• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 20 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Terapkan Prinsip Green Banking, BTN Dukung Transisi Perbankan Berkelanjutan

by redaksi
27 Januari 2026
in Berita
0
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan komitmennya mendukung transisi ke industri perbankan nasional yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip green banking atau praktik perbankan yang ramah lingkungan. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam forum Metro TV Green Summit 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Nixon mengatakan, BTN menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih ESG Rating AA berdasarkan MSCI ESG Ratings pada 2025, yang menunjukkan bahwa BTN menjadi bank paling terdepan di antara seluruh perbankan nasional dalam komitmen dan realisasi penerapan prinsip-prinsip Lingkungan Hidup, Sosial, dan Tata Kelola (Environment, Social, and Governance/ESG).

RelatedPosts

Melalui GPIPS Sumatera 2026, Pos Indonesia Dorong Kelancaran Distribusi Pangan

BULOG Dapat Dukungan Penuh dari KEMENHAJ dalam Program Beras Jemaah Haji 2026

Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

“BTN menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih rating AA dari MSCI karena faktor utama yang sudah clear yaitu BTN tidak membiayai sektor-sektor yang membuat langit jadi kotor. Kami tidak punya portofolio sama sekali di batu bara dan sawit, artinya kami tidak masuk ke sektor ekstraksi bumi,” ujar Nixon saat diskusi panel.

Selain tidak menyalurkan kredit ke sektor ekstraktif, BTN mampu meraih rating ESG tertinggi karena 90% portofolionya berada di sektor perumahan dan konstruksi yang mayoritas disalurkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dengan menjadi bank yang berperan besar dalam program perumahan untuk rakyat kecil yang hampir mencapai 6 juta keluarga, Nixon mengatakan bahwa BTN adalah pemain utama di unsur “Sosial” yang terdapat di ESG.

“Sedangkan yang 10% di luar perumahan pada umumnya masih berkorelasi dengan sektor yang sama. Contohnya, BTN membiayai korporasi yang membangun distribusi air untuk perumahan. Kami juga ikut di sindikasi kredit untuk PLN namun untuk distribusinya, bukan power plant-nya. BTN adalah satu-satunya bank di Indonesia yang disebut sebagai “bank fokus”,” tutur Nixon.

Faktor kedua yang juga memperkuat posisi BTN di penerapan ESG adalah melibatkan prinsip circular economy dalam proses bisnisnya melalui berbagai program, contohnya Rumah Rendah Emisi yang ditargetkan jumlahnya dapat mencapai 150.000 unit hingga 2029. Dalam program ini, BTN memberikan pembiayaan berbunga rendah kepada developer yang bersedia membangun rumah ramah lingkungan, yaitu menggunakan material dari plastik daur ulang. BTN bekerja sama dengan startup seperti Rebricks yang mengolah sampah-sampah tersebut menjadi bahan bangunan eco-friendly.

“Bahan-bahan rumah rendah emisi seperti bata, genteng, paving block, itu semua diolah dari sampah yang sudah tidak dapat diurai, contohnya sachet mie instan dan kopi instan, yang ternyata lebih kuat. Kami juga ada hitungan bagaimana rumah rendah emisi harus punya jendela yang ukurannya dua pertiga dari dinding, misalnya. Kemudian lampu-lampu di kompleks perumahan diupayakan menggunakan panel surya. Memang investasinya agak mahal, tapi developer perlahan-lahan mulai memahami tujuannya,” jelas Nixon.

Terbaru, BTN telah memulai program “Bayar Angsuran-Mu Pakai Sampah-Mu” yang memungkinkan pemilik rumah KPR BTN mengumpulkan sampah rumah tangga yang akan diolah oleh startup bernama Rekosistem dan dikonversi menjadi rupiah, kemudian masuk ke tabungan debitur untuk mengurangi angsuran yang bisa mencapai 10-15% per bulannya.

“Jadi kalau rata-rata cicilan KPR-nya Rp1,2 juta per bulan, dengan mengumpulkan sampah, debitur dapat mengurangi cicilannya sekitar Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per bulannya. Ini adalah bentuk waste management yang baik dan sebuah evolusi pemikiran, bagaimana kita mendorong monetisasi sampah karena sampah juga menjadi penyebab emisi karbon yang tinggi,” papar Nixon.

