• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Sinergi BUMN dengan Kementan Kembangkan Industri Berbasis Pangan

by redaksi
13 November 2020
in Berita
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Industri berbasis pertanian sangat potensial dikembangkan untuk ketahanan pangan nasional. Hal ini menjadi topik pembahasan utama dalam rangkaian acara FGD Konsolidasi BUMN Pangan, pada Kamis (12/11) di Jakarta. Pada kesempatan tersebut Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa konsolidasi pangan sangat diperlukan utamanya melalui kerja sama dan sinergi yang lebih kuat membangun sektor pangan.

Saat ini sedang dibentuk konsolidasi penataan BUMN klaster pangan, dengan menyusun strategi penguatan industri pangan. Budi berharap perlunya sinergitas dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperkuat peran BUMN mendukung program kedaulatan pangan yang menjadi fokus utama Presiden Jokowi saat ini.

RelatedPosts

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi yang menjadi narasumber pada acara tersebut menyampaikan bahwa Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menetapkan ada lima cara bertindak Kementan untuk memastikan ketercukupan pangan. Yaitu peningkatan kapasitas produksi, diversifikasi pangan lokal, penguatan cadangan dan sistem logistik pangan, pengembangan pertanian modern dan gerakan tiga kali lipat ekspor. Kelima hal tersebut menurut Suwandi bisa menjadi peluang untuk dikerjasamakan dengan BUMN Pangan.

Terkait komoditas unggulan ekspor, saat ini favorit ekspor tanaman pangan adalah porang dan kacang hijau, termasuk juga beras khusus. Kemudian selain bentuk produk ada juga teknologi mekanisasi seperti drone benih, panen dengan combine harvester, serta pengolahan dengan pasar online. “Ini kita semua membutuhkan kerja sama, silahkan berpartisipasi,” ujarnya.

Suwandi menyampaikan dukungan yang bisa dibantu BUMN bisa dari aspek hulu sampai hilir, semua bisa menjadi pilihan. “Aspek hilir terutama pascapanen penting harus dibutuhkan combine harvester, RMU dan dryer,” ujarnya.

Ada beberapa hal yang menarik untuk dikerjasamakan dengan BUMN. Seperti contohnya porang yang telah ekspor 14 ribu ton tahun ini, sangat perlu hilirisasinya. Selain itu juga saat ini Kementan sedang menjajaki pemenuhan jagung rendah aflatoksin dengan industri.” Ini menjadi hal yang menarik untuk kita kembangkan bersama,” ujar Suwandi.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim menanggapi peluang yang bisa ditangkap terkait industri pangan. Beberapa peluang yang bisa dikembangkan seperti pemenuhan jagung rendah aflatoxin. “Saat ini impornya mencapai 1,1 juta ton, dan ini prospek sangat bagus dengan adanya inisiasi Kementan dikerjasamakan dengan industri pengguna, kata Abdul Rochim.

“Saya kira sangat tepat. Kuncinya bagaimana di dekat sentra-sentra jagung tersebut ada dryer pengering dan silo, karena kalau lebih dari empat jam tidak dikeringkan akan tinggi aflatoxinnya,” tambahnya.

Kemudian ia juga menyebut peluang gandum yang saat ini sangat besar nilai impornya, dengan adanya rogpram RPJM terkait sagu bisa dipertimbangkan menjadi komoditas substitusi. “Penjelasan sebelumnya bahwa ada lahan lima juta hektar yang belum termanfaatkan bisa menjadi peluang mengembangkan sagu sebagai substitusi terigu,” sebut Abdul Rochim

Kemudian ada pula peluang komoditas beras pecah. Banyak pelaku usaha yang menjual beras premium akan memisahkan bagian beras pecah. Dan beras pecah ini dibutuhkan untuk industri etanol dan tepung beras. Sangat bisa menjadi peluang untuk bahan baku industri

Terakhir, Abdul Rachman menyebut beberapa komoditas yang punya peluang dikembangkan untuk industri seperti bungkil sawit untuk substitusi impor bungkil kedelai, penyediaan gula raw serta peluang menyediakan susu segar yang baru 20 persen dipenuhi dari dalam negeri.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Seiring Rancana Mega Konsolidasi BRI, Pegadaian Sudah Dapat Arahan Terkait Akuisisi

Next Post

Komitmen Berikan yang Terbaik, Len Industri Siapkan Sistem Terbaru untuk LRT

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

27 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

27 Maret 2026
Next Post
Len Indonesia Menang Empat Tender Proyek Pembangunan Jargas Total Sebanyak 45.456 Sambungan Rumah Tahap I

Komitmen Berikan yang Terbaik, Len Industri Siapkan Sistem Terbaru untuk LRT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

Gandeng KCI, BSN Permudah Pembayaran Tiket Kereta dan Layanan Keuangan Syariah

7 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

6 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Volume Lalu Lintas Meninggalkan Wilayah Jabotabek Pada H-10 s.d H-3 Libur Idulfitri 1447H Mencapai 1,4 Juta Kendaraan, Dirut Jasa Marga: Puncak Mudik Terjadi Pada H-3

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

22 jam ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

by redaksi
27 Maret 2026
0

, PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas pengalaman berkendara bagi pengguna jalan...

Read more
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In