termasuk Kemenkeu, nantinya akan bergabung ke komite nasional tersebut. Pelibatan otoritas fiskal diharapkan bisa memastikan kesiapan pendanaannya.

“Jadi kami akan pelajari apa yang menjadi pengalaman Jakarta-Bandung. Kalau ada yang kurang pas ya tentu bisa menjadi pelajaran buat kami. Sekaligus juga kami terus melakukan benchmark terhadap negara-negara maju atau negara-negara lain yang sudah lebih advance mengembangkan jalur-jalur konektivitas kereta cepatnya,” pungkas Ketua Umum Partai Demokrat itu.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Sejumlah Proyek Strategis Danantara dan Nilai Investasinya pada 2026

Next Post

PUSRI Memastikan Stok Pupuk Tanggung Jawab Pusri Aman pada Awal Tahun 2026

Related Posts

Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi
Berita

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, Hotel Truntum Padang Luncurkan “Family Feast Ramadan” & “Ramadan Family Stay”

18 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut dengan Lebih Aman dan Produktif

18 Februari 2026
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Garuda Indonesia Bidik Pertumbuhan Kinerja Positif pada Periode Lebaran 2026

18 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

18 Februari 2026
Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY
Berita

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, InJourney Destination Management Buka Program Mudik Gratis BUMN 2026 ke Yogyakarta

18 Februari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Layanan Kustodian BSI Diakui Internasional, Kelolaan Tembus Rp128 Triliun

18 Februari 2026
Next Post
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

PUSRI Memastikan Stok Pupuk Tanggung Jawab Pusri Aman pada Awal Tahun 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau

8 jam ago
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Dahana Tutup Bulan K3 Nasional 2026, Perkuat Komitmen Zero Accident

3 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah

6 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Catat Realisasi Penyaluran KPR FLPP Mencapai 6.000 Unit pada Periode Januari 2026

6 jam ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi
Berita

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, Hotel Truntum Padang Luncurkan “Family Feast Ramadan” & “Ramadan Family Stay”

by redaksi
18 Februari 2026
0

Menyambut bulan suci Ramadan, Hotel Truntum Padang meluncurkan program promosi Ramadan bertema “Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna”, sebuah rangkaian penawaran...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Penerangan Berbasis PLTS Hadir, Nelayan Cilamaya Kini Melaut dengan Lebih Aman dan Produktif

18 Februari 2026
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Bidik Pertumbuhan Kinerja Positif pada Periode Lebaran 2026

18 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

18 Februari 2026
Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, InJourney Destination Management Buka Program Mudik Gratis BUMN 2026 ke Yogyakarta

18 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In