Langkah-langkah yang akan dilakukan dengan mengalihkan arus lalu lintas untuk kendaraan bersumbu tiga ke jalur arteri. Adapun, pengalihan mulai berlaku siang ini.
Selain itu, Korlantas bersama Satgas Covid-19 juga menyiapkan 109 titik check point untuk memeriksa seluruh pengendara yang memasuki wilayah Jabodetabek. Semua pengendara harus membawa surat keterangan hasil swab antigen atau PCR swab test negatif.
“Polri bersama satgas Covid-19 nasional dan daerah telah menyiapkan 109 titik check point, 26 di rest area, dan gate toll dan 83 di titik jalur arteri jalan nasional, dari Jawa dan Sumatra menuju Jakarta dengan melaksanakan kegiatan tes cepat antigen secara acak yang dilaksanakan mulai hari ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meningkatkan tes antigen secara acak sebagai salah satu upaya menghadapi puncak arus mudik.
Dalam sesi konferensi Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran yang diadakan secara virtual, Sabtu (15/5/2021), Budi Karya memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi tanggal 16 dan 20 Mei 2021.
Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik untuk tidak melakukan perjalanan balik pada kedua tanggal tersebut demi menghindari kepadatan di jalur mudik.
“Makanya kita mengimbau masyarakat jangan di titik dua tanggal tersebut karena akan penuh,” ujar Budi, Sabtu (15/5/2021).
Di sisi lain, dalam menghadapi puncak arus mudik, Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan akan bekerja sama untuk meningkatkan screening dan melakukan tes acak (random test) di titik-titik yang terlintasi pemudik.
Di antaranya, dilakukan di 2 lokasi utama yakni jalur penghubung utama antara Pulau Sumatra dan Pulau Jawa, tepatnya di Pelabuhan Bakauheni; serta di jalur penghubung utama Pulau Jawa dan Pulau Bali, tepatnya di Pelabuhan Gilimanuk.
“Dua tempat ini mandatory, bahkan ada subsidi juga untuk antigen di sini. Saya juga akan ke Gilimanuk untuk pastikan berjalan dengan baik. Di Jateng, Jatim, Jabar, juga kita lakukan tes di beberapa area. Secara intensif kita lakukan upaya-upaya,” tuturnya.
Dari sisi pengaturan lalu lintas, Budi Karya mengaku Kemenhub telah berkoordinasi dengan Korlantas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di periode arus balik Lebaran tahun ini, termasuk bersiap melakukan mekanisme contraflow jika terjadi kepadatan lalu lintas.
Sumber Bisnis, edit koranbumn