• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 4 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tekan Eksposure Piutang Tak Tertagih, IPCC Lakukan Perbaikan Kolektabilitas Piutang

by redaksi
20 Mei 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hakaaston, IPC Car Terminal, Berdikari, PTPN III
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berdasarkan data Laporan Keuangan yang dirilis oleh Perseroan, sepanjang tahun 2020 PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengalami penurunan posisi Total Piutang dari Rp84,69 miliar sepanjang tahun 2019 menjadi Rp67,41 miliar. Adapun dari jumlah tersebut terdiri dari Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain dengan porsi masing-masing 97,38% dan 2,62% dari total keseluruhan piutang yang dimiliki oleh IPCC.

Dari jumlah Piutang Usaha, jika dikategorikan maka terdiri atas Piutang Usaha Berdasarkan Umur Piutang dimana porsi terbesar ialah pada sub kategori Piutang Telah Jatuh Tempo dengan waktu lebih dari 180 hari dan waktu 1 – 30 hari dimana pada akhir 2020 masing-masing sejumlah Rp41,50 miliar dan Rp26,85 miliar. Lalu, terdapat sub kategori Berdasarkan Pelanggan dan Berdasarkan mata uang dimana semua Piutang Usaha IPCC ialah dalam bentuk mata uang Rupiah dan tidak adanya eksposur dalam mata uang dalam valuta asing.

RelatedPosts

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri

Untuk mengantisipasi adanya risiko piutang tak tertagih maka manajemen melakukan Penyisihan / Provisi terhadap nilai Piutang yang jumlahnya di tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi Rp37,45 miliar dari tahun sebelumnya hanya sebesar Rp10,23 miliar.

Adapun tujuan dilakukannya pencadangan penyisihan ini ialah untuk menutupi kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang, khususnya pada nilai piutang yang sudah lama umurnya. Selain itu, IPCC juga melakukan perbaikan pada metode penagihan / kolektabilitas terhadap munculnya piutang di Perseroan.

Pada dasarnya, nilai piutang di neraca diupayakan dapat terjaga agar nilainya sama dengan nilai bersih yang dapat direalisasikan. Oleh karena itu, agar nilai piutang dapat merepresentasikan nilai bersih yang dapat direalisasikan maka piutang (sebagian atau seluruhnya) yang diperkirakan tidak dapat tertagih perlu disisihkan atau dicadangkan dari pos piutang melalui metode pencadangan/penyisihan piutang tidak tertagih (allowance method).

Adapun cara tersebut ialah dengan melakukan estimasi besarnya piutang-piutang yang tidak dapat tertagih dan menyajikan nilai estimasi tersebut sebagai penyisihan piutang tidak tertagih, yang nantinya akan mengurangi nilai piutang bruto.

Dalam Laporan Keuangan IPCC, telah disampaikan bahwa nilai Piutang Usaha di tahun 2020 berdasarkan Kategori Umur Piutang ialah sebesar Rp103,09 miliar (Piutang Bruto). Lalu, dikurangi dengan Penyisihan Penurunan Nilai sebesar Rp37,45 miliar sehingga didapatkan nilai Piutang Bersih (Neto) ialah sebesar Rp65,64 miliar yang nilainya lebih rendah 22,17% dibandingkan nilai Piutang Usaha pada 2019 sebesar Rp84,34 miliar.

Sementara itu, untuk mengurangi terjadinya kembali peningkatan nilai Piutang tak tertagih maka IPCC juga menerapkan Metode Penggunaan Supply Chain Financing (SCF) kepada para pengguna jasa. Saat ini IPCC telah menjalin kerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam implementasi SCF.

Skema SCF memungkinkan IPCC menerima pembayaran dari perbankan atas layanan yang diberikan IPCC kepada para pelanggannya dalam jangka waktu yang lebih singkat setelah nota penagihan diterbitkan. Selanjutnya, pihak pengguna jasa yang akan melakukan pembayaran kepada perbankan. Dengan terjalinnya kerja sama tersebut maka penyelesaian piutang ke depannya akan lebih terkendali dan terselesaikan dengan baik.

Dengan demikian, arus kas operasi perseroan pun akan lebih lancer ke depannya sehingga menjaga performance keuangan IPCC yang lebih baik. Di sisi lain, untuk menjaga keberlangsungan pemberian jasa layanan Kepelabuhan kepada para pelanggan, IPCC juga memberlakukan Metode Cash Management System (CMS) dimana para pengguna jasa memberikan deposit sejumlah tertentu sebelum dilakukannya bongkar muat dari dan ke kapal Ro-Ro. Dengan adanya CMS maka diharapkan dapat mencegah timbulnya piutang baru seiring dengan sudah adanya pembayaran di awal yang dilakukan.

Sebagai tambahan informasi bahwa penyelesaian masalah Piutang Usaha ini menjadi concern dari manajemen karena menjadi bagian dari penilaian dan target Key Performance Indicator (KPI) Management. Di tahun 2020, average collection period (ACP) atas piutang ialah sebesar 78,81 hari dan di tahun 2021 diharapkan dapat menjadi 54,28 hari sesuai dengan target KPI.

Previous Post

Kemitraaan dengan INA, Pertamina Tawarkan Proyek Senilai US$ 92 miliar ke Investor

Next Post

Kawal Pengetatan Perjalanan, Bandara AP II Sesuaikan Level Operasional

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

4 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

4 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri

4 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Mencatat Kenaikan Volume Produksi dan Penjualan Sepanjang 2025

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

4 April 2026
Next Post
Kawal Pengetatan Perjalanan, Bandara AP II Sesuaikan Level Operasional

Kawal Pengetatan Perjalanan, Bandara AP II Sesuaikan Level Operasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

2 hari ago
Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

5 hari ago
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Pasca Lebaran, PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

2 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

5 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

by redaksi
4 April 2026
0

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek...

Read more
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

4 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri

4 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukit Asam Mencatat Kenaikan Volume Produksi dan Penjualan Sepanjang 2025

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

4 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In