PT Pupuk Kujang berhasil mencapai 22.924.361 jam nihil kerja hingga Desember 2025, melampaui capaian terbaik sebelumnya sebesar 20.468.713 jam kerja. Prestasi ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menerapkan budaya keselamatan kerja melalui sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang disiplin serta penguatan kesiapsiagaan di seluruh lini operasional.
Capaian nihil kecelakaan kerja tersebut menjadi indikator efektivitas pengelolaan risiko di lingkungan perusahaan. Sebagai industri petrokimia dengan potensi bahaya operasional yang tinggi, Pupuk Kujang secara konsisten melakukan pengendalian untuk mencegah insiden seperti ledakan, kebocoran bahan kimia, maupun kecelakaan akibat peralatan mekanis.
Direktur Utama Pupuk Kujang, Budi Santoso Syarif mengatakan, pencapaian zero accident ini mencerminkan komitmen kuat seluruh insan perusahaan dalam menerapkan disiplin kerja serta menjaga kesiapan di setiap lini operasional. “Untuk menjaga proses kerja tetap aman, kita terus lakukan pengawasan yang berkelanjutan dan pengendalian yang terstruktur,” ujar Budi Santoso Syarif, Direktur Utama Pupuk Kujang, Rabu, 11 Februari 2026.
Budi menyatakan, untuk mencapai catatan nihil kecelakaan kerja tersebut, pihaknya terus memastikan seluruh insan Pupuk Kujang menerapkan K3 dengan ketat setiap hari. Selain itu, para karyawan juga rutin melakukan simulasi tanggap darurat. Seperti yang dilakukan pada Rabu, 11 Februari 2025.
“Simulasi ini dirancang untuk menguji kesiapan personel sekaligus memastikan efektivitas prosedur keselamatan saat menghadapi situasi krisis,” ujar Budi, saat meninjau simulasi tersebut.
Pagi itu, suara alarm menggema di gedung administrasi Pupuk Kujang. Saat skenario kebakaran diperagakan, kobaran api tampak menjalar dari lantai atas, sementara kepulan asap mulai memenuhi area dan membatasi jarak pandang. Para karyawan segera melakukan evakuasi mandiri, meskipun beberapa di antaranya digambarkan masih terjebak oleh situasi darurat yang berkembang cepat.
Kepanikan yang sempat terjadi dapat diredakan dengan kedatangan Tim K3 yang membawa kendaraan pemadam kebakaran serta ambulans. Dengan sigap, tim mengevakuasi karyawan yang berada di lantai atas menggunakan metode vertical rescue, yakni teknik penyelamatan yang digunakan untuk menjangkau korban pada titik dengan perbedaan elevasi ketika akses konvensional tidak dapat digunakan secara optimal.
“Vertical rescue adalah prosedur evakuasi yang dirancang untuk menyelamatkan korban dari titik dengan perbedaan elevasi, seperti gedung bertingkat atau kawasan pabrik berstruktur tinggi,” ujar Kasmadi, VP K3LH PT Pupuk Kujang saat memimpin simulasi tersebut.
Dalam skenario itu, tim juga menghadapi situasi tambahan berupa tindakan sabotase yang memicu titik kebakaran baru di area gudang B3. Meski kompleksitas meningkat, koordinasi yang terbangun memungkinkan proses pemadaman dan evakuasi berjalan cepat dan terarah.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif perusahaan untuk meningkatkan keterampilan koordinasi sekaligus memastikan setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya dalam kondisi darurat. Momentum Bulan K3 Nasional turut menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat budaya keselamatan secara berkelanjutan.
“Simulasi ini dirancang dengan tingkat keseriusan tinggi agar setiap personel memahami pentingnya kesiapsiagaan. Momentum Bulan K3 Nasional menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat budaya keselamatan di setiap lini kerja,” pungkas Kasmadi.
Sumber Pupuk KUjang















