• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 17 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Sorotan Kinerja BUMN Konstruksi Sepanjang Tahun 2020

by redaksi
12 April 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor konstruksi alias BUMN Karya kembali menjadi sorotan, lantaran mencatatkan kinerja yang rapuh sepanjang tahun lalu.

Di tengah masa pandemi, BUMN Karya dibayangi beban utang yang tinggi. Kondisi itu diperparah dengan raihan pendapatan yang anjlok signifikan. Laba bersih sejumlah emiten pun merosot tajam, bahkan berbalik rugi dengan angka yang signifikan.

RelatedPosts

Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor konstruksi alias BUMN Karya kembali menjadi sorotan, lantaran mencatatkan kinerja yang rapuh sepanjang tahun lalu.

Di tengah masa pandemi, BUMN Karya dibayangi beban utang yang tinggi. Kondisi itu diperparah dengan raihan pendapatan yang anjlok signifikan. Laba bersih sejumlah emiten pun merosot tajam, bahkan berbalik rugi dengan angka yang signifikan.

Sebagai gambaran, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada tahun lalu meraih pendapatan Rp 16,53 triliun, anjlok 39,23% dari tahun sebelumnya. Laba bersih WIKA pun turun signifikan hingga 91,87% menjadi Rp 185,77 miliar.

Jumlah liabilitas jangka pendek WIKA naik menjadi Rp 44,16 triliun dari Rp 30,34 triliun pada 2019. Meski jumlah liabilitas jangka panjang WIKA mengalami penurunan, namun total liabilitas WIKA menanjak jadi Rp 51,45 triliun dari tahun 2019 yang sebesar Rp 42,89 triliun.

Tak jauh beda, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatatkan penurunan laba bersih yang signifikan hingga 96,39%. ADHI membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 23,97 miliar sepanjang tahun lalu.

Jumlah liabilitas ADHI pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp 32,51 triliun, naik 9,53% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 29,68 triliun. Liabilitas jangka pendek ADHI per tahun lalu senilai Rp 27,06 triliun, sedangkan liabilitas jangka panjang sebesar Rp 5,44 triliun.

Kondisi lebih tragis dialami oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Mampu mencetak laba sebesar Rp 938,14 miliar pada tahun 2019, WSKT berbalik menderita kerugian hingga Rp 7,38 triliun pada 2020.

Liabilitas jangka pendek WSKT meningkat jadi Rp 48,23 triliun pada 2020 dari sebelumnya Rp 45,02 triliun. Meski total liabilitas menurun dari Rp 93,47 triliun pada 2019 menjadi Rp 89,01 triliun pada 2020, namun bertambahnya jumlah ruas tol milik Waskita yang beroperasi justru menambah beban pinjaman yang mencapai Rp 4,74 triliun atau melonjak 31% secara tahunan.

Pengamat pasar modal Teguh Hidayat mengamini pandemi covid-19 memperparah kondisi keuangan BUMN Karya. Setelah dalam lima tahun belakangan, BUMN Karya sangat masif mengerjakan penugasan infrastruktur pemerintah.

Alhasil, BUMN Karya pun membutuhkan suntikan dana jumbo yang diperoleh mulai dari penyertaan modal, utang konvensional kepada perbankan dan obligasi, right issue, hingga sekuritisasi.

Teguh memberikan gambaran, pada periode hingga 2014, aset Waskita Karya hanya sekitar Rp 10 triliun hingga belasan triliun. Lalu, total aset Waskita pun melesat lebih dari Rp 100 triliun. Pada tahun 2020 total aset WSKT tercatat Rp 105,58 triliun.

“Sebagian besar isinya utang. Sebelum ada pandemi, kondisi itu sebenarnya nggak terlalu masalah. Ketika proyek selesai tepat waktu, pendapatan lancar dan bisa membayar utang. Tapi karena pandemi, proyek tertunda, pembayaran sulit, cicilan utang harus terus jalan,” terang Teguh.

Lampu Kuning DER

Dihubungi terpisah, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra P. G. Talattov menilai ada sejumlah catatan yang membuat merahnya kinerja BUMN karya pada tahun lalu, selain karena pandemi.

Pertama, piutang dari pihak ketiga yang belum terbayarkan. Hal ini signifikan membebani arus kas BUMN karya. Abra memberikan contoh Waskita Karya yang memiliki total piutang mencapai Rp 11,35 triliun pada tahun lalu. Meningkat dari tahun 2019 yang sebesar Rp 9,8 triliun.

Baca Juga: Kementerian BUMN sebut penyaluran kredit bank pelat merah tumbuh pada awal tahun ini

Abra menghitung, rasio piutang terhadap pendapatan Waskita pada tahun 2020 meningkat lebih dari dua kali lipat. Pada 2019, rasio piutang terhadap pendapatan sebesar 30,77%. Pada tahun lalu melesat jadi 70,12%.

“Itu sangat berat ketika pendapatan menurun. Kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka pendek pun semakin berat, apalagi melahirkan biaya-biaya baru,” kata Abra saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (11/4).

