• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 23 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tanggapan IPCM dan IPCC Terkait Kabar Merger BUMN Pelabuhan,

by redaksi
24 Januari 2021
in Anak Perusahaan
0
Redaksi & Manajemen KORANBUMN.com Mengucapkan Selamat Hari Jadi PT Pelabuhan Indonesia I – IV ( Pelindo I-IV ) ke-28

Foto Illustrasi Pelabuhan TPK Belawan Pelindo 1

0
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC yang melantai di bursa ketiban durian runtuh terkait isu merger BUMN Pelabuhan.

PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) ditutup di zona hijau naik 19,32 persen ke level 420, sementara PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) terkena auto reject atas (ARA) di perdagangan sesi pertama dengan melonjak hingga 25 persen ke level 675.

RelatedPosts

RUPSLB Pertamina Geothermal Energy Mengangkat Ahmad Yani sebagai Direktur Utama

Perkuat Standar Layanan, The Patra Bali Resort & Villas Raih Sertifikasi CHSE dan Bintang Lima

Hingga Desember 2025, Mandiri Utama Finance Mencatat Penyaluran Pembiayaan Mobil Baru Mencapai Rp13,2 triliun

Direktur Utama IPCM Amri Yusuf menuturkan informasi mengenai rencana merger Pelindo I hingga IV belum utuh dan komprehensif. Informasi yang diterimanya baru sebatas pembicaraan informal dan berdasarkan pemberitaan media.

Dia juga enggan menanggapi lebih jauh mengenai rencana aksi korporasi induk perusahaannya terlalu jauh. Pasalnya, informasinya hanya diketahui kalangan terbatas dan idenya masih dalam proses pematangan. Kendati demikian, pihaknya tetap bersiap dengan rencana holding BUMN tersebut yang rencananya akan menjadikan induk usahanya yakni IPC menjadi induk holding.

“Apapun rencana yang akan diputuskan oleh IPC selaku holding dan Kementerian BUMN sebagai ultimate shareholders, IPCM akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menjadi salah satu champion, antara lain menyiapkan skenario dan business plan pasca merger,” jelasnya kepada Bisnis, Rabu (20/1/2021).

Selain menyiapkan skenario dan rencana bisnis pasca merger, pihaknya juga berupaya meningkatkan kapasitas organisasi dan meningkatkan kualitas SDM. Perseroan juga melakukan penguatan sistem dan pengelolaan serta terus memperkuat fundamental dan kinerja korporasi.

Emiten bersandi IPCM tersebut bergerak di sektor jasa pandu dan tunda kapal tersebut sebenarnya tidak hanya sendiri, beberapa anak usaha Pelindo I, III, dan IV pun bergerak di jenis bisnis yang sama.

Jika skenario merger menjadikan IPC sebagai induk usaha, bukan tidak mungkin IPCM pun dapat mengakuisisi atau merger dengan anak usaha atau divisi kapal dari Pelindo III ada PT Pelindo Marine Services dan unit usaha Pelindo I dan Pelindo IV.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020 yang dipublikasikan Selasa (27/10/2020), Jasa Armada Indonesia membukukan pendapatan Rp510,15 miliar per 30 September 2020. Pencapaian itu naik 3,76 persen secara year on year (yoy) dari Rp491,68 miliar periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan perseroan dari bisnis jasa pelayanan penundaan kapal naik 2,35 persen secara tahunan menjadi Rp448,48 miliar pada kuartal III/2020. Adapun, pendapatan dari jasa pelayanan pemanduan naik 76,02 persen yoy menjadi Rp17,76 miliar per 30 September 2020.

Secara terpisah, Investor Relations Indonesia Kendaraan Terminal Reza Priyambada menuturkan secara prinsip perseroan mengikuti arahan dari induk usahanya dan IPC menanti arahan dari pemegang saham utama, Kementerian BUMN.

Dia menerangkan setelah merger akan ada entitas baru dengan nama baru yang berisi keempat BUMN Pelabuhan. Setelah ada entitas baru itu, nantinya ada kluster divisi di bawah entitas baru ini berdasarkan jenis usahanya, seperti peti kemas, klaster non peti kemas, dan perlengkapan.

