PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan kembali mengerjakan proyek Sekolah Rakyat (SR) guna mendorong pemerataan akses pendidikan di berbagai daerah. Kali ini Perseroan dipercaya membangun SR di Sumatra Selatan senilai Rp719,25 miliar.
Rencananya sarana pendidikan itu akan dibangun di tiga kabupaten, mencakup Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang. Ditargetkan, seluruh bangunan rampung tahun depan.
“Pembangunan proyek SR merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mendukung program pemerintah, terutama terkait pengentasan kemiskinan. Kami meyakini, sekolah rakyat dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko dalam keterangan resmi, Selasa (30/12/2025).
Ia menegaskan, Waskita Karya berupaya mempercepat pengerjaan gedung tersebut agar bisa segera digunakan, namun tetap memperhatikan standar mutu yang berlaku. Bagi Perseroan, kata dia, keamanan sekaligus kenyamanan pengguna fasilitas menjadi prioritas utama.
“Kami juga memastikan bangunan menggunakan material ramah lingkungan serta metode kerja yang memperhatikan keselamatan dan efisiensi. Langkah itu sejalan dengan prinsip konstruksi berkelanjutan yang mendukung komitmen ESG (Enviromental, Social, and Governance),” jelas Paulus.
Waskita nantinya mengerjakan gedung sekolah dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemudian asrama siswa, asrama guru, kantin, gedung serbaguna, serta sarana ibadah dan olahraga.
Bagi Perseroan, tegas Paulus, pengerjaan proyek SR bukan sekadar memenuhi tugas dari pemerintah, melainkan juga sebuah upaya mencerdaskan anak bangsa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti diketahui, SR menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo untuk mengentaskan masalah kemiskinan di dalam negeri.
“Pembangunan fasilitas ini akan memudahkan anak-anak dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem untuk mengakses pendidikan berkualitas. Pengerjaan SR pun menjadi bentuk kontribusi Perseroan dalam menyiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) unggul, demi mendorong visi Indonesia emas 2045,” tuturnya.
Sebagai informasi, pada pertengahan November Waskita Karya telah dipercaya membangun SR di lima kabupaten di Sulawesi Selatan senilai Rp1,23 triliun. Berikutnya pada Desember, perusahaan berkode saham WSKT ini juga mendapat kontrak baru berupa pembangunan SR di empat kabupaten dan satu kota di Jawa Timur, dengan total nilai mencapai Rp1,16 triliun. Perseroan turut mengerjakan proyek serupa di tiga lokasi di Aceh, nilainya menembus Rp757,05 miliar.
Tentang PT Waskita Karya (Persero) Tbk
Waskita berdiri pada tahun 1961 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pada bulan Desember 2012 Waskita menjadi sebuah Perusahaan Publik dan tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “WSKT”. Dalam beberapa tahun terakhir, Waskita semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu kontraktor utama di Indonesia serta Pengembang Infrastruktur/Realti melalui pendirian anak usaha yaitu PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Waskita Toll Road, PT Waskita Karya Realty, dan PT Waskita Karya Infrastruktur.
