Faktor ketiga yang juga tidak kalah pentingnya, kata Nixon, adalah penerapan prinsip-prinsip ESG dalam operasional BTN sehari-hari, contohnya pengurangan penggunaan kertas melalui digitalisasi, kendaraan listrik untuk kendaraan operasional, dan pemasangan panel surya di kantor-kantor BTN. Di sisi aspek sosial, BTN juga memastikan keseimbangan gender karyawan yang saat ini komposisinya hampir 50-50 antara pria dan wanita, serta mempekerjakan karyawan disabilitas.

Lebih lanjut, Nixon menilai, perubahan ke arah praktik-praktik perbankan yang lebih ramah lingkungan semakin mendesak untuk dilakukan. Berkaca dari bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat belum lama ini yang menyebabkan ribuan korban jiwa dan kerusakan yang parah, BTN melihat isu perubahan iklim tidak lagi menjadi yang dikesampingkan oleh industri perbankan.

Menurut Nixon, industri perbankan nasional tidak perlu menunggu pemerintah ataupun regulator untuk mewajibkan praktik green banking karena penerapan prinsip keberlanjutan yang tertuang dalam aspek-aspek ESG dapat dilakukan oleh setiap bank dan lembaga keuangan dengan inisiatifnya masing-masing.

“Jadi, banking system harus bergerak. Harus ada will (kemauan) dan keberanian untuk memulai. Nyatanya, kredit BTN tetap bertumbuh, jadi kita tidak usah khawatir akan kehilangan bisnis atau margin. Semua bank tentunya ingin memiliki rating ESG yang baik, tapi kita jangan menunggu pemerintah mewajibkan praktik keberlanjutan di perbankan. Diatur ataupun tidak diatur, banyak hal yang bisa dikerjakan tanpa harus menunggu,” pungkas Nixon.

 

Previous Post

KA Brantas Layani 488.998 Pelanggan Sepanjang 2025, Perkuat Konektivitas Wisata dan Aktivitas Ekonomi Lintas Jawa

Next Post

Investasi senilai US$14 miliar, Danantara akan Mendorong Pertumbuhan Kredit dan Laba Bank BUMN pada 2026

Related Posts

Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Melalui GPIPS Sumatera 2026, Pos Indonesia Dorong Kelancaran Distribusi Pangan

19 Februari 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Dapat Dukungan Penuh dari KEMENHAJ dalam Program Beras Jemaah Haji 2026

19 Februari 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

19 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Aksi Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Majalaya

19 Februari 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Perkuat Operasi TNI AL, Kapal Buatan PT PAL Amankan Aset Negara Rp 173,6 Miliar

19 Februari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI dan BNI Ventures Luncurkan Dropbox Kertas, Dorong Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor

19 Februari 2026
Next Post
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Investasi senilai US$14 miliar, Danantara akan Mendorong Pertumbuhan Kredit dan Laba Bank BUMN pada 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan

Modern Internasional Jalin Kemitraan dengan Dirgantara Indonesia dan Genertec Kembangkan Sistem Manufaktur CNC

7 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Bakal Mengumumkan Pemenang Tender Proyek WTE Batch I Akhir Februari 2026

4 hari ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Mulai 11 Maret-5 April 2026, PELNI Memberikan Diskon 30% tiket Kapal Ekonomi Bagi Pemudik Lebaran 2026

6 hari ago
Redaksi & Manajemen KORANBUMN.com Mengucapkan Selamat Hari Jadi Bina Karya Ke-48

Kembangkan Infrastruktur ICT di IKN, Surge (WIFI) bermitra dengan Bina Karya

6 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Melalui GPIPS Sumatera 2026, Pos Indonesia Dorong Kelancaran Distribusi Pangan

by redaksi
19 Februari 2026
0

Pos Indonesia turut ambil bagian dalam pelaksanaan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera 2026 yang telah digelar...

Read more
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Dapat Dukungan Penuh dari KEMENHAJ dalam Program Beras Jemaah Haji 2026

19 Februari 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

19 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Aksi Cepat Tanggap, Bank Mandiri Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Banjir Majalaya

19 Februari 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perkuat Operasi TNI AL, Kapal Buatan PT PAL Amankan Aset Negara Rp 173,6 Miliar

19 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In