“Kalau dari skema tersebut dilihat dari aksi korporasinya, nantinya itu unit-unit kerja atau anak-anak usaha yang kebetulan satu bidang itu nanti akan ada di bawah kluster yang sama tersebut,” katanya kepada Bisnis.

Namun, dia belum dapat menegaskan ketika disatukan dalam kluster yang sama apakah akan terjadi merger menjadi entitas tersendiri atau tetap terpisah. Skema yang diketahuinya baru akan ada kluster dari hasil penggabungan.

“IPCC ini kargonya spesifik hanya kendaraan, jadi karena IPCC bergerak di bidang kendaraan, masuk logistik atau non petikemas, kalau Pelindo IV ada unit kerja yang sama ya unit kerja akan digabungkan subdivisinya IPCC,” katanya.

Dengan demikian, emiten berkode IPCC ini dapat meningkatkan skala ekonomi sekaligus pasar kelolaannya yang selama ini hanya berfokus pada sisi pengirim karena basis produksi kendaraan ada di Pulau Jawa.

“Kalau terjadi nantinya unit kerja yang memiliki bidang usaha di terminal kendaraan berada di bawah IPCC maka wilayah operasional akan semakin luas dan besar, dan kami tidak perlu lagi ada kerja sama dengan pelabuhan lain, karena sudah jadi satu,” urainya.

Berdasarkan kinerja keuangan kuartal III/2020, IPCC mengalami penurunan kinerja pendapatan dan laba. Pendapatan operasi perusahaan tercatat sebesar Rp359,52 miliar turun 6,33 persen dari kuartal III tahun lalu Rp383,8 miliar. Sedangkan dari sisi laba tahun berjalan juga mengalami tekanan lebih dalam, turun 24,06 persen dari Rp146,64 miliar menjadi Rp111,36 miliar.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

90 persen Kinerja Perusahaan BUMN Terkena Dampak Pandemi Covid-19

Next Post

Besok Hari Terakhir, Lowongan Kerja BUMN Awal Tahun 2021: BRI

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

RUPSLB Pertamina Geothermal Energy Mengangkat Ahmad Yani sebagai Direktur Utama

22 Januari 2026
Patra Jasa Selesaikan Proyek RSPP Extension Tepat Waktu
Anak Perusahaan

Perkuat Standar Layanan, The Patra Bali Resort & Villas Raih Sertifikasi CHSE dan Bintang Lima

21 Januari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Anak Perusahaan

Hingga Desember 2025, Mandiri Utama Finance Mencatat Penyaluran Pembiayaan Mobil Baru Mencapai Rp13,2 triliun

21 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Raih Penghargaan di Thailand, Inovasi Produksi Pertadex dari Kilang Pertamina Dapat Golden Medal IPITEX 2026

20 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Drilling Jalin Kerja Sama dengan Petronas, Tembus Pasar Offshore Lewat Layanan H2S Equipment Rental & Services

20 Januari 2026
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat
Anak Perusahaan

Telkomsat Perkuat Ekosistem Layanan Komunikasi Satelit Nasional melalui Kerja Sama Strategis dengan China Telecom Satellite

19 Januari 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

Besok Hari Terakhir, Lowongan Kerja BUMN Awal Tahun 2021: BRI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PEMA dan PGN Perkuat Sinergi Percepatan Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh

15 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Fokus pada Nilai Tambah dan Ekspansi Bisnis, Danantara akan Batasi Injeksi Modal Penyelamatan BUMN pada 2026

6 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut Bulog, Ahmad Rizal Mengungkapkan Rencana Merger dengan Bapanas

by redaksi
22 Januari 2026
0

Perum Bulog akan mengalami transformasi dengan menjadi lembaga pangan mandiri yang langsung berada di bawah Presiden. Hal ini seiring rencana penggabungan...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Menggratiskan Biaya Listrik untuk Huntara Korban Banjir Sumatra Selama 6 Bulan

22 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Lakukan Migrasi Sistem untuk Memastikan Keandalan Layanan Menjalang Periode Angkutan Lebaran

22 Januari 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Perkuat Budaya Keselamatan Kerja yang Profesional dan Kolaboratif, Jasa Marga Gelar Apel Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

22 Januari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

PosIND Gelar RAPIM Q4 2026, Perkuat Logistik untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

22 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In