• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 16 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Proyek Terdampak Pandemi Covid-19, BNI Syariah Belum Salurkan Pembiayaan Sindikasi

by redaksi
30 April 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
BNI Syariah Dukung Peluncuran Buku karya Ustadz dr. Zaidul Akbar Berjudul Jurus Sehat Rasulullah
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perbankan terpaksa menghentikan penyaluran kredit sindikasi karena kondisi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan proyek berjalan.

PT Bank BNI Syariah pada tahun ini menargetkan penyaluran pembiayaan pada empat proyek kredit sindikasi. Proyek tersebut meliputi sektor infrastruktur air minum, transportasi massal, dan industri pengolahan, dengan total nilai pembiayaan sebesar Rp9,9 triliun.

RelatedPosts

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

Sebelumnya, selama 2019, BNI Syariah telah menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp8,2 triliun untuk proyek jalan tol, industri kesehatan, dan energi yakni infrastruktur kelistrikan.

Corporate Secretary BNI Syariah Bambang Sutrisno mengatakan hingga saat ini tidak ada kebijakan untuk menunda penyaluran kredit sindikasi. Namun, hingga kuartal I/2020 berakhir, BNI Syariah belum mampu menyalurkan kredit sindikasi ke proyek-proyek tersebut.

Pasalnya, progres proyek belum memungkinkan untuk dilakukan pencairan dana. Secara umum, diakuinya,proyek memang masih berjalan perlahan. Kemungkinan setelah pandemi, proyek baru bisa berjalan normal sehingga pencairan kredit bisa dilakukan.

“Sementara berhenti [penyaluran kredit sindikasi] seiring dengan kebijakan pemerintah yang sedang fokus ke penanganan pandemi,” katanya k

Selain itu, di tengah kondisi pandemi Covid-19, BNI Syariah juga belum mencatat adanya permintaan kredit sindikasi baru. Apalagi, saat ini hampir semua sektor terdampak Covid-19.

Menurutnya, BNI Syariah saat ini berupaya melakukan asesmen risiko untuk menurunkan potensi kredit bermasalah atas proyek-proyek yang telah disalurkan kredit sindikasi. BNI Syariah juga belum mampu membuat target pasti mengenai penyaluran kredit sindikasi pada tahun ini.

“Sekarang agak susah menjawab target karena kondisinya bergerak sesuai dengan kondisi ekonomi yang belum menentu. Jadi masih tergantung kondisi makro,” katanya.

Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. David E. Sumual mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, permintaan kredit sindikasi sama saja dengan pembiayaan lainnya yang mengalami penurunan. Hanya saja, dari segi risiko, kredit sindikasi yang sebelumnya sudah disalurkan perbankan tergolong masih aman dari potensi kredit bermasalah.

Pasalnya, kredit sindikasi yang disalurkan perbankan sebagaian besar proyek pemerintah. Apalagi, perbankan membagi beban penyaluran kredit karena nilai proyek yang besar.

“Kredit sindikasi untuk proyek besar, size besar, jadi kebutuhan capital di bagi dengan bank lain, begitu juga dengan risiko,” katanya.

Menurutnya, tren empat tahun belakangan, sebagian besar kredit sindikasi disalurkan ke proyek infrastruktur. Berbeda dengan kondisi 2011 hingga 2015 lalu, yakni kredit sindikasi yang sebagian besar disalurkan ke komoditas.

David memproyeksikan, kedepannya, kredit sindikasi akan disalurkan ke proyek manufaktur. Namun, hal tersebut juga harus melihat dengan berakhirnya Covid-19.

Penyaluran kredit sindikasi, lanjutnya, juga masih terhitung aman karena sebagian proyek infrastruktur tersebut masih berjalan. Meskipun sejumlah daerah melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), proyek pemerintah seperti pembangunan jalan tol maupun proyek yang berkaitan dengan ketenagalistrikan masih berjalan.

“Banyak proyek konstruksi secara minimum masih jalan walaupu terbatas PSBB, tetapi kan tidak semua daerah,” katanya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

KAI Percepat Pengembalian Dana Tiket KA Lebaran

Next Post

Pertamina Salurkan Bantuan 185.000 APD untuk Tenaga Medis Pertamedika IHC

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

15 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

15 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM

15 Maret 2026
Next Post
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Salurkan Bantuan 185.000 APD untuk Tenaga Medis Pertamedika IHC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kelancaran Distribusi Energi dengan Menyiagakan 345 armada Kapal

6 hari ago
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

6 hari ago
Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

4 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Memutuskan Menebar Dividen senilai Rp13,02 Triliun atau 65% dari Laba 2025

3 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

by redaksi
15 Maret 2026
0

PLN Group kembali memperoleh pengakuan atas kinerjanya di panggung global. Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya,...

Read more
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In