Home / Berita / Dirut Pertamina Menutup Program Bimbingan Profesi Sarjana Pertamina

Dirut Pertamina Menutup Program Bimbingan Profesi Sarjana Pertamina

Program Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) Pertamina tahun 2018 secara resmi ditutup oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Penutupan program BPS ini diselenggarakan di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur No 1A, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Sebanyak 338 orang terpilih untuk mengikuti program BPS dan berhasil dinyatakan lulus sebagai karyawan Pertamina setelah mengikuti pendidikan selama satu tahun. BPS tersebut dibagi ke dalam delapan jurusan di antaranya, BPS SDM, Aset Management, Legal, MP2, Pemasaran, Pengolahan, PIMR, dan RTC.

“Program BPS ini dimulai pada 22 Januari 2018-17 Januari 2019. Materi pendidikan telah disesuaikan dengan kurikulum dan silabus yang ditetapkan perusahaan. Setiap BPS mendapatkan program wawasan, HSE Training, modul wawasan fungsi, modul on job training (OJT) selama 4-6 bulan,” ujar Senior Manager Pertamina Corporate University AM Unggul Putranto.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati didampingi jajaran direksi lainnya menegaskan, pendidikan yang dijalani selama satu tahun menjadikan bekal dan pengetahuan bagi para BPS untuk terjun ke dunia bisnis yang dimiliki Pertamina.

“Saya mengucapkan selamat kepada adik-adik yang baru saja bergabung aktif menjadi karyawan Pertamina mulai hari ini (10/1/2019, red). Saya ingin mengucapkan terima kasih ke seluruh mentor yang telah bekerja keras untuk mendidik semuanya. Satu tahun adalah masa dimana perusahaan memberikan amunisi dan bekal untuk BPS sehingga bisa masuk ke bisnis Pertamina,” ungkap Nicke Widyawati.

Nicke berpesan kepada seluruh pekerja baru agar terus memupuk rasa keingintahuan yang tinggi, sehingga proses pembelajaran tidak berhenti saat program BPS berakhir.

“Proses belajar harus dibarengi dengan antusiasme, kegembiraan dan keceriaan. Proses pembelajaran bukan hanya saat berakhirnya program BPS, tapi sejak saat ini kalian mulai belajar. Setiap hari dijadikan proses pembelajaran. Pertamina ini dimiliki oleh Negara, kita bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia terkait ketersediaan energi. Jadi mulai hari ini berbanggalah sebagai Insan Pertamina,” imbuhnya.

Salah satu peserta BPS dari Direktorat Pengolahan Agasta Prioprasetyo menghaturkan terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan kesempatan untuk dididik menjadi bagian dari keluarga besar BUMN ini.

“Selama pendidikan ini kami tidak hanya belajar mengenai materi fungsi kami masing-masing, tapi kami juga belajar mengenai leadership, ability, kebersamaan. Semoga apa yang kami pelajari dapat kami terapkan sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi keluarga, perusahaan, dan negara,” ujarnya.*

Sumber Pertamina

Check Also

Pujasera di Rest Area Jagorawi Kompak Beralih Gunakan Tabung LPG Pink

Pertamina targetkan 65 tabung LPG (Liquefied Petroleoum Gas) Bright Gas akan digunakan oleh pengusaha kuliner …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *