• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 25 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Usulan Relaksasi, Pelindo II dan Pelindo III Sedang Lakukan Kajian

by redaksi
31 Januari 2021
in Berita
0
Pelindo II Sudah Gelontorkan Rp1,5 Triliun untuk Proyek Terminal Kijing
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III menilai permintaan Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) untuk menambah hari penyimpanan atau free time storage harus dikaji terlebih dahulu karena sudah memberlakukan kebijakan relaksasi sejak tahun lalu.

VP Corporate Communication Pelindo III R. Suryo Khasabu mengatakan sejak Maret 2020 hingga saat ini masih memberlakukan relaksasi biaya khususnya terkait dengan peti kemas. Sejumlah relaksasi tersebut di antaranya dengan peti kemas impor kosong atau empty impor, diberlakukan masa 1 sebanyak 1–7 hari dibandingkan dengan masa 1 sebelumnya 3 hari.

RelatedPosts

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

Dengan kata lain dalam hal empty inbound, Pelindo III menambah masa free time penumpukan peti kemas dari 3 hari menjadi 7 hari. Sementara itu, tarif progresif peti kemas yang berada di terminal diganti tarif datar.

Pelindo juga mengizinkan eksportir mengambil peti kemas langsung ke terminal. Hal ini diyakini bisa mengefisienkan biaya bagi eksportir hingga 44 persen dibandingkan sebelumnya.

“Selain itu, Pelindo III sudah memberlakukan kebijakan early stack peti kemas ekspor dari 3 hari menjadi 5 hari sebelum kapal datang. Apabila permintaan menjadi lebih dari kebijakan tersebut tentunya akan dilakukan kajian terlebih dahulu secara menyeluruh,” ujarnya, Jumat (29/1/2021).

Dia menjelaskan kebijakan early stack diberlakukan selama 5 hari sebelum kapal datang dari yang sebelumnya hanya 3 hari sebelum kapal datang. Periode early stack ini berlaku di Terminal Teluk Lamong dan Terminal peti kemas Surabaya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Pelindo II (Persero) atau IPC Ari Santoso mengatakan secara prinsip tarif yang berlaku di pelabuhan mengacu pada ketetapan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Di sisi lain, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang juga berdampak pada kelangkaan peti kemas kosong.

Oleh karena itu, IPC telah memberikan insentif kepada pengguna jasa, berupa perpanjangan jangka waktu pelunasan pembayaran menjadi 15 hari kalender dan pembebasan biaya penumpukan peti kemas kosong sejak Mei hingga Desember 2020.

Ari menegaskan kelangkaan kontainer peti kemas kosong yang terjadi saat ini merupakan dampak dari market mechanism dan tidak berhubungan langsung dengan pelayanan di terminal. Meski demikian, IPC berkomitmen untuk tetap menjaga kelancaran pelayanan operasional di terminal.

“Insentif tersebut sudah berakhir Desember kemarin. Saat ini, kami masih melihat dinamika kondisi kedepannya seperti apa,” katanya.

Sebelumnya, Depalindo meminta adanya diskon atau keringanan biaya kepada pemerintah dan operator pelabuhan atas biaya-biaya yang menjadi beban eksportir menghadapi kelangkaan kontainer dan naiknya ocean freight pada tahun ini.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Pengembangan Pesawat N219 Amfibi untuk Memenuhi Kebutuhan Sektor Parisiwata dan Penanganan Bencana

Next Post

Bank Syariah Mandiri Hadirkan ATM Beras di Masjid Nurul Iman, Kota Padang,

Related Posts

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

24 Januari 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

24 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

24 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Memperkenalkan 3 proyek Strategis Bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di WEF Davos 2026

24 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik

24 Januari 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha

24 Januari 2026
Next Post
Bank Syariah Mandiri Imbau Nasabah Bayar Pelunasan Biaya Haji Secara Digital

Bank Syariah Mandiri Hadirkan ATM Beras di Masjid Nurul Iman, Kota Padang,

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Ajang World Economic Forum 2026 , Danantara Memaparkan Strategi Pengelolaan Modal Negara senilai US$1 Triliun kepada Investor Global

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina dan Kemenhut Optimalkan Fungsi Hutan Khusus

3 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Mensesneg Prasetyo Hadi Mengungkapkan Aturan Sentralisasi DHE SDA ke Himbara Segera Diterapkan

5 hari ago
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Pascabencana Banjir Sumatra, Pupuk Indonesia Kembali Kirimkan Bantuan ke Aceh Utara

5 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

by redaksi
24 Januari 2026
0

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/01/2026), sekitar pukul 17.55 waktu setempat, untuk...

Read more
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

24 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

24 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memperkenalkan 3 proyek Strategis Bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di WEF Davos 2026

24 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik

24 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In