• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 18 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tahun 2021, Pegadaian Target Omset Tabungan Emas Tumbuh 12%

by redaksi
17 Maret 2021
in Berita
0
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020
0
SHARES
44
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tabungan emas Pegadaian bisa jadi alternatif investasi emas batangan. Keuntungan dari menabung emas Pegadaian adalah besaran setoran yang relatif sangat terjangkau.

Tabungan emas di Pegadaian adalah layanan pembelian dan penjualan emas dengan cara membeli emas dalam bentuk logam mulia 24 karat melalui fasilitas selayaknya menabung.

RelatedPosts

Pemerintah Siapkan Mudik Lebaran 2026, Diperkirakan 143,9 Juta Orang Akan Bepergian

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447H

Sederhananya, seseorang nasabah bisa menyetorkan uang tunai dalam jumlah berapa pun yang nantinya akan dikonversi ke dalam gram emas batangan sesuai dengan harga terbaru emas 24 karat yang berlaku.

Saldo emas yang terkumpul di rekening tersebut, nantinya bisa dicairkan menjadi uang tunai atau dicetak menjadi emas batangan fisik berdasarkan harga emas logam mulia yang berlaku.

Jika melihat perkembangan bisnis tabungan emas sampai dengan tahun 2020, Pegadaian mencatat, terdapat 6,1 ton saldo Tabungan Emas yang sudah dipercayakan oleh Nasabah untuk dititipkan ke Pegadaian. Dibandingkan dengan tahun 2019, jumlah ini bertumbuh sebesar 42%.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian Harianto Widodo mengatakan, secara omset penjualan, pada tahun 2020, telah terjual Tabungan Emas sejumlah 4,7 tn atau bertumbuh sebesar 17% dibandingkan tahun 2019. Melihat data penjualan ini, ia optimistis dalam memandang prospek bisnis tabungan emas tahun 2021.

Seiring dengan pertumbuhan Tabungan Emas dari tahun ke tahun untuk tahun 2021 pihaknya menargetkan omset Tabungan Emas sebesar 5,2 ton atau tumbuh sekitar 12% dari realisasi tahun 2020 dan nasabah aktif sebesar 5,9 juta atau naik sekitar 13,5% dari realisasi tahun lalu.

“Sampai Januari 2021 ini sudah terjual 4,2 ton. Pada tahun ini kami juga menargetkan tabungan emas bisa tumbuh 20%-30%,” ujar Harianto

Harianto menjelaskan, untuk menabung emas di Pegadaian sangat mudah, cukup dengan KTP sudah bisa membuka rekening Tabungan Emas baik melalui outlet Pegadaian, agen Pegadaian ataupun secara online melalui Aplikasi Pegadaian Digital yang didownload pada Playstore atau Appstore. Sekarang dengan fitur upgrade akun premium di PDS, nasabah kini bisa membuka Tabungan Emas tanpa harus datang ke cabang.

“Untuk proses pendaftaran maka data yang diminta adalah, data pribadi seperti nama, no KTP, tempat tanggal lahir, no telepon, nama ibu kandung, lalu upload KTP di aplikasi dengan pilihan bisa KTP di foto dengan ponsel atau dari scan KTP,” katanya.

Setelah pengisian data, nasabah perlu memilih cabang Pegadaian yang akan menjadi outlet padanan  untuk proses cetak buku tabungan emas, maupun transaksi lainnya. Setelah pilih cabang selesai, terdapat biaya pembukaan yang harus dibayar minimal adalah Rp 50.000 yang akan langsung dikonversi menjadi Tabungan Emas. Cara pembayaran bisa dilakukan melalui transfer ke rekening virtual account pegadaian yang sudah disediakan. Pegadaian memberikan beberapa pilihan cara pembayaran.

Ia menyebut, jika ingin membuka tabungan emas melalui Aplikasi Pegadaian Digital, maka dibebaskan dari biaya titipan tahun pertama (Rp 30.000) dan minimal top up sebesar Rp 50.000 akan dikoversi langsung menjadi saldo tabungan emas.