Kedua, skema serah terima kunci alias turnkey project yang berpengaruh terhadap arus kas perusahaan. Menurut Abra, mesti ada renegosiasi sehingga skema kontrak menjadi progress project. “(Turnkey project) dia baru bisa mendapatkan pembayaran ketika proyek-proyek itu selesai. Sebaiknya ketika ada progres, dilakukan pembayaran,” sambung Abra.

Hal penting yang mesti diwaspadai, sambung Abra, ialah meningkatnya rasio utang dibandingkan pendapatan kotor dan ekuitas alias debt to equity ratio (DER). Kata dia, untuk perusahaan yang sudah go public, DER yang wajar adalah 2 kali atau lebih. “Secara umum (risiko) DER 3 itu medium to high, 4 itu tinggi,” sebutnya.

Setiap bank pun memiliki syarat DER tertentu dalam memberikan pinjamannya. Jika DER melewati batas covenant, konsekuensinya perusahaan akan sulit melakukan restrukturisasi atau refinancing dalam mengajukan pinjaman baru.

Dalam perhitungan Abra, DER sejumlah emiten BUMN Karya cukup mengkhawatirkan. Pertama, WIKA yang terpantau masih stabil. Yakni 2,4x pada 2018, naik tipis menjadi 2,5x pada 2019 dan merangkak jadi 2,6x pada tahun lalu.

Lalu ADHI, jumlah DER meningkat dari 3,79x pada 2018 menjadi 4,3x pada 2019 dan loncat menjadi 5,8x pada 2020. Waskita Karya juga tidak kalah mengkhawatirkan. DER Waskita pada tahun 2018 tercatat 3,3x. Kemudian turun tipis jadi 3,2x pada 2019, dan melesat jadi 5,4x pada tahun lalu.

Menurut Abra, untuk mempertahankan DER tetap dalam batas aman, BUMN karya memiliki opsi pemanfaatan skema pembiayaan alternatif non-utang seperti factoring, sekuritisasi aset dan divestasi jalan tol. Skema itu diproyeksikan bakal mampu meredakan kebutuhan arus kas dan meredakan sebagian kebutuhan debt funding perusahaan konstruksi ke depannya.

“Misalnya dengan factoring, yaitu salah satu metode pembiayaan dengan cara menjual piutang yang dimiliki ke pihak ketiga. BUMN karya sudah seharusnya mengusahakan itu, mengingat besarnya porsi piutang dalam pendapatan mereka,” terang Abra.

Dalam kesempatan berbeda, Toto Pranoto juga menilai divestasi jalan tol terutama untuk Waskita Karya, menjadi hal yang penting untuk pengelolaan arus kas.

Selanjutnya, melakukan refinancing atau restrukturisasi utang. Kepada sindikasi perbankan lokal, terutama terhadap bank-bank negara (Himbara), Toto mengusulkan adanya pengurangan bunga. Misalnya rate pinjaman kredit yang tadinya 9,5% turun menjadi 5%.

“Kan itu lumayan. Sesama punya negara, itu kan seperti kantong kiri dan kantong kanan. Kalau grup (BUMN) karya mangkrak, kredit macet, kan berat juga untuk bank. Jadi biar bisa win-win, sama-sama hidup dan bisa tarik nafas dari beban yang berat,” terang Toto.

Selanjutnya, untuk menambal utang jatuh tempo, bisa diterbitkan obligasi baru. Namun, Toto menekankan pemerintah perlu memberikan jaminan terhadap obligasi baru yang nantinya akan diterbitkan oleh BUMN Karya.

Dengan begitu, investor akan merasa aman karena mendapatkan jaminan dari pemerintah. Sehingga, kupon yang didapat bisa lebih murah. “Kalau obligasi dijamin pemerintah, ada kepastian bayar. Kupon bisa turun, itu memudahkan. Sehingga beban utang per tahun bisa dikurangi,” pungkas Toto.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Redaksi & Manajemen KORANBUMN.com Mengucapkan Selamat Hari Jadi PT. Bhanda Graha Reksa (BGR) (Persero) yang ke 44

Next Post

Pemerintah Target Salurkan KUR UMKM Naik jadi Rp 253 triliun di 2021

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia

16 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

16 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

16 Maret 2026
Airnav Terus Pantau Perkembangan Dampak Erupsi Gunung Merapi
Berita

AirNav Panen Perdana Melon Hidroponik Karya Petani Binaan di Boyolali

16 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

16 Maret 2026
Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon
Berita

Pemerintah Pastikan Merak Siap Hadapi Gelombang Mudik Lebaran

16 Maret 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Pemerintah Target Salurkan KUR UMKM Naik jadi Rp 253 triliun di 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

13 jam ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

6 hari ago
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Laba Unaudited Tembus Rp6 Triliun, Ini Langkah PalmCo Capai Lompatan Kinerja

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Kuasai 91,11%, Struktur Kepemilikan Saham Terbaru Garuda Indonesia

4 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia

by redaksi
16 Maret 2026
0

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) bersama PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan paket perlengkapan sekolah kepada 5.000 anak...

Read more
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

16 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

16 Maret 2026
Airnav Terus Pantau Perkembangan Dampak Erupsi Gunung Merapi

AirNav Panen Perdana Melon Hidroponik Karya Petani Binaan di Boyolali

16 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

16 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In