PT Barata Indonesia (Persero) siap mendukung PT Pelabuhan IV(Persero) menjaga kestabilan dwelling time melalui penyediaan peralatan pelabuhan.
Hal ini dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Barata Indonesia dengan Pelindo IV yang dilakukan oleh Direktur Utama Barata Indonesia, Fajar Harry Sampurno bersama Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Prakosa Hadi Takariyanto di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Senin (14/6).
Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) menjelaskan kemitraan strategis ini merupakan langkah positif bagi Barata Indonesia dalam meningkatkan peran pada pembangunan proyek strategis nasional. “Barata sebagai BUMN Manufaktur siap mendukung program konvektivitas khususnya peralatan pelabuhan dengan nilai lokal konten yang tinggi,” ujar Harry. Lebih lanjut kerjasama ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja penjualan perseroan.
Dalam kerjasama strategis tersebut turut menggandeng Konecranes, perusahaan berbasis di Filandia untuk mengembangkan pembangunan crane tanah air. Upaya ini juga dilakukan untuk mendorong akselerasi perluasan pelabuhan Makassar New Port (MNP) yang ditargetkan dapat beroperasi penuh pada 2023 mendatang.















