• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 4 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Upaya Jaga Pasokan, Bulog Gencar Cari Beras di Daerah-daerah

by redaksi
21 Mei 2020
in Berita
0
Literasi Bulog : MoveNas
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perum Bulog saat ini tengah gencar mencari beras di daerah-daerah. Langkah ini sebagai upaya Bulog untuk menjaga pasokan beras.

Tahun ini Bulog menargetkan bisa menyerap beras 1,4 juta ton tahun ini. Sampai 16 Mei baru terserap 320.000 ton gabah setara beras. Nah, sampai akhir Juni nanti, Bulog menargetkan bisa menyerap hingga 650.000 ton beras, artinya Bulog harus mencari tambahan beras sebanyak 330.000 ton lagi.

RelatedPosts

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

Bulog sendiri sudah mempunyai kontrak dengan para mitra, baik mitra besar dan kelompok tani. Apalagi beberapa daerah sudah panen padi, seperti di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Jawa bagian Selatan. “Dengan langkah ini kita harap bisa menyerap beras hingga 650.000 ton per hari,” kata  Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh.

Namun untuk berjaga-jaga pasokan beras tidak sesuai harapan, Bulog juga punya satgas yang tetap turun ke lapangan untuk mencari gabah dan beras di daerah-daerah. “Ini untuk back up. Kalau mitra gagal, kami puny kontrak lain dari non mitra yang berasal dari satgas tersebut,” jelas Tri.

Dengan strategi ini, Bulog Bulog optimistis bisa menyerap gabah dan beras seusai target. Keyakinan ini berkaca dari serapan beras Bulog perhari yang antara 10.000 ton – 15.000 ton per hari. Apalagi saat ini panen padi masih berlangsung hingga Juni nanti.

Meski begitu, Tri tak menampik adanya beberapa kendala yang dihadapi Bulog dalam menyerap gabas dan beras. Kendala pertama berkaitan dengan harga beras yang masih tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Menurut Tri, meski produksi meningkat, tetapi permintaan juga tinggi dikarenakan banyak kementerian dan lembaga hingga organisasi masyarakat yang membutuhkan beras di saat pandemi Covid-19.

“Jadi banyak orang yang datang ke sawah, mereka juga membeli. Itu pesaing Bulog, tetapi tidak masalah, itu kan masyarakat juga,” kata Tri.

Kendala lainnya adalah banyak juga petani yang menahan gabah untuk kebutuhannya sendiri dan banyak petani yang sudah menggadaikan padinya lewat sistem ijon. Meski begitu, Tri pun mengatakan Bulog masih berupaya terus menyerap beras tersebut.

Setelah melakukan penyerapan di Juni, Bulog pun akan menyerap sekitar 700.000 ton beras lagi  hingga akhir tahun. Menurut Tri, saat ini petani yang sudah panen di bulan April-Mei, sudah mulai melakukan tanam untuk musim panen kedua. Dengan begitu, pada akhir Agustus-Spetember akan ada panen kembali, walaupun produksinya lebih kecil dari panen yang pertama.

Adapun, hingga saat ini Perum Bulog masih memiliki stok beras sebanyak 1,4 juta ton. Menurut Tri, pihaknya terus menjaga stok beras sebanyak 1 juta ton hingga 1,5 juta ton.

Pengamat pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas  menilai, akan sulit bagi Bulog untuk mencapai target pengadaan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan khususnya di sentra produksi beras seperti di Jawa dan Lampung.

Namun, dia pun mengatakan bulog masih bisa mencapai target tersebut bila Bulog diberikan relaksasi yakni  kelonggaran atau fleksibilitas harga 10%, khususnya di sentra produksi gabah.

“Kalau bisa diberikan relaksasi 10%  untuk bisa menyerap di sentra produksi,” ujar Dwi

Menurut Dwi, berdasarkan hasil kajian Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI),  harga beras di tingkat usaha tani sudah mencapai Rp 9.300 per kg, sementara HPP beras sebesar Rp 8.300 per kg, lalu harga gabah di tingkat usaha petani sekitar Rp 4.400 per kg, sementara HPP gabah sebesar Rp 4.200 per kg.

Bila Bulog tidak diberikan relaksasi, Dwi berpendapat upaya yang bisa dilakukan adalah mencari gabah atau beras di wilayah lain yang bukan sentra produksi beras.

“Kalau tidak diberikan relaksasi, sulit [menyerap], kecuali bisa mendapatkan beras di lokasi remote, yang jauh, Itu masih ada kemungkinan,” kata Dwi.

Dwi pun membenarkan, bahwa saat ini memang ada petani yang menyimpan gabah/beras. Menurut dia, terdapat petani yang menahan berasnya untuk menunggu harga beras kembeli meningkat.

“Hampir 50% gabah/beras itu di tangan petani saat ini. Sebagian ditahan, menunggu harganya membaik. Sekarang belum membaik, sekarang ini harga turun terus, Rp 9.300 itu harga terendah,” kata Dwi.

Suber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Langkah Garuda Indonesia Cegah Kerugian Dampak Pandemi Corona

Next Post

Pemerintah Anggarkan Rp 121,73 T untuk Dukungan PEN pada 12 BUMN

Related Posts

Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

3 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut BULOG Tinjau Mitra Makloon di Maros, Dorong Inovasi Pemanfaatan Sekam Padi Bernilai Ekonomis

3 Maret 2026
Next Post
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020

Pemerintah Anggarkan Rp 121,73 T untuk Dukungan PEN pada 12 BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

2 hari ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Maknai Hari Raya Nyepi dengan Pengalaman Menginap Eksklusif dari InJourney Hospitality

6 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

5 jam ago
TELIN dan SGU Sepakat Lakukan Kolaborasi untuk Program Tri Dharma Perguruan Tinggi

Telin Gandeng IPification Luncurkan Telin Mobile Network Verification, Perkuat Keamanan Identitas Digital Berbasis Jaringan

5 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Wijaya Karya Menjual Seluruh Saham HIG kepada Hotel Indonesia Natour

by redaksi
3 Maret 2026
0

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan melepas seluruh kepemilikannya pada saham PT Hotel Indonesia Group (HIG). Corporate Secretary WIKA, Ngatemin...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

3 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In