Home / Berita / Pelindo IV Resmi Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun

Pelindo IV Resmi Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) pada hari ini (Jumat, 25 Mei 2018) mengumumkan aksi korporasi untuk melakukan penawaran umum obligasi I Pelindo IV Tahun 2018, dengan target dana yang akan dihimpun sebanyak-banyaknya sebesar Rp3 triliun.

Obligasi I senilai Rp3 triliun akan diterbitkan pada Semester I Tahun 2018 yang akan dibagi dalam 3 tenor, yakni Seri A untuk lima tahun, Seri B untuk tujuh tahun dan Seri C untuk sepuluh tahun. Obligasi ini akan memiliki bunga tetap dan bunga dibayarkan setiap triwulan dengan basis 30/360.

Obligasi seri A akan jatuh tempo pada 4 Juli 2023, obligasi seri B jatuh tempo pada 4 Juli 2025 sedangkan untuk obligasi seri C akan jatuh tempo pada 4 Juli 2028.

Obligasi I Pelindo IV Tahun 2018 ini telah memperoleh hasil pemeringkatan idAA (Double A) dari PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo).

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung mengungkapkan dana hasil Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk :

  • Sekitar 59% akan digunakan untuk refinancing pokok pinjaman PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
  • Sekitar 33% akan digunakan untuk pembiayaan program-program investasi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), yaitu lanjutan pembangunan infrastruktur dan suprastruktur Makssasar New Port (MNP).
  • Sekitar 8% adalah untuk pembelian alat fasilitas pelabuhan di Terminal Petikemas Bitung, Kendari New Port dan Cabang Pantoloan.

“Perseroan sebagai salah satu operator pelabuhan terbesar di Indonesia memiliki keungulan kompetitif dibandingkan dengan kompetitor baik dalam aspek bisnis, operasional, SDM dan tanggung jawab sosial sebagai contoh dalam aspek bisnis, perseroan memiliki wilayah kerja yang luas dengan banyak potensi untuk pengelolaan sumber daya alam dan menciptakan konektifitas yang mendukung kegiatan direct call,” jelas Doso.

Rencananya, masa penawaran awal (bookbuilding) obligasi ini akan dilakukan pada 22 Mei – 5 Juni 2018, sedangkan masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 28 – 29 Juni 2018. Pencataaan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada 5 Juli 2018. Bertindak sebagai Joint Lead Underwriter (JLU) adalah PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas dan PT CGS-Sekuritas Indonesia.

Sekilas PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) merupakan perusahaan dengan kegiatan usaha utama Jasa Pelabuhan. Maksud dan tujuan perseroaan adalah melakukan usaha dibidang penyerlenggaraan dan pengusahaan kepelabuhan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki perseroan untuk menghasilkan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapatkan/mengejar keuntungan guna mengingkatkan nilai perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

Sampai saat ini, perseroan memiliki 25 (dua puluh lima) cabang yang tersebar di 11 (sebelas) Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Proyek strategi Perseroan di masa mendatang :

  • Pengembangan Pelabuhan dan Kawasan Ekonomi Khusus di Bitung, Palu dan Ambon.
  • Pengembangan Pelabuhan Proyek Strategis Nasional yaitu Makassar New Port, IHP Bitung dan Pelabuhan Pantoloan.
  • Pengembangan Pelabuhan Jayapura di Holtekam.
  • Pengembangan Pelabuhan di lokasi yang baru yaitu Kendari New Port, Halal Port di Ambon dan Makassasr New Port Ultimate.
  • Pengembangan Pelabuhan Pariwisata.
  • Pengembangan Bisnis Properti oleh SBU Properti PT Pelindo IV.
  • Pengembangan Bisnis Pelayanan Kapal oleh SBU Marine Service.
  • Sinergi BUMN Logistik (Integrase Ketahanan Logistik).
  • Menjadikan pelabuhan di wilayah PT Pelindo IV (Persero) terintegrasi melalui Smart Port.
  • Melanjutkan kegiatan direct call melalui pelabuhan-pelabuhan di Indonesia Timur, seperti Pelabuhan Makassar, Balikpapan, Jayapura, Ambon dan Bitung.
  • Kerja sama dengan PT Perikanan Nusantara dalam melaksanakan kegiatan ekspor ikan dari Pelabuhan Tual.

Sumber Situs Web Pelindo 4

 

Check Also

Menteri Rini Soemarno Dorong Telkom Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Melalui Digital Learning di Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mendorong peran BUMN dalam meningkatkan kualitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *