• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 17 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pupuk Indonesia Sambut Positif Usulan Singkong sebagai Komoditas Penerima Pupuk Bersubsidi

by redaksi
6 Juli 2024
in Berita
0
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyambut baik usulan tanaman pangan singkong sebagai salah satu penerima pupuk bersubsidi. Singkong sebagai komoditas alternatif pangan memiliki kandungan karbohidrat setara beras, sehingga upaya peningkatan produktivitas singkong dapat mendukung program ketahanan pangan nasional.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh menyatakan dukungannya tersebut dalam webinar bertajuk “Masih Perlukah Subsidi Pupuk untuk Singkong?” yang diselenggarakan oleh ProPakTani, Kamis (27/6/2024). Tri memastikan bahwa Pupuk Indonesia telah mempunyai pupuk NPK yang diformulasikan khusus untuk peningkatan produktivitas tanaman singkong.

RelatedPosts

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Tingkatkan Standar Investasi, Presiden Prabowo Menargetkan ROA 7% untuk Danantara

Mudik Gratis Bersama PosIND 2026: Dari Pelanggan untuk Pelanggan

“Pupuk Indonesia berpengalaman untuk pengembangan pupuk NPK berbasis komoditas. Saat ini Pupuk Indonesia juga memiliki kemampuan untuk produksi pupuk NPK untuk pemenuhan kebutuhan petani singkong. Apabila Pemerintah mengeluarkan regulasi terkait pupuk bersubsidi NPK komoditas singkong, kami siap memproduksinya,” ujar Tri Wahyudi.

Ia menambahkan, pupuk yang diformulasikan khusus untuk singkong adalah NPK Singkong Pusri. Pupuk ini memiliki kandungan Nitrogen 17 persen, Phosphatase 6 persen, dan KCL 25 persen. NPK Singkong ini mampu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas singkong.

Pupuk Indonesia telah mengenalkan NPK Singkong kepada petani di beberapa wilayah dengan sistem demonstration plot (demplot). Pupuk Indonesia juga membuat Kampung Singkong di Lampung Tengah, tepatnya di Desa Sriwijaya Mataram, Kec. Bandar Mataram. Desa ini menjadi percontohan pengembangan komoditas singkong yang dilakukan Pupuk Indonesia.

“Adapun dosis pemupukannya mencapai 700 kilogram per hektare atau sesuai dengan hasil analisa kondisi tanah. Pupuk Indonesia sudah mengedukasi petani agar mereka tidak sembarangan, kita lihat dulu nutrisi tanahnya seperti apa. Pupuk Indonesia sudah menyebar mobil uji tanah yang bisa membantu kelompok tani untuk menganalisa kandungan hara tanah pada suatu wilayah. Sehingga pemupukannya presisi sesuai dengan kebutuhan tanaman,” jelas Tri Wahyudi.

Adapun bukti lain dari perhatian Pupuk Indonesia terhadap komoditas singkong, tambahnya, pihaknya telah melakukan demplot di lahan bekas tambang timah yang ada di Bangka Belitung. Lahan bekas tambang tersebut dikembalikan kesuburannya dengan menggunakan produk Pupuk Indonesia sehingga dapat dimanfaatkan untuk budidaya singkong. Kawalan budidaya tersebut juga menggunakan NPK Singkong.

“Petani singkong yang sebelumnya mendapatkan pupuk bersubsidi bisa terobati dengan kehadiran NPK Singkong. Persoalannya apakah pupuk ini bisa masuk ke dalam skema subsidi, ini yang harus kita diskusikan,” tandasnya.

Terakhir ia mengungkapkan, Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) telah menyampaikan kepada Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, bahwa hasil pengujian NPK Singkong di beberapa titik Provinsi Lampung, menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap produktivitas panen. Berdasarkan hasil tersebut, MSI merekomendasikan NPK Singkong Pusri menjadi pupuk yang disubsidi untuk komoditas singkong.

