• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 30 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Realisasi Integrasi Pelindo akan Terlaksana pada Awal Oktober 2021

by redaksi
2 September 2021
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
48
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono mengatakan, fokus penyelarasan bisnis pascaintegrasi akan melalui standardisasi dan integrasi operasional serta komersial. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pada tahapan pertama yakni 2021 hingga 2022, Pelindo akan melakukan investasi terintegrasi untuk pengembangan bisnis. Selain itu juga reorganisasi perusahaan dan pengembangan budaya terintegrasi,” tutur Arif.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

Pemerintah pun resmi mengumumkan rancangan penggabungan BUMN Pelabuhan pada 1 September 2021. Keempat BUMN itu rencananya akan terintegrasi menjadi satu dengan nama PT Pelindo (Persero).

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan atas opsi restrukturisasi BUMN Pelabuhan, penggabungan atau merger merupakan opsi yang paling sesuai. Opsi merger dipilih karena dinilai dapat memaksimalkan sinergi dan penciptaan nilai tambah.

“Melihat kondisi perusahaan yang dibedakan wilayah maka pilihan kajian yang dihasilkan konsultan menghasilkan merger pilihan terbaik untuk penataan bisnis kepelabuhanan di Indonesia,” ujar Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto.

Dalam rancangan penggabungan, Pelindo II akan menjadi Perusahaan Penerima Penggabungan. Selanjutnya Pelindo I, Pelindo III, dan Pelindo IV akan bubar demi hukum tanpa proses likuidasi.

Jika tanpa halangan, realisasi integrasi Pelindo yang sudah dinanti sekian lama itu rencananya akan terlaksana pada awal Oktober 2021. Peraturan Pemerintah tentang Penggabungan BUMN Pelabuhan juga masih dalam proses penerbitan. Selanjutnya, integrasi Pelindo akan berlaku efektif setelah penandatanganan akta penggabungan.

Untuk mencapai visi menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia, Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono menuturkan perencanaan langkah pun sudah ditentukan. Integrasi Pelindo mengemban misi untuk mewujudkan jaringan ekosistem maritim nasional melalui peningkatan konektivitas jaringan.

Arif menuturkan, integrasi pelayanan juga menjadi misi utama sebelum mencapai tujuan utama membangun pelabuhan kelas dunia. “Integrasi pelayanan dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Arif.

Transformasi pelabuhan kelas dunia

Dalam menggabungkan Pelindo I-IV, Ketua Organizing Committee (OC) Integrasi Pelindo Arif Suhartono mengatakan pilar strategis pun sudah disiapkan. Arif mengatakan, untuk mencapai transformasi pelabuhan kelas dunia, standar operasional setiap pelabuhan perlu ditingkatkan.

“Peningkatan standar kualitas operasional pelabuhan dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujar Arif.

Arif mengatakan, integrasi Pelindo akan diikuti dengan peningkatan kualitas layanan berbasis pelanggan. Begitu juga dengan pengembangan sustainable ports dan persiapan ekspansi nasional.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto menuturkan banyak hal yang dapat dimaksimalkan standarisasinya setelah pelindo terintegrasi. “Misalnya, ada terminal misal peti kemas, alat dan produktivitasnya distandarisasi yang sama dari Medan ke Jayapura. Begitu juga dengan standarisasi kedalaman kapal di masing-masing pelabuhan,” ungkap Putut.

Dengan melakukan standarisasi sistem, diharapkan nantinya pengelolaan pelabuhan yang dilakukan Pelindo dapat dikontrol secara menyeluruh. Putut mengharapkan nantinya bahkan dapat memunculkan data perdagangan domestik dengan bersatunya Pelindo.

Menguatkan ekosistem logistik nasional

Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono mengatakan penguatan ekosistem logistik juga perlu dilakukan. Arif menyampaikan, integrasi Pelindo akan meningkatkan kerja sama dengan pelaku industri logistik laut dan darat.

“Kerja sama ini untuk mendukung optimalisasi biaya logistik nasional,” kata Arif.

Arif menyebut, nantinya akan dilakukan perluasan kerja sama. Khususnya kerja sama dengan kawasan industri atau logistik untuk mendorong peningkatan arus logistik yang lebih optimal.

Dengan adanya rencana perluasan kerja sama itu, Arif memastikan integrasi Pelindo bukan untuk memonopoli bisnis pelabuhan yang ada di Indonesia.

Klaster yang akan dibentuk sebagai subholding nantinya justru akan mempermudah pelanggan dan proses logistik.

Setelah integrasi terbentuk, keempat Pelindo tidak akan bekerja sendiri lagi di masing-masing wilayahnya. Keempatnya akan bersatu dan membentuk empat klaster yaitu peti kemas, nonpeti kemas, logistik dan hinterland development, serta marine, equipment, dan port services.

“Peran perusahaan lain misalnya swasta masih sangat terbuka. Tidak ada monopoli,” ujar Arif.

Efisiensi supply chain maritim

Integrasi Pelindo menyimpan tujuan yang besar, tidak hanya untuk kelangsungan bisnis Pelindo saja. Integrasi pelindo dilakukan untuk menciptakan efisiensi supply chain maritim nasional.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan yang paling utama yaitu bagaimana Pelindo nantinya dapat mencerahkan proses logistik di Indonesia. Terlebih proses logistik tidak hanya dilakukan di laut saja namun juga darat.

