• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 11 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Strategi Investasi BPJS Ketenagakerjaan untuk Perbaiki Kinerja

by redaksi
4 April 2021
in Berita
0
Dirut Agus Susanto Paparkan Penempatan Investasi Saham
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kinerja investasi BPJS Ketenagakerjaan masih menjadi sorotan. Beberapa saham yang dikoleksi BPJS mencatatkan kinerja negatif seiring turunnya indeks harga saham gabungan (IHSG) saat pandemi.

Direktur Pengembang Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan, menyebut, masalah investasi BPJS sebagai floating loss (rugi mengambang) yang berasal dari saham dan reksadana sekitar Rp 23 triliun. Namun nilai itu masih berpotensi naik atau turun berdasarkan pergerakan indeks saham.

RelatedPosts

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

BTN Menilai Tambahan Likuiditas Rp100 triliun Belum Otomatis Dongkrak Kredit

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

“Artinya memang ada tahun-tahun, investasi itu akan mengalami posisi negatif atau floating loss, tapi sekali lagi floating loss di investasi saham itu sesuatu yang wajar dan berlangsung hanya 1 tahun – 2 tahun apalagi kondisi Covid seperti ini,” kata kata Edwin, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR, Selasa (30/3).

Terlebih, investasi ke saham tidak bisa dilihat beberapa tahun karena bersifat jangka panjang yaitu 10 tahun – 15 tahun. Jika melihat studi, ia menyebut investasi saham secara return akan lebih tinggi dibandingkan aset-aset lainnya.

Dengan kondisi saat ini, ia memperkirakan outlook kinerja saham belum kondusif hingga dua tahun ke depan. Sehingga BPJS berencana akan mengurangi alokasi yang ditempatkan pada saham maupun reksadana.

Selain itu, BPJS akan melakukan take profit ke saham-saham yang mencatatkan untung. Jika momennya tepat, ia akan melakukan averaging down atau membeli saham tambahan dari investasi yang diinisiasi sebelumnya setelah harga turun. “Beli lagi saham-saham kami, supaya harga perolehannya turun. Sehingga pada saat dia naik, kita bisa lepas dalam kondisi untung,” jelasnya.

Namun rencana itu terkendala oleh pedoman investasi. Mengingat, ada batasan minimal kepemilikan BPJS pada masing – masing saham yang terdaftar di bursa efek. Maksimal itu 5% dari saham yang beredar.

Sebagai lembaga besar, investasi BPJS ke istrumen saham sudah mendekati 5% sehingga untuk melakukan averaging down bukan perkara mudah. Tentunya, ke depan perlu ada penyempuanaan dan peninjauan pedoman investasi. “Supaya bisa mengakomodir kebutuhan kami sebagai manajemen baru untuk bisa mengatasi yang ada sekarang,” tambahnya.

Melalui strategi tersebut, lembaga ini membidik imbal hasil lebih baik di masing-masing portofolio yaitu deposito 6%, obligasi 7,8%, reksadana 1,2%, properti 4,4% dan penyertaan langsung 1,1%.

Sumber Kontan, Edit koranbumn

Previous Post

H-1 Libur Jumat Agung, Angkasa Pura I Catat Trafik 105.612 Penumpang di 15 Bandara Kelolaan

Next Post

Indonesia Gandeng China Tingkatkan Transformasi BUMN

Related Posts

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

11 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN Menilai Tambahan Likuiditas Rp100 triliun Belum Otomatis Dongkrak Kredit

11 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

11 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

11 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Indonesia Gandeng China Tingkatkan Transformasi BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

7 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

12 jam ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Pastikan Stok Beras Aman, Cadangan Beras Pemerintah Diproyeksikan Cukup Hingga 324 Hari

2 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Bukukan Laba Rp57,13 triliun, BRI Mempertimbankan Menaikkan Dividen 2025

3 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

by redaksi
11 Maret 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham atau buyback dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp905,48 miliar.Keputusan tersebut...

Read more
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Menilai Tambahan Likuiditas Rp100 triliun Belum Otomatis Dongkrak Kredit

11 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

11 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In