Berkomitmen untuk berlaku jujur dan berintegritas dalam menjalankan bisnis perusahaan, PTPN VII bekerjasama dengan KPK menggelar webinar bertajuk Antikorupsi, Gratifikasi dan Whistle Blowing System (WBS), di ruang Harmonis, Selasa (16/11/2021).
Salah satu indikator yang membuat kami sangat optimistis adalah komitmen dari segenap insan PTPN VII dalam menerapkan GCG serta perilaku antikorupsi. Hal ini diungkapkan Direktur PTPN VII Ryanto Wisnuardhy dalam sambutan pembukaan kegiatan webinar.
Menurutnya, dasar-dasar penyelenggaraan GCG pada setiap proses bisnis Manajemen telah memberikan dampak positif bagi kinerja PTPN VII. Ditambahkan Ryanto, saat ini Kementerian BUMN yang me-launching AKHLAK sebagai tata nilai utama pada seluruh entitas BUMN.
Lebih lanjut dikatakan, penyelenggaraan Webinar Antikorupsi dengan tajuk Gratifikasi dan Whistle Blowing System (WBS) merupakan kerjasama antara PTPN VII dengan KPK RI, hal ini merupakan wujud komitmen Manajemen PTPN VII untuk melakukan edukasi serta internalisasi penerapan GCG, perilaku antikorupsi hingga budaya AKHLAK yang akan sangat menunjang keberhasilan usaha dan akuntabilitas dalam jangka waktu yang panjang.
“Webinar antikorupsi pada kali ini juga merupakan amanah dari fungsi keberadaan komunikasi perusahaan dan program penyuluhan Tim Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP) PTPN VII, dimana sebelumnya PTPN VII telah mendapatkan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan setiap tahunnya dilakukan dilakukan audit surveillance oleh Lembaga Eksternal untuk memastikan penerapan SMAP secara konsisten dan berkesinambungan,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Menteri BUMN Susyanto dan Direktur Utama Holding PTPN Abdul Ghani, mengapresiasi PTPN VII menggelar kegiatan Webinar. Baru pertama kali PTPN Group menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Semoga kegiatan ini menambah wawasan dan integritas insan BUMN untuk penerapan tata kelola yang baik, sehingga BUMN bisa memberi kontribusi bagi masyarakat Indonesia sesuai dengan tagline kita BUMN untuk Indonesia