“Pelabuhn besar beberapa di antaranya ada di Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Kalau diintegrasikan, rencana kita ke depan dapat mengatur pelayanan yang diberikan dan alokasi capex akan lebih baik,” jelas Kartika.

Kartika yakin optimalisasi yang dilakukan pada akhirnya dapat berdampak kepada efisiensi biaya logistik dan dilanjutkan kepada semua pengguna. Khususnya kepada jasa multimoda dengan supply chain berikutnya.

“Khsuusnya kereta api yang banyak mau masuk ke pelabuhan. Nanti yang banyak menggunakan angkutan logistik di jalan raya dan kerap kali memicu masalah over dimensi dan overload, kita harapkan ini bisa berkurang,” ungkap Kartika.

Kartika menyimpan harapan besar dengan terintegrasinya Pelindo, perlahan akan menuju logistik yang moderen. Kartika menyebut, alur barang lintas negara dari titik awal ke titik akhir bisa cepat, efisien, tepat waktu, dan biaya lebih murah.

Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono bahkan memasang target adanya penurunan biaya logistik pada 2025 sekitar 1,6 persen. Arif mengharapkan, dengan Pelindo yang terintegrasi dapat membantu mencapai target tersebut.

“Penurunan ini dari direct kepelabuhanan 0,3 persen dan in direct 1,3 persen, jadi total penurunan biaya logistik 1,6 persen,” ujar Arif.

Arif menilai untuk mencapai target tersebut standarisasi layanan di seluruh pelabuhan menjadi paling penting. Arif mengharapkan dengan sistem yang lebih terstandar akan berdampak kepada membaiknya sistem logistik nasional.

Untuk itu, Arif mengatakan perluasan jaringan pelabuhan nasional akan dilakukan. “Jaringan pelabuhan, moda transportasi, dan kawasan pendukungnya akan diintegrasikan,” jelas Arif.

Menyelaraskan bisnis Pelindo

Setelah nantinya Pelindo bersatu, langkah awal yang akan dilakukan yakni penyelarasan bisnis. Saat Pelindo masih terpisah di empat wilayah, masing-masing perusahaan memiliki cabang dan anak usaha.

Direktur Utama Pelindo IV Prasetyadi memastikan, saat Pelindo terintegrasi maka cabang atau anak usaha masih akan berada di bawah sub holding sesuai klaster. “Jadi yang relevan dengan klaster akan dikelompokan di bawah pengendalian subholdingnya. Misalnya, anak usaha non peti kemas di Pelindo I akan dibawah klaster nonpeti kemas,” kata Prasetyadi.

Lokasi pusat keberadaan masing-masing klaster Pelindo pun sudah direncanakan. Direktur Utama Pelindo I Prasetyo mengungkapkan terdapat letak sebaran klaster integrasi Pelindo.

“Non Peti kemas nanti di Medan namanya Pelindo Multi Terminal,” tutur Prasetyo.

Untuk klaster peti kemas, Prasetyo mengatakan akan berada di Surabaya dengan nama Terminal Peti Kemas Indonesia. Sementara untuk klaster logistik akan berada di Jakarta dan nama perusahaannya uakni Pelindo Solusi Logistik. Sementara untuk klaster marine, equipment, dan port services akan berada di Makassar.

Prasetyo memastikan, setelah Pelindo terintegrasi maka nama perusahaan akan berubah. “Untuk nama Pelindo terintegrasi namanya PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Kalau dulu terpisah ada I sampai IV nanti cukup Pelindo saja,” jelas Prasetyo.

Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono mengatakan, fokus penyelarasan bisnis pascaintegrasi akan melalui standardisasi dan integrasi operasional serta komersial. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Pada tahapan pertama yakni 2021 hingga 2022, Pelindo akan melakukan investasi terintegrasi untuk pengembangan bisnis. Selain itu juga reorganisasi perusahaan dan pengembangan budaya terintegrasi,” tutur Arif.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Transaksi Layanan Digital BRI Meningkat 15 Persen

Next Post

Sepanjang Semester I 2021, WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 136 Miliar

Related Posts

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

30 Maret 2026
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi
Berita

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

30 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

30 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Lewat Program Mini MBA In Property, BTN Sukses Cetak 863 Pengembang Baru

30 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

30 Maret 2026
Optimalkan Aset BUMN, Kebun Lama PTPN I ‘Disulap’ Jadi Kafe Edukasi Kupi
Berita

PTPN I menyelenggarakan kegiatan Leadership Alignment Forum

29 Maret 2026
Next Post
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Sepanjang Semester I 2021, WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 136 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

4 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

8 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

2 hari ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

6 jam ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

by redaksi
30 Maret 2026
0

Presiden Prabowo Subianto menerima salah satu penasihat Danantara, Ray Dalio, di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (27/03/2026) guna membahas mengenai proyeksi...

Read more
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

30 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

30 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Lewat Program Mini MBA In Property, BTN Sukses Cetak 863 Pengembang Baru

30 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In