• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 6 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pupuk Kaltim Dorong Nelayan Optimalkan Potensi Budidaya Keramba Jaring Apung di Kota Bontang

by redaksi
6 Oktober 2024
in Berita, TJSL - PKBL - CSR
0
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tingkatkan produktivitas sektor perikanan melalui solusi inovatif yang berkelanjutan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekali teknik budidaya dan manajemen Keramba Jaring Apung (KJA), bagi 30 nelayan binaan hingga pelajar SMK di Kota Bontang. Pelatihan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Maros Sulawesi Selatan, untuk memberikan pemahaman hingga keterampilan praktis berbagai aspek budidaya ikan dan lobster.

 

RelatedPosts

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, mengatakan pelatihan ini sekaligus upaya mengoptimalkan potensi perairan agar memiliki nilai tambah, sebagai kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam mendorong produktivitas perikanan di Kota Bontang. Hal ini mengingat kawasan perairan yang terbilang luas, bisa dimanfaatkan untuk menggali peluang yang lebih signifikan di sektor budidaya. Disamping perikanan tangkap yang selama ini menjadi mata pencarian mayoritas nelayan lokal.

 

Dari pelatihan ini, para peserta bisa mendapatkan pengetahuan mendalam terkait pengelolaan budidaya keramba, mulai dari manajemen kualitas air, penentuan lokasi area potensial KJA, pemberian pakan serta pengendalian hama dan penyakit ikan lainnya. Termasuk bekal manajemen usaha seperti perencanaan bisnis, pengelolaan keuangan hingga sumber daya manusia untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan.

 

“Hal ini menjadi sasaran pembinaan Pupuk Kaltim bagi masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku budidaya perikanan melalui pengembangan peluang yang bernilai ekonomi, sehingga kedepan semakin dilirik sebagai usaha yang potensial,” kata Sugeng, saat membuka pelatihan di KJA Tanjung Limau, Rabu (26/9/2024).

 

Dikatakannya, metode KJA menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan produksi perikanan di perairan terbuka, karena menawarkan berbagai keunggulan seperti lingkungan yang mendukung untuk pertumbuhan ikan agar lebih sehat. Terlebih keunggulan KJA juga telah dibuktikan pada pembinaan dan pendampingan Pupuk Kaltim melalui Creating Shared Value (CSV) di perairan Tanjung Limau, yang berhasil mendongkrak produktivitas lobster dan kerapu Kota Bontang dengan pangsa pasar signifikan.

 

“Bahkan program KJA juga direplikasi ke sejumlah wilayah pesisir Bontang lainnya, sehingga dari pelatihan ini semakin mendorong perluasan budidaya untuk memberikan nilai tambah lebih besar bagi masyarakat,” lanjut Sugeng.

 

Begitu juga dengan pelibatan siswa SMK sebagai peserta pelatihan, diharap semakin mendorong semangat generasi untuk lebih mengenal potensi kelautan, sekaligus menciptakan peluang wirausaha muda yang produktif dan inovatif di sektor perikanan. Dari hal tersebut, generasi muda kedepan tidak hanya terfokus dalam mencari pekerjaan, tapi lebih diarahkan untuk menciptakan peluang mandiri dengan bekal keterampilan yang dimiliki.

 

“Melalui bekal pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, generasi penerus diharap mampu mendorong potensi perikanan Kota Bontang dengan lebih optimal, khususnya di sektor budidaya,” tambah Sugeng.

 

Mewakili peserta pelatihan, Ketua Koperasi Nelayan Bontang ETA Maritim Rudy Prambudi, mengungkapkan pelatihan ini sangat dibutuhkan para nelayan khususnya yang baru bergabung dalam keanggotan koperasi binaan Pupuk Kaltim tersebut. Hal ini mengingat pendampingan Pupuk Kaltim sejauh ini memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas nelayan di sektor budidaya. Langkah ini pun diharap semakin diperluas, seiring meningkatnya pemahaman para peserta untuk terus mengembangkan peluang KJA sebagai solusi perikanan yang lebih optimal.

 

“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk penguatan kapasitas nelayan Bontang agar semakin produktif. Terlebih dengan pembinaan selama ini, memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan nelayan khususnya di sektor budidaya,” ucap Rudy.

 

Mewakili Pemkot Bontang, Kabid Perikanan Tangkap dan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Fadli, menyampaikan apresiasi atas kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong potensi perikanan Bontang, utamanya membekali nelayan agar bisa memanfaatkan peluang usaha budidaya melalui keramba jaring apung. Menurut dia, kemajuan sektor perikanan menjadi perhatian Pemerintah untuk mendongkrak perekonomian daerah dan kesejahteraan nelayan, yang terus diupayakan melalui berbagai langkah strategis, salah satunya sinergi bersama Perusahaan dan stakeholder terkait lainnya di Kota Bontang.

 

“Maka dari itu, kami sangat mendukung pelatihan seperti ini sebagai bentuk keseriusan Perusahaan dalam mendorong potensi perikanan Kota Bontang, khususnya di sektor budidaya,” kata Fadli.

 

Dirinya pun berharap pelatihan ini bisa berkelanjutan, dengan perluasan program bagi masyarakat pesisir lainnya untuk memaksimalkan sumberdaya kelautan yang dimiliki. Mengingat potensi hasil laut Bontang dapat diselaraskan dengan sektor pariwisata, yang kini juga digencarkan Pemerintah dalam meningkatkan daya saing daerah. Langkah ini pun diharap didukung Pupuk Kaltim, dengan memberikan nilai tambah agar seluruh sektor potensial bisa dieksplor dengan lebih optimal.

 

“Ini yang kami harapkan, agar optimalisasi sumberdaya kelautan yang tidak hanya dari sisi budidaya dan perikanan tangkap, tapi diperluas sebagai bentuk nilai tambah untuk mendukung pariwisata daerah. Bisa saja nanti ada rumah makan pesisir atau pariwisata laut yang ditawarkan bagi wisatawan untuk datang ke Bontang,” papar Fadli.(*)

Previous Post

DAHANA Tanam Mangrove di Pantai Utara Subang

Next Post

Melalui ”Klasterku Hidupku”, BRI Dampingi Klaster Jeruk Semboro Terapkan Pertanian Berkelanjutan

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

5 April 2026
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020
Berita

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

5 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

5 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

5 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

5 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

WIKA Mencatatkan Penurunan Utang Usaha sebesar Rp 1,79 triliun dan Kontrak Baru senilai Rp 17,46 triliun Sepanjang 2025

5 April 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Melalui ”Klasterku Hidupku”, BRI Dampingi Klaster Jeruk Semboro Terapkan Pertanian Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Agrinas Pangan Nusantara Memastikan Keuntungan Operasional KopDes Merah Putih Dikembalikan ke Masyarakat Desa

4 hari ago
Upaya Cegah Wabah Corona, Phapros Optimalkan Penggunaan Teknologi Komunikasi

Phapros Membukukan Laba Bersih sebesar Rp27,44 miliar Sepanjang Tahun Buku 2025

3 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

3 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Membukukan Laba Bersih senilai Rp3,41 triliun per Februari 2026

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

by redaksi
5 April 2026
0

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kepala Badan Pengelola (BP BUMN) - COO Danantara Dony Oskaria meninjau langsung kesiapan...

Read more
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

5 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

5 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

5 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

5 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In