• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tahun 2021, Telkom Indonesia Kembali Kembangkan Segmen Mobile

by redaksi
5 Maret 2021
in Berita
0
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
0
SHARES
242
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) pada tahun ini kembali menjadikan pengembangan segmen mobile, khususnya 4G sebagai fokus perusahaan. Bahkan, TLKM telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar 25% dari target pendapatan tahun ini untuk rencana tersebut.

“Sejalan dengan perkiraan kami, TLKM tetap fokus pada ekspansi capex dan investasi 4G seiring dengan meningkatnya kebutuhan data di jaringan ini. Permintaan data diperkirakan meningkat 18% dan 22% masing-masing untuk tahun ini dan tahun depan,” kata analis Mirae Asset Sekuritas Lee Young Jun dalam risetnya pada 1 Desember 2020.

RelatedPosts

ITDC Berbagi Berkah Ramadan di Tiga Kawasan Destinasi, Salurkan Ribuan Bantuan untuk Masyarakat

Berangkatkan 451 Pemudik, Pos Indonesia Ikut Sukseskan Program Mudik Gratis BUMN 2026

InJourney Group Berangkatkan 2.418 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Namun, tak bisa dipungkiri, kue kenaikan permintaan tersebut memang masih harus dibagi dengan operator lain. Namun, dengan adanya pembatasan batas atas dan bawah tarif operator dalam omnibus law dinilai akan menguntungkan TLKM.

Jika pembatasan ini diberlakukan, Lee melihat pilihan untuk layanan brand premium dan non-premium menjadi lebih mudah. Hal ini pada akhirnya akan menguntung TLKM.

Sementara analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margonis dalam risetnya pada 13 Januari 2021 menuliskan, bisnis Telkomsel di luar segmen mobile juga berpotensi mengalami pertumbuhan yang baik pada tahun ini. Salah satunya adalah pada produk telekomunikasi yang ke depan akan semakin atrktif.

“Kami melihat, Singtel akan membuat penawaran dengan mengadopsi langkah yang lebih kasual pada segmen game dengan “Storms” sebagai penerbit game yang punya superapp. Diharapkan, langkah ini akan segera diluncurkan di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan melalui Telkomsel,” tulis Niko dalam risetnya

Niko juga bilang, TLKM berhasil memulihkan kinerja pada segmen enterprise di kuartal III-2020 dan berpotensi mencatatkan pertumbuhan high single digit pada tahun ini. Pertumbuhan ini nantinya akan disokong oleh layanan seperti keamanan, cloud dan pusat data. Ia menilai, langkah ini jauh lebih efektif ketimbang model sebelumnya yang bergantung pada penjualan merchandise.

TLKM juga menambah portofolio layanannya di luar Indihome lewat layanan yang disebut Orbit. Saat ini, Orbit memang masih dalam tahap awal mendapatkan pelanggan, dan Niko menilai ini akan melengkapi layanan TLKM. Walaupun harga ARPU Orbit lebih mahal dari Telkomsel, namun harganya tetap lebih murah dibanding ARPU Indihome. Sehingga ini pada akhirnya akan semakin menjangkau seluruh segmen yang ada

“Apalagi TLKM juga akan diuntungkan dengan prospek Mitratel setelah berhasil menambah jumlah menara dengan mengakuisisi menara dari Tsel. Selain itu, langkah Telkom untuk membuat Mitratel melantai di bursa pada kuartal IV-2021 atau awal 2022 akan membuka beberapa valuasi yang lebih tinggi dari harga Telkom saat ini,” imbuh Niko.

Niko memproyeksikan pendapatan TLKM pada tahun 2020 dan 2021 masing-masing sebesar Rp 134,93 triliun dan Rp 142,54 triliun. Adapun, untuk laba bersih TLKM akan sebesar Rp 20,66 triliun pada 2020 dan Rp 24,51 pada 2021.

Sementara Lee memprediksikan pendapatan TLKM tahun ini sekitar Rp 143,94 triliun. Estimasi ini naik sekitar 6% dibanding perkiraan pendapatan tahun lalu, Rp 135,57 triliun. Sementara untuk laba bersih, Lee memproyeksikan akan naik dari Rp 18,76 triliun menjadi Rp 20,51 triliun.

Lee memberikan rekomendasi buy saham TLKM dengan target harga Rp 5.100 per saham. Sedangkan Niko juga memberi rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.600 per saham.

Adapun saham TLKM pada perdagangan Kamis (4/3) ditutup melemah 2,33% ke Rp 3.360 per saham.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Angkasa Pura II Identifikasi 3 Tantangan Bisnis Penerbangan Nasional di 2021

Next Post

SUCOFINDO Layani Konsultasi X Industry 4.0 dan Asesmen INDI 4.0

Related Posts

ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”
Berita

ITDC Berbagi Berkah Ramadan di Tiga Kawasan Destinasi, Salurkan Ribuan Bantuan untuk Masyarakat

19 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Berangkatkan 451 Pemudik, Pos Indonesia Ikut Sukseskan Program Mudik Gratis BUMN 2026

19 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Group Berangkatkan 2.418 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

19 Maret 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya dan HK Realtindo Salurkan 267 Kilogram Barang Donasi Ramadan Bagi 200 Warga Cipinang Cempedak

19 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode

19 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

19 Maret 2026
Next Post
Sucofindo Serahkan Sertifikat SNI ISO 27001: 2013 dan SNI ISO 9001:2015 kepada BSN

SUCOFINDO Layani Konsultasi X Industry 4.0 dan Asesmen INDI 4.0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Kembali Dipercaya Kerjakan Proyek Rumah Sakit Senilai Rp217,97 Miliar di Maluku, Sukseskan Program PHTC

2 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Pemerintah Siapkan Mudik Lebaran 2026, Diperkirakan 143,9 Juta Orang Akan Bepergian

1 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Ini Perbedaan Tipe EV Charger, Sesuaikan dengan Kapasitas Baterai Kendaraan Anda!

2 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

4 hari ago
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”
Berita

ITDC Berbagi Berkah Ramadan di Tiga Kawasan Destinasi, Salurkan Ribuan Bantuan untuk Masyarakat

by redaksi
19 Maret 2026
0

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan rangkaian program sosial Berkah Ramadan 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, (13/3) di tiga kawasan...

Read more
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Berangkatkan 451 Pemudik, Pos Indonesia Ikut Sukseskan Program Mudik Gratis BUMN 2026

19 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Group Berangkatkan 2.418 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

19 Maret 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya dan HK Realtindo Salurkan 267 Kilogram Barang Donasi Ramadan Bagi 200 Warga Cipinang Cempedak

19 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Patra Niaga Bergerak Lebih Fleksibel dengan Inovasi Block Mode

19 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In