Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI menjalin sinergi dengan Sarana Multigriya Finansial (SMF ) melalui penandatanganan Akad Mudharabah Muqayyadah senilai Rp479 miliar dengan skema replacement financing.
Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan SMF yang diberikan kepada Bank DKI.
“Kami berharap semoga dengan adanya kerjasama ini dapat semakin menguatkan semangat sinergi dan kolaborasi BUMD dan BUMN terutama dalam peningkatan akses perumahan kepada masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/11/2021).
Rencananya, kata dia, seluruh dana yang disalurkan oleh SMF kepada Bank DKI akan digunakan untuk replacement financing Program Pembiayaan KPR Syariah UUS Bank DKI.
“Hal ini tentu menjadi perhatian bersama serta peluang bagi sektor jasa keuangan terutama perbankan untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan kesempatan kepemilikan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo berharap akan terjadi peningkatan kapasitas pembiayaan perumahan sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.
Dia berharap tersebut dapat memicu BPD, khususnya Bank DKI, untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan kredit yang tengah terkena dampak pandemi Covid-19.
Menurutnya, kerja sama ini merupakan bagian dari kontribusi SMF dan Bank DKI dalam mendukung program PEN melalui sektor perumahan agar 170 lebih industri turutannya ikut bergerak dalam masa pandemi Covid-19.
“Kami berharap semoga sinergi antara kedua belah pihak akan terjalin semakin baik. Kami mengajak kepada BPD lain untuk dapat berkolaborasi Bersama menggerakan sektor ril di masa pandemi,” ujarnya.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















