• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 27 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

2 Profil Anggota BUMN Holding Pariwisata yang Alami Kerugian, Garuda Indonesia Rp 15 Triliun dan Sarinah Rp 29 Miliar

by redaksi
9 November 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Holding Pariwisata yang bakal dibentuk oleh Kementerian BUMN menyisakan tanda tanya. Pasalnya ada dua perusahaan di bawahnya yang merugi cukup besar. Hal ini bisa saja membawa beban dari holding tersebut, apalagi memang sektor pariwisata ini sedang terpuruk karena Covid-19.

Perusahaan yang merugi adalah, pertama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), maskapai penerbangan badan usaha milik negara (BUMN) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) harus menanggung kerugian yang besar hingga kuartal III 2020. Tak tanggung-tanggung, kerugian Garuda Indonesia mencapai Rp 15 triliun.

RelatedPosts

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Kerugian Garuda Indonesia karena hanya memperoleh pendapatan sebesar US$ 1,14 miliar hingga kuartal III-2020. Capaian tersebut amblas 67,79% dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$ 3,54 miliar.

Berdasar laporan keuangan yang dirilis Kamis (5/11), Garuda Indonesia mencatat pendapatan dari penerbangan berjadwal senilai US$ 917,29 juta, penerbangan tak berjadwal sebesar US$ 46,92 juta, dan pendapatan lain-lain berkontribusi US$ 174,56 juta.

Di tengah menyusutnya pendapatan, Garuda Indonesia juga harus menanggung beban usaha senilai US$ 2,44 miliar atau 25,61% lebih kecil dari periode yang sama 2019.

Garuda Indonesia memperoleh keuntungan selisih kurs senilai US$ 83,35 juta, padahal pada kuartal III-2019 GIAA mencatat rugi kurs US$13,91 juta. Di saat yang sama pendapatan keuangan tercatat US$ 43,89 miliar meningkat dari periode yang sama tahun lalu US$ 4,98 juta.

Dengan demikian, Garuda Indonesia membukukan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 1,07 miliar. Dengan kurs rupiah hari ini Rp 14.321 di data JISDOR Bank Indonesia, kerugian tersebut setara dengan Rp 15,32 triliun. Kondisi ini berbeda dari kuartal III tahun lalu yang masih mendulang laba bersih US$ 122,42 juta.

Per September 2020, asset GIAA melonjak 122,47% jadi US$ 9,90 miliar dari posisi asset pada akhir tahun lalu sebesar US$ 4.45 miliar.

Manajemen GIAA menjelaskan, perubahan aset sehubungan dengan implementasi PSAK 73 yaitu penambahan Aset Hak Guna Usaha Pesawat, Perlengkapan dan Peralatan, Perangkat Keras, Kendaraan, Tanah dan Bangunan dan Prasarana.

Kemudian, Sarinah. Importir minuman alkohol ini juga memprediksi kinerja keuangan tahun ini akan mencatatkan kerugian sebesar Rp 29,92 miliar. Nilai tersebut naik signifikan dari kerugian tahun lalu sebesar Rp 4,69 miliar.

Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati memaparkan akibat pandemi Covid-19 industri ritel telah terkena dampaknya sebesar 75%-90%. “Sarinah tidak terkecuali, bahkan dampaknya double dari Covid-19 dan pemugaran,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi VI di Jakarta, Senin (28/9).

Akibat renovasi tersebut seluruh toko ritel di dalam Gedung Sarinah harus tutup selama setahun mempersiapkan pemugaran dan transformasi. Akibat hal tersebut, ia memprediksi akan mencatatkan kerugian sebesar Rp 29,92 miliar. Sementara itu, untuk pendapatan hingga tutup tahun diproyeksikan sebesar Rp 637,92 miliar.

Namun, ia optimis kerugian tersebut akan ditutupi pada tahun 2021. Terlebih peritel sudah bisa membuka kembali tokonya pada Agustus 2021. “Dengan bukanya toko kembali sehingga diharapkan bisa mencatatkan hasil positif, walaupun masih kecil,” sebutnya.

Dalam pemaparannya, laba pada 2021 diproyeksikan sebesar Rp 3,77 miliar dengan pendapatan sebesar Rp 1,11 triliun.

Di samping itu, dalam hal opex (operational expenditure) perseroan juga terus melakukan efisiensi mulai dari sumber daya manusia, promosi, dan juga biaya lainnya. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan menjelang transformasi di tahun depan.

“Jadi secara opex per sales, kami akan berusaha menurunkan dari 48,1% menjadi 22,1% di tahun ini dan di tahun depan menjadi 19,5%,” paparnya.

Guna menyelesaikan renovasi Gedung Sarinah, Fetty memaparkan kebutuhan belanja modal atawa capital expenditure (capex) untuk membuat fitting out di Gedung Sarinah dan konsep bisnis seperti F&B, trading house, dan duty free. Sehingga tahun ini dan tahun depan tetap akan ada pengeluaran capex.

Pada tahun ini, Sarinah menganggarkan capex sebesar Rp 30,29 miliar. Sementara itu, kebutuhan capex di tahun depan sebesar Rp 125,44 miliar. “Itu juga sudah kami masukan ke dalam RKAP,” pungkasnya

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Menteri Erick Thohir Bentuk 4 kluster di Holding Pariwisata, 7 Anak Usaha Garuda Dipisah

Next Post

Menteri Erick Thohir Bakal Tunjuk Penas Jadi Induk Holding Pariwisata Membawahi 7 BUMN

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

27 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

27 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

27 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Menteri Erick Thohir Bakal Tunjuk Penas Jadi Induk Holding Pariwisata Membawahi 7 BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

2 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+4 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Dirut Jasa Marga: Diskon Tarif Tol 30% Kembali Berlaku Hari Ini

24 jam ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Volume Lalu Lintas Meninggalkan Wilayah Jabotabek Pada H-10 s.d H-3 Libur Idulfitri 1447H Mencapai 1,4 Juta Kendaraan, Dirut Jasa Marga: Puncak Mudik Terjadi Pada H-3

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

11 jam ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Perbarui Aplikasi Travoy dengan Beragam Inovasi Fitur Terlengkap untuk Tingkatkan Pengalaman Berkendara yang Optimal di Jalan Tol

by redaksi
27 Maret 2026
0

, PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna meningkatkan kualitas pengalaman berkendara bagi pengguna jalan...

Read more
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

27 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

27 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In