• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 17 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Target Food Estate Kalteng Mulai Beroperasi Oktober 2020

by redaksi
4 Juli 2020
in Berita
0
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah menargetkan proyek Food Estate di Kalimantan Tengah mulai bisa digunakan pada musim tanam Oktober 2020-Maret 2021. Komoditas beras akan digunakan pada tahap awal di area pengembangan pertama seluas 30 ribu hektare.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan pihaknya fokus pada perbaikan saluran irigasi persawahan yang mengalami kerusakan. Diharapkan irigasi untuk 30 ribu hektare sawah segera rampung sehingga dapat mulai dioperasikan.

RelatedPosts

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

Menjawab Kebutuhan Talenta AI Industri Digital, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

Semangat ASABRI untuk Masa Depan, Wujudkan Manfaat Nyata dan Berdampak Lewat Program TJSL Berkelanjutan

“Kami perbaiki saluran, selanjutnya oleh Kementerian Pertanian bisa disiapkan untuk musim tanam oktober-maret,” kata Basuki dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (3/7).

Basuki menjelaskan, total area pengembangan food estate seluas 164 ribu hektare berada di eks pengembangan lahan gambut (PLG) 1 juta hektare era Presiden Soeharto. Namun, kata dia, mayoritas atau sekitar 148 ribu hektare di antaranya sudah berupa tanah aluvial dan tidak terdapat gambut.

Adapun dari luas 164 ribu hektare, seluas 85 ribu hektare sudah menjadi sawah yang dikelola oleh petani eks migran dahulu. Sisanya, 79 ribu hektare merupakan area semak belukar yang dulunya merupakan sawah.

“Jadi ini tidak perlu cetak sawah baru, tinggal dibersihkan saja karena dulu sudah menjadi sawah,” kata Basuki.

Ia menambahkan, proyek food estate setidaknya melibatkan empat kementerian. Yakni Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Desa dan PDTT dan Kementerian BUMN.

Kemenhan, kata Basuki, bertugas untuk membantu penyiapan tenaga kerja, sedangkan Kemendes PDTT ikut terlibat karena proyek itu sekaligus memberdayakan desa setempat. Adapun Kementerian BUMN berkaitan dengan penugasan yang akan diberikan kepada BUMN dalam menjadi kontraktor proyek.

Soal anggaran, Basuki mengatakan, penganggaran food estate Kalteng langsung dilakukan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Keuangan. Namun, kementerian teknis juga sudah memiliki pagu anggaran untuk program secara umum.

Kementerian PUPR misalnya, memiliki anggaran Rp 49 miliar untuk program-program desain rehabilitasi saluran irigasi.

Sementara itu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, setelah pengerjaan selesai, Kementan akan fokus pada penyediaan bibit, sarana prasarana pertanian, dan tentu saja petani yang akan menggarap sawah. Menurutnya, satu orang petani bisa menggarap 2 hektare  namun dengan bantuan alsintan bisa mengelola 4 hektare.

“Tahun ini kita siap untuk 30 ribu hektare dan kami sudah siap dengan jenis bibit padi yang akan kita pakai disana. Tidak coba-coba lagi. Kita yakinkan sudah tervalidasi,” katanya.

Syahrul mengatakan, tahun ini Kementan sudah memiliki anggaran sekitar Rp 180 miliar khusus untuk food estate. Namun, untuk bisa mengerjakan total 165 ribu hektare setidaknya diperlukan Rp 2,1 triliun. Penyelesaian proyek diharapkan rampung pada 2022 mendatang.

Berbeda dengan area persawahan pada umumnya, Syahrul mengatakan pemerintah akan membangun fasilitas rice milling unit. Itu agar hasil padi yang dipanen dapat langsung diolah menjadi beras dan siap dijual dalam kemasan komersial.

“Tapi, tidak hanya untuk padi, tapi juga sayuran, buah-buahan, dan peternakan kita akan masukkan,” katanya.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

BBI Berhasil Selesaikan Pekerjaan EPC Sistem Penerimaan Batu Bara Dermaga Kertapati Milik Bukit Asam

Next Post

PPI Turut Terus Dorong Ekspor Komoditas Lokal

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

17 April 2026
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Menjawab Kebutuhan Talenta AI Industri Digital, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

17 April 2026
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun
Berita

Semangat ASABRI untuk Masa Depan, Wujudkan Manfaat Nyata dan Berdampak Lewat Program TJSL Berkelanjutan

17 April 2026
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
Berita

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengungkap Tiga Faktor Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

17 April 2026
Proyek Kerjasama Pemerintah Badan Usaha SPAM Bandar Lampung
Berita

IIF Menyalurkan Pembiayaan sebesar Rp485,5 miliar untuk Pengembangan RS Jantung di Bogor

17 April 2026
CSR INALUM Salurkan Bantuan  10 Unit Kursi Roda kepada  Yayasan Prestasi Lansia Medan
Berita

INALUM Raih PROPER Emas dan Hijau 2025, Tegaskan Konsistensi Kinerja ESG Berkelanjutan

17 April 2026
Next Post
Sinergi Distribusikan Vaksin, PPI Teken Kontrak Kerja Sama dengan Bio Farma.

PPI Turut Terus Dorong Ekspor Komoditas Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PGN Siapkan Laksanakan Gasifikasi 52 Pembangkit Listrik PLN

Komisaris Utama PGN Gunakan BBG di Kendaraan Pribadi, Dorong Ketahanan Energi Nasional

4 hari ago
Jamkrindo Syariah Catatkan Kinerja Positif 2025, Laba Bersih Tumbuh Signifikan

Jamkrindo Syariah Catatkan Kinerja Positif 2025, Laba Bersih Tumbuh Signifikan

3 hari ago
Sertifikasi Statutoria Kapal Berbendera Indonesia oleh BKI

Peran BKI Memperkuat Pemahaman Industri Galangan Kapal Melalui KSF Industry Focus Mastery

2 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal bagi 2.800 Pendonor

2 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan yang Andal dan Berkelanjutan, Langkah Nyata ADHI Dukung Layanan Kesehatan di Mamasa

by redaksi
17 April 2026
0

 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk (“ADHI”) melalui anak usahanya, PT Adhi Persada Gedung (APG), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas...

Read more
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Menjawab Kebutuhan Talenta AI Industri Digital, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikuti IndonesiaNEXT Tahun ke-10

17 April 2026
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun

Semangat ASABRI untuk Masa Depan, Wujudkan Manfaat Nyata dan Berdampak Lewat Program TJSL Berkelanjutan

17 April 2026
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengungkap Tiga Faktor Kunci Penopang Ketahanan Ekonomi Nasional

17 April 2026
Proyek Kerjasama Pemerintah Badan Usaha SPAM Bandar Lampung

IIF Menyalurkan Pembiayaan sebesar Rp485,5 miliar untuk Pengembangan RS Jantung di Bogor

17 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In