“Tetapi jika anda membuka tabungan emas melalui outlet, biaya yang akan pembukaan rekening dikenakan sebesar Rp 40.000 terdiri dari biaya titip dan administrasi Rp 10.000,” tambah Harianto.

Menurutnya, produk Tabungan Emas berada di bawah pengawasan OJK untuk memastikan ketersediaan stok emas pihaknya disupport oleh anak perusahaan (Galeri 24). Pihaknya menjamin ketersediaan stok emas fisik Tabungan emas nasabah, kualitas emas nasabah melalui standarisasi emas (minimal SNI) dan prosedur QC.

“Seluruh emas kami diasuransikan dan disimpan dengan prosedur pengamanan yang memadai. Selain OJK, stok emas Tabungan Emas Pegadaian juga diaudit oleh auditor internal dan eksternal setiap tahunnya,” ungkap Harianto.

Untuk mengamankan transaksi Harianto menjelaskan, ketika melakukan registrasi nasabah segera melakukan registrasi no HP untuk mendapatkan fitur One Time Password. Selain itu nasabah juga perlu melakukan aktivasi transaksi finansial agar dana hasil penjualan emas dapat langsung dikirim ke rekening bank yang didaftarkan.

Saat ini untuk memudahkan hal tersebut menurutnya, cukup dengan melakukan upgrade akun premium baik secara online atau ke cabang Pegadaian terdekat. Dengan akun premium, artinya nasabah telah dapat memanfaatkan seluruh fitur Tabungan Emas seperti beli, jual emas, cetak, transfer dan gadai.  Selain itu, nasabah juga harus berhati hati dalam bertransaksi dengan menjaga kerahasiaan kode OTP dan tidak memberikan kode tersebut kepada siapapun.

“Pegadaian secara terus menerus melakukan perbaikan baik dari sisi fitur, produk dan proses. Untuk meningkatkan kecepatan dan kemudahan proses verifikasi kami menggunakan teknologi face recognition selain itu kami juga telah bekerjasama dengan Dukcapil Kemendagri untuk melakukan validasi dan otentifikasi data nasabah. Sedangkan dari segi kemanan stok emas nasabah, kami memodernisasi peralatan QC dan mengadopsi teknologi keamanan,” imbuh Harianto.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Pasar Kaget Hadir di Kampung Jogja Grand Inna Malioboro

Next Post

Berita Singkat BUMN : TIMAH, PTPN XII, GARAM, Nindya Karya, Holding Perkebunan PTPN III

Related Posts

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Pemerintah Siapkan Mudik Lebaran 2026, Diperkirakan 143,9 Juta Orang Akan Bepergian

18 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

18 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447H

18 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Jasa Raharja Berangkatkan Ribuan Pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026: Ribuan Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Kota Tujuan

18 Maret 2026
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun
Berita

ASABRI SELENGGARAKAN MUDIK GRATIS: Mudik Nyaman Bersama Asabri Tahun 2026 Bagi Peserta Asabri, Insan Asabri Dan Masyarakat Umum

18 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Berita Singkat BUMN : TIMAH, PTPN XII, GARAM, Nindya Karya, Holding Perkebunan PTPN III

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN EPI Menargetkan Ekspor Biomassa hingga 1 juta ton pada 2026

4 hari ago
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Laba Unaudited Tembus Rp6 Triliun, Ini Langkah PalmCo Capai Lompatan Kinerja

6 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Menerbitkan Surat Utang senilai Rp 7 triliun

1 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Pemerintah Siapkan Mudik Lebaran 2026, Diperkirakan 143,9 Juta Orang Akan Bepergian

by redaksi
18 Maret 2026
0

Pemerintah terus sempurnakan penyelenggaraan arus mudik dan balik Idulfiri 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Sejumlah...

Read more
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

18 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri 1447H

18 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Jasa Raharja Berangkatkan Ribuan Pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026: Ribuan Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Kota Tujuan

18 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In