• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dirut Nikolas Agung SR Optimistis Bawa Amarta Karya Menjadi BUMN Andal dan Berkontribusi Signifikan Bagi Negeri

by redaksi
12 Februari 2021
in Berita
0
Cegah Pandemi Covid-19, CSR Amarta Karya Sumbang Perlengkapan Medis ke Puskesmas Bekasi
0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 yang mulai melanda negeri ini sejak Maret 2020, mengakibatkan krisis di hampir semua sektor industri di negeri ini. Sektor jasa konstruksi adalah salah satu segmen industri yang paling merasakan dampak buruk dari adanya pandemi ini.

“Dampak ekonomi akibat pandemi bukan hanya kami yang merasakan, semua perusahaan BUMN lainnya juga ikut terdampak, termasuk supply chainnya,” ucap Dirut baru PT Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung SR, dalam acara penandatanganan MoU dengan salah satu developer kawasan hunian apartement di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Dalam rangka untuk percepatan pemulihan kondisi ekonomi nasional, pemerintah Joko Widodo mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur yang cukup besar untuk tahun anggaran 2021 melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Anggaran tersebut besarnya hampir mencapai Rp 150 T.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Keputusan alokasi anggaran tersebut tentunya merupakan angin segar bagi pelaku usaha disektor jasa konstruksi infrastruktur termasuk bagi PT Amarta Karya (Persero).

Nikolas menilai keputusan alokasi anggaran tersebut merupakan peluang yang sangat baik bagi perseroan dan merupakan momen yang pas bagi PT Amarta Karya (Persero) untuk mulai bangkit kembali. Suatu kesempatan yang sangat baik untuk kami mulai bangkit dan tidak akan kami sia siakan, imbuh Nikolas.

Namun demikian, melihat kondisi perseroan di masa lalu, tentunya bukan hal yang mudah bagi perseroan untuk dapat menangkap dan menkonversi peluang besar tersebut menjadi keuntungan bagi perusahaan. “Dengan mempertimbangkan segala keterbatasan perseroan di masa lalu, maka diperlukan strategi bisnis yang inovatif dan efektif untuk memaksimalkan peluang tersebut,” ucap Nikolas.

Dalam hal ini Nikolas menyampaikan bahwa kemitraan strategis (Strategic Partnership) dengan berbagai pihak terkait merupakan salah satu strategi kunci yang akan dilakukan oleh perseroan untuk dapat menangkap dan mengkonversi peluang yang ada tersebut.

Lebih lanjut Nikolas menjelaskan bahwa setidaknya ada 5 pihak yang menjadi bagian dari strategic partnership yang akan dijalankan oleh perseroan, yaitu kemitraan dengan Technology Provider & Manufacturers, Suppliers & Subkontraktor, Other EPC Companies, dan Financial Institutions dan Investors, dan bahkan kemitraan strategis dengan pelanggan.

Dengan business model yang tepat, maka pihak pihak tersebut dapat diracik menjadi sebuah kekuatan yang efektif untuk menangkap dan mengkonversi peluang yang ada.

Nikolas juga menyampaikan bahwa kondisi lingkungan bisnis yang ada saat ini memaksa perseroan untuk bertransformasi. “Selama ini kehidupan perseroan bergantung dari tender ke tender, dengan berbagai keterbatasan diaspek komersial maupun aspek teknis, maka kemampuan perseroan untuk menangkap peluang bisnis pun menjadi terbatas,” katanya.

Menurutnya, kemitraan strategis yang tepat, diharapkan dapat mengatasi berbagai keterbatasan yang ada. Salah satu gagasan yang menarik dari Nikolas dalam rangka membangkitkan Amarta Karya adalah dengan melakukan kemitraan strategis dengan pelanggannya.

Dalam hal ini Perseroan secara aktif memposisikan diri tidak hanya sebagai sebuah kontraktor namun juga sebagai mitra bagi pelanggannya untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan dalam rangka merealisasikan proyek-proyeknya.

“Amarta karya perlu lebih dekat dengan pelanggannya. Bukan hanya sebagai vendor bagi pelanggan, namun menjadi mitra problem solver bagi pelanggannya. Strategi ini kami sebut dengan project creation strategy,” ucap Nikolas.

“Hingga saat ini, ada beberapa proyek yang sedang digarap dengan strategi project creation tersebut”, kata Nikolas.

Nikolas mengungkapkan, bahwa saat ini PT Amarta Karya (Persero) memiliki 4 lini bisnis utama yaitu jasa konstruksi gedung, jasa konstruksi infrastruktur, EPC, dan manufaktur (fabrikasi).

“Kami memiliki strategi dalam mengibarkan bendera perseroan lebih tinggi di empat line bisnis utama kami, salah satu nya adalah dengan kita mencreate bisnis baru yang bisa memperkuat 4 bisnis utama tersebut dan dapat menghasilkan recurring income untuk membantu menyeimbangkan portfolio revenue perusahaan sehingga operasi perusahaan bisa menjadi lebih stabil dan sustain kedepannya” ujarnya.

Dalam kesempatan lain Nikolas mengungkapkan bahwa saat ini perseroan sudah melakukan kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan multinasional dan tengah menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan multinasional di bidang oil and gas yang akan berinvestasi di Indonesia.

“Kami juga menjajagi kemitraan strategis dengan salah satu multinasional oil and gas company yang akan berinvestasi di Indonesia untuk mendukung lini bisnis EPC dan Manufaktur. Nah upaya ini yang kami giat kan untuk Amarta. Dalam waktu dekat kami akan menjalin MoU,” kata Nikolas.

Nikolas mengakui bahwa perusahaan yang dipimpinnya saat ini masih tergolong relative kecil dibanding dengan BUMN Konstruksi lain, seperti WIKA, Waskita, Adhi, PP, dan yang lainnya, namun demikian pihaknya optimis bahwa dengan strategi yang inovatif dan efektif maka PT Amarta Karya bisa tumbuh menjadi salah satu perusahaan pelat merah yang bisa diandalkan dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi negeri ini.

Sumber Suara Karya , edit koranbumn

Previous Post

BTN Target Bisa Peroleh Laba Rp2,8 Triliun pada Tahun 2021

Next Post

Pertama di ASEAN, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Manajemen Energi Berstandar Global ISO 50001 untuk Eco-friendly Airport

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Pertama di ASEAN, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Manajemen Energi Berstandar Global ISO 50001 untuk Eco-friendly Airport

Pertama di ASEAN, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Manajemen Energi Berstandar Global ISO 50001 untuk Eco-friendly Airport

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

2 hari ago
Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI Ungkap Telah Menyalurkan Pendanaan 129 Proyek Strategis Nasional senilai Rp125 triliun hingga Akhir 2025

2 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Januari 2026, Laba Bersih BTN meroket di Atas 500%

4 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

4 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In