Home / Berita / Kinerja ASDP Indonesia Ferry Sepanjang Tahun 2018

Kinerja ASDP Indonesia Ferry Sepanjang Tahun 2018

Sepanjang 2018 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan telah sukses melayani 7,1 juta penumpang, 6,46 juta kendaraan, dan 882.000 ton barang selama tahun 2018 yang dilayani oleh 151 unit kapal di 35 pelabuhan yang tersebar di seluruh Indonesia. Tahun 2019 ini, ASDP membidik dapat melayani 8,6 juta penumpang, 6,84 juta kendaraan dan 1,14 juta ton barang.

Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengatakan bahwa pencapaian angka produksi penyeberangan selama tahun 2018 menunjukkan performansi yang positif. “Dengan melihat tren kenaikan penumpang dan kendaraan, dapat diartikan bahwa layanan kapal ferry masih menjadi alternative transportasi penumpang dan logistik yang diminati oleh pengguna jasa,” tuturnya dalam keterangan pers yang diterima kontan.co.id, Rabu (16/1).

Dijelaskan bahwa selama tahun 2018 kapal ASDP berhasil melayani 7.126.250 penumpang atau tumbuh 4,2% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.838.804 penumpang. Diikuti kenaikan tren kendaraan roda empat/lebih yang mencapai 2.307.852 unit atau tumbuh 5,51% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 2.187.363 unit kendaraan.

Sedangkan untuk tren roda dua mengalami penurunan sedikit sekitar 0,19%, dari 4.164.478 unit kendaraan di tahun 2017 menjadi 4.156.585 unit kendaraan di tahun 2018. Sedangkan untuk muatan barang yang diangkut mencapai 882.985 ton atau tumbuh 15,6% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 763.847 ton barang.

Untuk konektivitas penyeberangan, ASDP telah menambah lintasan dari 206 menjadi 234 lintasan. “Sektor logistik, di tahun 2018 lalu ASDP telah mengoperasikan 2 unit kapal ternak dan 2 unit kapal kargo untuk Tol Laut. Sedangkan untuk mendukung industri pariwisata, ASDP juga mengoperasikan KMP Komodo di Labuan Bajo, dan KMP Ihan Batak yang melayani di Danau Toba, Sumatera Utara,” jelasnya.

Ira menambahkan, tahun 2018 juga menjadi milestone bagi ASDP terkait implementasi cashless berupa kartu elektronik dari 4 bank BUMN, sebagai pengganti transaksi tunai di Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

Di bulan Desember 2018, Menteri BUMN Rini Soemarno telah meresmikan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung, Labuan Bajo yang telah rampung dibangun ASDP. TPI Baru ini semakan modern, aman, nyaman dan tertib yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat setempat serta menjadi destinasi kuliner Labuan Bajo.

Sumber Kontan Edit koranbumn

Check Also

Proyek JTB akan Pasok Kebutuhan Gas PGN untuk Jawa Timur

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) tengah mencari pasokan gas tambahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *