• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Telkom Indonesia Tetap Fokus pada Ekspansi Capex dan Investasi 4G

by redaksi
7 Maret 2021
in Berita
0
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
0
SHARES
71
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) pada tahun ini kembali menjadikan pengembangan segmen mobile, khususnya 4G sebagai fokus perusahaan. Bahkan, TLKM telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar 25% dari target pendapatan tahun ini untuk rencana tersebut.

“Sejalan dengan perkiraan kami, TLKM tetap fokus pada ekspansi capex dan investasi 4G seiring dengan meningkatnya kebutuhan data di jaringan ini. Permintaan data diperkirakan meningkat 18% dan 22% masing-masing untuk tahun ini dan tahun depan,” kata analis Mirae Asset Sekuritas Lee Young Jun dalam risetnya pada 1 Desember 2020.

RelatedPosts

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

Namun, tak bisa dipungkiri, kue kenaikan permintaan tersebut memang masih harus dibagi dengan operator lain. Namun, dengan adanya pembatasan batas atas dan bawah tarif operator dalam omnibus law dinilai akan menguntungkan TLKM.

Jika pembatasan ini diberlakukan, Lee melihat pilihan untuk layanan brand premium dan non-premium menjadi lebih mudah. Hal ini pada akhirnya akan menguntung TLKM.

Sementara analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margonis dalam risetnya pada 13 Januari 2021 menuliskan, bisnis Telkomsel di luar segmen mobile juga berpotensi mengalami pertumbuhan yang baik pada tahun ini. Salah satunya adalah pada produk telekomunikasi yang ke depan akan semakin atrktif.

“Kami melihat, Singtel akan membuat penawaran dengan mengadopsi langkah yang lebih kasual pada segmen game dengan “Storms” sebagai penerbit game yang punya superapp. Diharapkan, langkah ini akan segera diluncurkan di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan melalui Telkomsel,” tulis Niko dalam risetnya

Niko juga bilang, TLKM berhasil memulihkan kinerja pada segmen enterprise di kuartal III-2020 dan berpotensi mencatatkan pertumbuhan high single digit pada tahun ini. Pertumbuhan ini nantinya akan disokong oleh layanan seperti keamanan, cloud dan pusat data. Ia menilai, langkah ini jauh lebih efektif ketimbang model sebelumnya yang bergantung pada penjualan merchandise.

TLKM juga menambah portofolio layanannya di luar Indihome lewat layanan yang disebut Orbit. Saat ini, Orbit memang masih dalam tahap awal mendapatkan pelanggan, dan Niko menilai ini akan melengkapi layanan TLKM. Walaupun harga ARPU Orbit lebih mahal dari Telkomsel, namun harganya tetap lebih murah dibanding ARPU Indihome. Sehingga ini pada akhirnya akan semakin menjangkau seluruh segmen yang ada

“Apalagi TLKM juga akan diuntungkan dengan prospek Mitratel setelah berhasil menambah jumlah menara dengan mengakuisisi menara dari Tsel. Selain itu, langkah Telkom untuk membuat Mitratel melantai di bursa pada kuartal IV-2021 atau awal 2022 akan membuka beberapa valuasi yang lebih tinggi dari harga Telkom saat ini,” imbuh Niko.

Niko memproyeksikan pendapatan TLKM pada tahun 2020 dan 2021 masing-masing sebesar Rp 134,93 triliun dan Rp 142,54 triliun. Adapun, untuk laba bersih TLKM akan sebesar Rp 20,66 triliun pada 2020 dan Rp 24,51 pada 2021.

Sementara Lee memprediksikan pendapatan TLKM tahun ini sekitar Rp 143,94 triliun. Estimasi ini naik sekitar 6% dibanding perkiraan pendapatan tahun lalu, Rp 135,57 triliun. Sementara untuk laba bersih, Lee memproyeksikan akan naik dari Rp 18,76 triliun menjadi Rp 20,51 triliun.

Lee memberikan rekomendasi buy saham TLKM dengan target harga Rp 5.100 per saham. Sedangkan Niko juga memberi rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.600 per saham.

Adapun saham TLKM pada perdagangan Kamis (4/3) ditutup melemah 2,33% ke Rp 3.360 per saham.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

BNI Pangkas Suku Bunga Dasar Kredit untuk Dukung Pergerakan Ekonomi Lewat Penyaluran Kredit

Next Post

Langkah SWF Indonesia Dapatkan Investor Asing

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Dari Kampus ke Dunia Kerja Program Ikatan Kerja ULBI Siapkan Talenta Logistik untuk Pos Indonesia

13 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Dukung Konektivitas Laut Timor Leste, PAL Indonesia Tuntaskan Perbaikan MV Berlin Ramelau

13 Maret 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Langkah SWF Indonesia Dapatkan Investor Asing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Geothermal Energy Membukukan Laba Bersih Senilai Rp2,34 triliun Sepanjang 2025

3 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

6 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Kolaborasi PLN dan Kementerian Perdagangan Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging

3 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Perkuat Layanan Wealth Management

6 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

by redaksi
13 Maret 2026
0

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meninjau langsung kesiapan operasional fungsional Ruas Tol Palembang–Betung...

Read more
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Sampel Produk Jasmine Aren Tembus Hongkong, PUSRI Dukung UMK Sumsel Go Global

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In