“Tahun ini Pemerintah menambah alokasi pupuk bersubsidi bagi petani, dari sebelumnya 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Hanya saja ada sejumlah perubahan kebijakan, yang semula pupuk bersubsidi untuk 70 komoditas, sekarang hanya sembilan komoditas saja, dan singkong dikeluarkan dari penerima subsidi. Ini menjadi momen yang cukup baik untuk memasukkan singkong sebagai komoditas penerima pupuk bersubsidi,” pungkas Tri Wahyudi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Suwandi di acara yang sama mengungkapkan, lahan budidaya singkong di Indonesia terluas nomor tiga setelah padi dan jagung untuk komoditas pangan, yaitu sekitar 600 ribu hingga 700 ribu hektare. Sementara produksi dalam setahun antara 16 ribu hingga 17 ribu ton.

Namun produktivitas rata-rata nasional singkong masih 25 ton sampai 27 ton per hektare. Produktivitas ini masih bisa digenjot hingga 40 ton hingga 60 ton setiap hektarenya.

“Untuk meningkatkan produktivitasnya tentu dibutuhkan input yang baik, salah satunya subsidi pupuk. Kami menghimpun usulan petani di berbagai daerah. Memang banyak yang menyampaikan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk tanaman singkong,” ujar Suwandi.

Previous Post

Persembahkan wondr by BNI Banking App, BNI Dukung Masyarakat Indonesia Wujudkan Impian Finansial

Next Post

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tebu, SGN Kerja Sama dengan Program MAKMUR Petrokimia,

Related Posts

CSR INALUM Salurkan Bantuan  10 Unit Kursi Roda kepada  Yayasan Prestasi Lansia Medan
Berita

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

17 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Tingkatkan Standar Investasi, Presiden Prabowo Menargetkan ROA 7% untuk Danantara

17 Februari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Mudik Gratis Bersama PosIND 2026: Dari Pelanggan untuk Pelanggan

16 Februari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, TIMAH Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

16 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Dukung Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Teken Kontrak Pembangunan RSU Adhyaksa Bali di Jembana

16 Februari 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

IAS, IHC, dan Bank Mandiri Launching Layanan Terintegrasi IHC x Joumpa by Livin’ Sukha Mandiri

16 Februari 2026
Next Post
Tuntaskan Transformasi BUMN, SGN Tutup 2023 dengan Laba Positif & EBITDA Rp1 Triliun

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tebu, SGN Kerja Sama dengan Program MAKMUR Petrokimia,

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG

PTPP Menuntaskan Pembangunan Tahap II Kampus UIN Malang senilai Rp674,66 miliar

1 hari ago
Terdampak Corona, Dua Proyek Strategis Nasional Migas Terancam Mundur dari Jadwal

Dari 45.095 sumur Rakyat, SKK Migas Mengungkapkan Baru 1 UMKM di Jambi Bermitra dengan KKKS

4 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Dukung Stimulus Pemerintah 30 Persen, KAI Siapkan Lebih dari 1,2 Juta Tempat Duduk selama Angkutan Lebaran

5 hari ago
Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China

Perkuat Peran Strategis dalam Transformasi Ketenagalistrikan, PLN Enjiniring Mantapkan Arah High Quality Growth dalam RKAP 2026

5 hari ago
CSR INALUM Salurkan Bantuan  10 Unit Kursi Roda kepada  Yayasan Prestasi Lansia Medan
Berita

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

by redaksi
17 Februari 2026
0

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Tingkatkan Standar Investasi, Presiden Prabowo Menargetkan ROA 7% untuk Danantara

17 Februari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Mudik Gratis Bersama PosIND 2026: Dari Pelanggan untuk Pelanggan

16 Februari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, TIMAH Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

16 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Dukung Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Teken Kontrak Pembangunan RSU Adhyaksa Bali di Jembana

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In