Wakil Menteri Pertahanan RI, Letnan Jenderal TNI Muhammad Herindra bersama Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan, Mayjen TNI Budi Prijono dan Kepala Badan Sarana Pertahanan, Marsda TNI Yusuf Jauhari kunjungi PTDI diterima langsung oleh Wakil Komisaris Utama PTDI, Marsekal Muda TNI (Purn.) Bonar Halomoan Hutagaol Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro dan jajaran Direksi lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PTDI menyampaikan laporan terkait kondisi terkini Perusahan, berbagai strategi dan upaya yang dilakukan, kinerja kontrak dan penjualan periode tahun 2015 – 2021 berikut proyeksinya sampai dengan tahun 2024, serta laporan progress terhadap beberapa program pengembangan produk PTDI.
Adapun dalam kunjungannya, Wakil Menteri Pertahanan RI menyampaikan bahwa guna mendorong kemajuan PTDI, setiap rencana pengadaan Kemhan RI harus ada kerja sama dan melibatkan PTDI.
“Pak Menhan selalu ingin berdayakan industri dalam negeri, kita akan tetap mengutamakan dari BUMN, bagaimana pun juga itu adalah aset kita sendiri. Semua harus dipersiapkan baik-baik dari awal, apalagi di situasi ini persaingan global cukup kompetitif, kita harus bisa jadi negara kuat,” kata Wakil Menteri Pertahanan RI.
Selain itu, dengan adanya program pengembangan produk pesawat N219 dan N245/CN235 Commercial diharapkan kedepannya dapat dijadikan momentum bagi PTDI dalam meraih kembali masa kejayaannya, dimana potensi pasar di daerah komuter yang selama ini dikuasai pesawat ATR kemudian dapat diisi oleh pesawat turboprop dari PTDI.
“Saya optimis, kita dukung terus PTDI untuk bisa mencapai kejayaannya seperti di masa lalu,” ujar Wakil Menteri Pertahanan RI.















