• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Strategi BUMN yang akan Lakukan Buyback Sahamnya Saat Ini

by redaksi
23 Maret 2020
in Berita
0
Kementerian BUMN Matangkan Pembentukan Holding BUMN Manufaktur
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Meski aksi korporasi pembelian kembali saham alias buyback tanpa rapat umum pemegang saham dibolehkan otoritas, tak semua perusahaan milik negara alias BUMN akan mengeksekusi aksinya buyback itu.Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam jumpa pers digital pekan lalu (Jumat 20/3), mengatakan akan membatasi aksi pembelian kembali saham atau buyback saat ini hanya untuk enam perusahaan milik negara.

“Buyback dilakukan melihat kondisi pasar,” ujar Erick.  BUMN yang melakukan buyback ialah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT  Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Jasamarga Tbk (JSMR) hingga PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM).  “Para perusahaan milik negara itu akan melakukan buyback saham-saham unggulan di saat harganya turun,” tandas Menteri Erick. 

RelatedPosts

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

 Kata Erick, mereka dalam  proses buyback saham BUMN di bursa. “Kita limit di enam perusahan dulu seperti BRI, Mandiri, PTBA, Telkom, dan Jasamarga,” kata Erick, Jumat (20/3).  Tidak semua BUMN akan melakukan buyback. “Aksi buyback pun dilakukan secara cermat dengan terus memantau kondisi pasar,” ujar Erick lagi.Erick tak memungkiri, ada beberapa emiten BUMN yang sudah mulai membeli saham-saham perusahaannya. Tapi “Tak berarti Rp 8 triliun dana itu akan dihabiskan dalam sehari, tapi bertahap, dengan melihat kondisi pasar,” ujar Erick.  

Dari enam perusahaan yang akan melakukan buyback\, ada satu perusahaan negara yang baru disebut Erick yakni  Telkom Indonesia nformasi akan menunjuk PT Mandiri Sekuritas untuk melakukan buyback itu.  “Aksi  bertahap akan dilakukan mulai besok,” ujar sumber media kontan yang tak mau disebutkan namanya. Meski menyebut ada enam bumn yang akan melakukan buyback, hanya lima BUMN yang secara terang disebut Erick. Selain Telkom empat BUMN sudah mengumumkan aksi korporasinya di Bursa Efek Indonesia.Inilah BUMN tersebut, lengkap dengan besaran dana, jadwalnya: 

1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) 

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan buyback saham dengan nilai sebanyak banyaknya Rp 3 triliun.  Dalam Surat Keterbukaan Informasi perusahaan13 Maret 2020, nilai buyback tersebut tidak akan melebihi 20% dari jumlah modal disetor dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor perseroan. “BRI siap melakukan eksekusi buyback kapan saja yang dianggap perlu, dalam periode 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 13 Maret 2020 sampai 12 Juni 2020,” ujar Sunarso, Direktur Utama BBRI dalam keterbukaan itu. Pada penutupan perdagangan Jumat (20/3), harga saham BBRI di harga Rp 2.810 per saham, anjlok  4,10% dibandingkan dengan penutupan sehari sebelumnya. Adapun secara year to date, saham BBRI sudah jatuh  36,14%.

 2. Bank Mandiri (BMRI) 

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) akan melakukan buyback saham perusahaan maksimal Rp 2 triliun.Dalam pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (20/3/), pembelian kembali saham ini mengacu pada kondisi Indeks Harga Saham Gabungan.Periode buyback akan dilaksanakan secara bertahap pada 20 Maret hingga 19 Juni 2020. Menurut perusahaan, pembelian kembali saham tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan usaha perseroan, pasalnya, Bank Mandiri masih memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersama dengan kegiatan usaha perseroan. Dalam penutupan perdagangan akhir pekan lalu, saham BMRI jatuh 6,89% menjadi Rp 4.460. Adapun sejak awal 2020, saham BMRI anjlok 41,89%.

3. PT Bukit Asam (PTBA) 

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 300 miliar. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor. Buyback bakal dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu tiga bulan, mulai 17 Maret 2020 sampai dengan 16 Juni 2020.  Perusahaan tambang batubara ini akan membeli kembali saham-saham tersebut pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh manajemen PTBA.Pembelian kembali tersebut akan dilakukan pada harga yang lebih rendah atau sama dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya. 

 PTBA menunjuk PT Danareksa Sekuritas untuk melaksanakan buyback ini.Dalam penutupan perdagangan, saham PTBA  di level Rp 1.800, meloncat sampai 21,21%. Hanya secara year to dat, saham PTBA masih jatuh 32,33%.

 4. Jasa Marga (JSMR)

Operator tol terbesar di Indonesia PT Jasa Marga Tbk (JSMR) siap meggelar pembelian saham kembali alias buyback.  Jasa Marga mengalokasikan dana sebesar Rp 500 miliar untuk membeli kembali saham JSMR. Anggaran tersebut termasuk biaya pembelian kembali saham, komisi broker, dan biaya lainnya. Dana sebesar Rp 500 miliar tersebut berasal dari saldo laba Jasa Marga. Per 30 September 2019, Jasa Marga tercatat memiliki saldo laba sebesar Rp 11,06 triliun. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jasa Marga tidak mematok jumlah maksimal saham yang akan dibeli kembali.  Pembelian kembali saham JSMR ini akan digelar dalam jangka waktu tiga bulan, terhitung sejak 13 Maret 2020 hingga 12 Juni 2020.Jasa Marga telah menunjuk Mandiri Sekuritas untuk melakukan pembelian kembali saham JSMR. Saham JSMR dalam penutupan perdagangan pekan lalu ditutup di harga Rp 2.690,  turun 3,58%. Sejak awal tahun, saham JSMR turun 48,02%. 

5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Dikabarkan akan menunjuk PT Mandiri Sekuritas dalam aksi buy backnya, pada  penutupan perdagangan Jumat 20/3 lalu, saham TLKM naik 9,92% menjadi Rp 2.880 per saham. Hanya secara year to date, saham TLKM masih minus 27,46%.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Pertamina Siapkan Ratusan Liter Disinfektan Guna Sterilisasi 31 Titik Fasum di Semarang

Next Post

Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Penanganan Virus Covid-19, Usai Pengecekan Rumah Sakit Darurat Corona

Related Posts

Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

4 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

4 Maret 2026
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat
Berita

MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

4 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik

4 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Dukung Kelancaran Operasional Bisnis, Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri

4 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Mencatat Core Profit Stabil sebesar Rp3,7 triliun Sepanjang 2025

4 Maret 2026
Next Post
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020

Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Penanganan Virus Covid-19, Usai Pengecekan Rumah Sakit Darurat Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Mandiri Sekuritas Catat Profitabilitas Positif pada Periode Semester I/2020

Mandiri Sekuritas Ungkap Investor Asing Masih Menunggu Perkembangan Reformasi Pasar Modal Indonesia

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Buka Mudik Gratis dan Arus Balik 2026, Lebih dari 15 Kota. Catat Tanggal Pendaftarannya

2 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

1 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Tiket Lebaran Masih Tersedia, Rencanakan Perjalanan Libur Lebaran dengan Naik Kereta Api

3 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

by redaksi
4 Maret 2026
0

PT PAL Indonesia akan melibatkan seluruh industri pendukung maritim dalam negeri dalam proses konsolidasi galangan kapal nasional. Direktur Utama PT...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

4 Maret 2026
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

4 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik

4 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dukung Kelancaran Operasional Bisnis, Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri

4 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In