• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Strategi Emiten BUMN Karya Jaga Cash Flow, Tak Mengandalkan INA

by redaksi
22 Mei 2021
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indonesia Investment Authority dibentuk oleh pemerintah untuk mengelola aset domestik yang dianggap perlu untuk dilakukan pembangunan. Lembaga ini nantinya akan membantu menemukan para investor dengan aset yang akan dibangun maupun dikelola.

Atas dasar itu, maka emiten konstruksi terutama BUMN Karya yang berkaitan erat dengan pembangunan infrastruktur negara mendapatkan angin segar. Namun BUMN Karya tak hanya bergantung pada pendanaan melalui lembaga sovereign wealth fund (SWF) ini, melainkan juga menyiapkan beberapa strategi.

RelatedPosts

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

Sekretaris Perusahaan PT PP Tbk (PTPP) Yuyus Juarsa menjelaskan saat ini kondisi debt to equity ratio (DER) masih sangat baik di level 1,32 kali. Dengan kondisi tersebut,PTPP menyiapkan strategi untuk memenuhi cashflow dengan strategy cash flow leadership.

“Fokus pada proyek-proyek APBN dan APBD, BUMN serta selected market. PP juga menetapkan smart recycling asset,” jelas Yuyus .

Sementara itu Direktur Keuangan PT Adhi Karya Tbk Agung Darmawan menjelaskan apabila dilihat dari rasio DER, emiten berkode saham ADHI ini memang relatif lebih besar dibanding yang lain. Bila melihat laporan keuangan ADHI per kuartal I-2021, tercatat rasio liabilitas terhadap modal bersih mencapai 558,66%.

Namun, lanjut Agung, apabila dilihat secara nominal nilai utang ADHI cenderung paling kecil. Artinya, penyebab rasio DER tinggi adalah karena rendahnya ekuitas ADHI.

“yang terpenting adalah bagaimana memanage leverage yang ada secara produktif dengan tidak memegang portofolio investasi dalam jangka panjang. Ini salah satu strategi untuk menjaga cashflow,” jelas Agung.

Agung juga menjelaskan ADHI selama ini belum memiliki portofolio investasi, hanya fokus pada kontraktor secara umum. Investasi yang baru dilakukan ADHI adalah Tol Jogja-Solo-Bawen yang baru saja dimulai proyeknya.

Sementara itu Sekretaris Perusahaan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Mahendra Vijaya menjelaskan rasio utang berbunga WIKA saat ini sebesar 1,58 kali di bawah covenant yang sebesar 3,5 kali. Dengan kondisi tersebut WIKA menjaga cashflow dengan melakukan percepatan penagihan piutang dan fokus pada proyek dengan capital recycle yang cepat. “Seperti skema progres payment,” imbuhnya.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menjelaskan di tahun ini emiten konstruksi pasti mengejar ketertinggalan di tahun lalu akibat Covid-19. Di mana pada tahun lalu banyak proyek berjalan yang pembayaran tertunda, sehingga memperburuk kondisi cashflow emiten

Dennies menjelaskan, apabila cashflow bagus setidaknya masih ada cadangan untuk mengerjakan proyek lain, selain adanya alternatif pendanaan dari pinjaman.

“Tetapi kalau DER sudah tinggi, mau pakai pinjaman lagi juga sulit dan sangat berisiko. Jadi kalau mau melihat konstruksi yang bagus itu harus cashflow bagus dan DER tidak tinggi,” jelas Dennies.

Apabila melihat laporan keuangan 2020, Dennies menilai DER paling bagus dipegang oleh PTPP yakni 3,7 kali dibandingkan WIKA yang sebesar 3,9 kali.  Namun diantara keduanya WIKA memiliki cashflow yang lebih unggul. Namun tetap saja, Dennies melihat dari segi cashflow yang paling unggul adalah ADHI.

“Utamakan melihat cashflow karena apabila cash flow lancar emiten tidak perlu menggunakan pinjaman yang ujung-ujungnya membuat DER bisa naik,” jelasnya.

Dus Dennies merekomendasikan beli saham WIKA dengan target harga Rp 1.500, ADHI Rp 1.200 dan PTPP Rp 1.300.

Sumber Kontan, edit koranbumn

 

Previous Post

Telkomsel Selangkah Lagi Hadirkan Jaringan 5G

Next Post

BTN Dapatkan Potensi Pasar Baru KPR dari Kerja Sama dengan BP Tapera

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

18 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang dan Pontianak, Menko Infrastruktur AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

18 Maret 2026
Next Post
Dirut Pahala N. Mansury  Resmikan Gedung Baru Kantor Wilayah I BTN di Bekasi

BTN Dapatkan Potensi Pasar Baru KPR dari Kerja Sama dengan BP Tapera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Satu Tahun Danantara Indonesia : KAI Turut Berkontribusi Menyalurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah kepada sekitar 4.000 siswa

4 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Dukung Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026, Fasilitasi 630 Pemudik Menuju Berbagai Kota Tujuan

18 jam ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026: Ribuan Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Kota Tujuan

14 jam ago
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri 1447H, Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Promo Spesial

9 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

by redaksi
18 Maret 2026
0

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program...

Read more
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In