• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Strategi Garuda Indonesia Tekan Beban Keuangan

by redaksi
20 Januari 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melakukan sejumlah strategi dalam rangka menekan beban keuangan, mulai dari renegosiasi biaya sewa pesawat hingga restrukturisasi keuangan. Belum lama ini, Garuda telah menyepakati penyelesaian proses restrukturisasi kewajiban atau utang usaha terhadap PT Angkasa Pura 1 (Persero), PT Angkasa Pura 2 (Persero) dan PT Pertamina (Persero).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, restrukturisasi telah selesai dilakukan dengan vendor dan bank. Menurutnya, restrukturisasi tersebut sebagai bagian dari komitmen sinergitas BUMN dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional, khususnya melalui dukungan terhadap akselerasi kinerja Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

“Restrukturisasi ini di harapkan dapat menunjang upaya penyehatan kondisi finansial Garuda Indonesia khususnya melalui optimalisasi performa likuiditas Perseroan,” ujar Irfan .

Mengacu laporan keuangan GIAA sampai dengan September 2020, utang usaha kepada Pertamina sebesar US$ 532,05 juta, kepada PT Garuda Angkasa sebesar US$ 34,02 juta, dan kepada AP 2 senilai US$ 27,21 juta.

Ada juga utang usaha ke Perum LPPNPI senilai US$ 12,67 juta, dan utang usaha lain-lain senilai US$ 14,69 juta. Jumlah utang usaha ini total mencapai US$ 620,64 juta, naik dari periode September 2019 sebesar US$ 428,23 juta.

Sementara itu, ada pula rincian beban usaha dari pihak berelasi, dalam hal ini dengan Pertamina tercatat sebesar US$ 278,36 juta, lebih rendah dari periode yang sama di tahun sebelumnya US$ 759,33 juta.

Sedangkan, dengan AP 2, beban usaha sebesar US$ 21,65 juta, juga masih lebih rendah dari tahun sebelumnya US$ 39,81 juta. Adapun, dengan AP 1 sebesar US$ 8,68 juta dari sebelumnya US$ 22,71 juta.

Seperti diketahui, transaksi dengan Pertamina yakni transaksi pembelian bahan bakar pesawat khususnya rute domestik dan beberapa rute internasional sedangkan AP 1 dan AP 2 berkaitan dengan jasa kebandaraan. Sementara itu, transaksi dengan Perum LPPNPI berkaitan dengan jasa navigasi udara.

Pihaknya optimistis melalui sinergi ekosistem industri penerbangan yang semakin baik ini akan menjadi pondasi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal bagi masa depan bisnis Garuda Indonesia ke depannya.

Sementara itu, Garuda juga mengestimasikan penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) senilai Rp 1 triliun sebagai bagian dari Pemulihan Ekonomi Nasional akan segera dilaksanakan pada pekan terakhir Januari 2021 dengan tenor selama 3 tahun, termasuk upaya menegosiasikan biaya sewa pesawat.

Hal tersebut sejalan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 20 November lalu yang telah menyetujui penerbitan maksimal nilai maksimal Rp 8,5 triliun dengan jangka waktu maksimal instrumen selama 7 tahun.

Namun, lanjut Irfan, penerbitan Rp 1 triliun dengan tenor 3 tahun terlebih dahulu merupakan hasil diskusi dengan sejumlah pihak yang meliputi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Keuangan, dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan mempertimbangkan kajian pada proyeksi keuangan dan langkah-langkah strategis yang akan ditempuh oleh perseroan pada 2021.

“Negosiasi akan diberlakukan pada seluruh armada Garuda Indonesia Group karena Garuda Indonesia mengoperasikan sebanyak 142 pesawat dan anak usaha Citilink mengoperasikan 68 pesawat,” kata Irfan

Menurutnya negosiasi biaya pesawat saat ini terus dilakukan komunikasi insentif dengan para lessor untuk menurunkan biaya sewa serta perpanjangan masa sewa yang diharapkan dapat memperbaiki kondisi keuangan perseroan kedepannya. “Kami optimistis penerbitan OWK ini akan dapat menunjang fokus akselerasi kinerja Perseroan secara konsisten,” ungkap Irfan.

Irfan juga menyebut, Garuda tidak menutup kemungkinan untuk menerbitkan sukuk baru untuk pembiayaan kembali sukuk yang akan jatuh tempo pada 2023 mendatang. “Ya nanti kalau sudah jatuh tempo iya, kami harapkan bisa dilakukan,” imbuh Irfan.

Seperti diketahui, GIAA melakukan restrukturisasi atas sukuk global senilai US$ 500 juta yang seharusnya jatuh tempo pada Juni 2020 menjadi diperpanjang hingga 2023. Akibat terdampak pandemi juga membuat Garuda Indonesia per September 2020 membukukan kerugian hingga US$ 1,07 miliar. Posisi tersebut berbanding terbalik dibandingkan pada kuartal III/2019 saat GIAA mencatatkan laba bersih US$ 122,42 juta.

Sumber Kontan, edit koranbum

Previous Post

Pemasangan Patok Trase , Targetkan Konstruksi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Di Agustus 2021

Next Post

Berkah IPCC dari Layanan Bongkar Muat Kendaraan CBU Hyundai

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hakaaston, IPC Car Terminal, Berdikari, PTPN III

Berkah IPCC dari Layanan Bongkar Muat Kendaraan CBU Hyundai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia dan INA akan Menanamkan Modal Investasi sebesar US$ 200 juta di Proyek Strategis Dikelola Chandra Asri Group

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Infra as Structure Menuju Infra as Culture dalam Mewujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati

5 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

3 hari ago
Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI Ungkap Telah Menyalurkan Pendanaan 129 Proyek Strategis Nasional senilai Rp125 triliun hingga Akhir 2025

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In