• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 5 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tiga Indikator Kelayakan Investasi Versi Bahana TCW

by redaksi
30 September 2020
in Berita
0
Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Holding Asuransi Setor Dividen ke BPUI
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Belum lama ini, pemerintah memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 2020 akan berkisar antara -1,7% hingga -0,6%. Pemerintah juga memproyeksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 bakal berada dalam rentang -2,9% hingga -1,1%.

Sebelumnya, pada kuartal II-2020, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi negatif, yakni -5,32%. Sebagaimana diketahui, apabila pertumbuhan ekonomi negatif selama dua kuartal atau lebih dalam satu tahun, maka Indonesia dipastikan masuk ke dalam resesi.

RelatedPosts

Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

Dalam kondisi seperti ini, PT Bahana TCW Investment Management memiliki sejumlah indikator bagi investor untuk mengukur kelayakan investasi pada saham dan surat berharga negara (SBN).

Kepala Makroekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat mengatakan, ada tiga indikator yang perlu dicermati.

Pertama, pertumbuhan M1 (uang kartal dan uang giral) yang mencerminkan daya beli terkait dengan percepatan realisasi stimulus. Kedua, apakah investor asing kembali masuk ke dalam SBN. Ketiga, apakah terlihat indikasi penyaluran kredit.

Menurut Budi, indikator pertama terus membaik yang ditopang oleh percepatan penyaluran dana bantuan sosial. Sementara indikator kedua naik secara gradual yang menghalangi penguatan rupiah.

“Sayangnya, indikator ketiga masih menunjukkan perlambatan. Padahal, indikator ini yang paling penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan menopang cuan saham,” ungkap Budi dalam siaran pers, Selasa (29/9).

Budi berharap, pemerintah terus memacu realisasi stimulus pos dukungan kesehatan, insentif usaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan penjaminan kredit hingga akhir tahun.

Menurut Budi, saat ini investor tengah mengantisipasi adanya kerusuhan dalam pelaksanaan pemilihan presiden Amerika Serikat.

Oleh karena itu, ia memprediksi bursa saham akan bergerak turun naik pada interval tertentu (sideways) akibat faktor eksternal. Meskipun begitu, secara statisitik, umumnya bursa saham akan menghijau setiap bulan Desember.

Melihat kondisi ini, bagi investor awam yang tidak tahan volatilitas, Budi menyarankan untuk tetap bersikap defensif dengan berinvestasi pada reksadana pasar uang dan SBN. Sementara bagi investor yang ahli, Budi menyarankan mencadangkan uang tunai untuk membeli saham bervaluasi murah secara selektif.

Pemulihan ekonomi

Berbeda dengan sejumlah ekonom yang memproyeksikan pemulihan ekonomi mengikuti pola huruf U, Z, L atau W, Budi meyakini bahwa polanya membentuk huruf K. Pasalnya, investor global menyakini, profil dunia setelah pandemi Covid-19 bakal berubah drastis.

Hal ini terlihat pada saham sektor teknologi informasi dan layanan digital seperti Apple, Amazon, Microsoft, Nvidia, PayPal, dan Netflix yang meroket. Sementara saham perminyakan Exxon Oil, keuangan JP Morgan Chase dan Wells Fargo, serta penerbangan Boeing terjerembab.

“Perbedaan kinerja tajam ini mirip seperti huruf K. Hal yang sama bisa terjadi di Indonesia dengan sejumlah keunikan,” ucap Budi.

Menurut dia, saham telekomunikasi nasional ternyata baru dianggap kuat pada digital backbone, belum digital services. Ketika terjadi Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) lanjutan, lini bisnis utama yang masih ditopang percakapan suara dan SMS mengalami penurunan.

Sementara itu, saham sektor konsumsi bisa diuntungkan dengan percepatan pencairan dana bantuan sosial. Saham perbankan dapat diuntungkan setelah bank-bank menekan bunga deposito dan menempatkan kelebihan likuiditas yang tidak dapat disalurkan sebagai kredit dalam SBN sehingga kepemilikan mereka melebihi investor asing. Sementara prospek saham crude palm oil (CPO) ditopang oleh perekonomian China yang terus menguat.

Budi menilai, pelemahan rupiah saat ini berlebihan dan berharap bisa menguat hingga akhir tahun. Arus masuk modal asing juga tetap diharapkan, mengingat suku bunga di luar negeri saat ini terbilang yang terendah sepanjang sejarah sebagai dampak stimulus masif berbagai bank sentral.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Target Tahun 2021, SKK Migas akan Mengebor 200 Sumur Blok Rokan

Next Post

Jasa Raharja Gelar Rapid Test Gratis di Labuan Bajo

Related Posts

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

5 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

5 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan

5 April 2026
Next Post
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Jasa Raharja Gelar Rapid Test Gratis di Labuan Bajo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

6 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+6 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Arus Balik

6 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia, Salurkan Rp289 Miliar melalui BAZNAS RI untuk Penguatan Ekonomi Umat

3 hari ago
Jaga Tingkat Pendapatan, Solusi Bangun Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

4 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

by redaksi
5 April 2026
0

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersiap memasuki babak baru dalam perjalanan transformasi BRIVolution Reignite. Setelah melalui proses pematangan strategi...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

5 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

5 April 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Konsisten Jalankan Transformasi, SIG Catatkan Profitabilitas di Tengah Tantangan Industri pada 2025

5 April 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar

Monitoring Arus Mudik dan Arus Balik, Direksi IAS Kunjungi POSGABNAS

5 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In