Propelan sebagai salah satu energetic materials, sangat dibutuhkan sebagai bahan baku utama sistem persenjataan untuk mendukung platform seluruh matra, baik darat, laut, dan udara.
Demikian dikatakan Direktur Utama Dahana Budi Antono dalam acara Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDM) virtual yang diadakan oleh Fakultas Teknologi Pertahanan (FTP) Universitas Pertahanan (29/4/2021).
Pembangunan industri propelan merupakan proyek strategis yang berhubungan dengan kemandirian pertahanan nasional. Saat ini hanya diperlukan satu tahap lagi untuk mengintegrasikan pabrik bahan baku propelan dengan fasilitas yang sudah ada di Energetic Material Center DAHANA.
“Urgensi propelan ini terkait juga dengan kemandirian industri hulu pertahanan nasional. Impor propelan seringkali dipengaruhi isu embargo, oleh karena itu kemandirian penguasaan teknologi sangat diperlukan,” ujar Budi Antono.
















