• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 11 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dirut Nikolas Agung SR Optimistis Bawa Amarta Karya Menjadi BUMN Andal dan Berkontribusi Signifikan Bagi Negeri

by redaksi
12 Februari 2021
in Berita
0
Cegah Pandemi Covid-19, CSR Amarta Karya Sumbang Perlengkapan Medis ke Puskesmas Bekasi
0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 yang mulai melanda negeri ini sejak Maret 2020, mengakibatkan krisis di hampir semua sektor industri di negeri ini. Sektor jasa konstruksi adalah salah satu segmen industri yang paling merasakan dampak buruk dari adanya pandemi ini.

“Dampak ekonomi akibat pandemi bukan hanya kami yang merasakan, semua perusahaan BUMN lainnya juga ikut terdampak, termasuk supply chainnya,” ucap Dirut baru PT Amarta Karya (Persero), Nikolas Agung SR, dalam acara penandatanganan MoU dengan salah satu developer kawasan hunian apartement di Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Dalam rangka untuk percepatan pemulihan kondisi ekonomi nasional, pemerintah Joko Widodo mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur yang cukup besar untuk tahun anggaran 2021 melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional. Anggaran tersebut besarnya hampir mencapai Rp 150 T.

RelatedPosts

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

Keputusan alokasi anggaran tersebut tentunya merupakan angin segar bagi pelaku usaha disektor jasa konstruksi infrastruktur termasuk bagi PT Amarta Karya (Persero).

Nikolas menilai keputusan alokasi anggaran tersebut merupakan peluang yang sangat baik bagi perseroan dan merupakan momen yang pas bagi PT Amarta Karya (Persero) untuk mulai bangkit kembali. Suatu kesempatan yang sangat baik untuk kami mulai bangkit dan tidak akan kami sia siakan, imbuh Nikolas.

Namun demikian, melihat kondisi perseroan di masa lalu, tentunya bukan hal yang mudah bagi perseroan untuk dapat menangkap dan menkonversi peluang besar tersebut menjadi keuntungan bagi perusahaan. “Dengan mempertimbangkan segala keterbatasan perseroan di masa lalu, maka diperlukan strategi bisnis yang inovatif dan efektif untuk memaksimalkan peluang tersebut,” ucap Nikolas.

Dalam hal ini Nikolas menyampaikan bahwa kemitraan strategis (Strategic Partnership) dengan berbagai pihak terkait merupakan salah satu strategi kunci yang akan dilakukan oleh perseroan untuk dapat menangkap dan mengkonversi peluang yang ada tersebut.

Lebih lanjut Nikolas menjelaskan bahwa setidaknya ada 5 pihak yang menjadi bagian dari strategic partnership yang akan dijalankan oleh perseroan, yaitu kemitraan dengan Technology Provider & Manufacturers, Suppliers & Subkontraktor, Other EPC Companies, dan Financial Institutions dan Investors, dan bahkan kemitraan strategis dengan pelanggan.

Dengan business model yang tepat, maka pihak pihak tersebut dapat diracik menjadi sebuah kekuatan yang efektif untuk menangkap dan mengkonversi peluang yang ada.

Nikolas juga menyampaikan bahwa kondisi lingkungan bisnis yang ada saat ini memaksa perseroan untuk bertransformasi. “Selama ini kehidupan perseroan bergantung dari tender ke tender, dengan berbagai keterbatasan diaspek komersial maupun aspek teknis, maka kemampuan perseroan untuk menangkap peluang bisnis pun menjadi terbatas,” katanya.

Menurutnya, kemitraan strategis yang tepat, diharapkan dapat mengatasi berbagai keterbatasan yang ada. Salah satu gagasan yang menarik dari Nikolas dalam rangka membangkitkan Amarta Karya adalah dengan melakukan kemitraan strategis dengan pelanggannya.

Dalam hal ini Perseroan secara aktif memposisikan diri tidak hanya sebagai sebuah kontraktor namun juga sebagai mitra bagi pelanggannya untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pelanggan dalam rangka merealisasikan proyek-proyeknya.

“Amarta karya perlu lebih dekat dengan pelanggannya. Bukan hanya sebagai vendor bagi pelanggan, namun menjadi mitra problem solver bagi pelanggannya. Strategi ini kami sebut dengan project creation strategy,” ucap Nikolas.

“Hingga saat ini, ada beberapa proyek yang sedang digarap dengan strategi project creation tersebut”, kata Nikolas.

Nikolas mengungkapkan, bahwa saat ini PT Amarta Karya (Persero) memiliki 4 lini bisnis utama yaitu jasa konstruksi gedung, jasa konstruksi infrastruktur, EPC, dan manufaktur (fabrikasi).

“Kami memiliki strategi dalam mengibarkan bendera perseroan lebih tinggi di empat line bisnis utama kami, salah satu nya adalah dengan kita mencreate bisnis baru yang bisa memperkuat 4 bisnis utama tersebut dan dapat menghasilkan recurring income untuk membantu menyeimbangkan portfolio revenue perusahaan sehingga operasi perusahaan bisa menjadi lebih stabil dan sustain kedepannya” ujarnya.

Dalam kesempatan lain Nikolas mengungkapkan bahwa saat ini perseroan sudah melakukan kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan multinasional dan tengah menjajaki kerjasama dengan salah satu perusahaan multinasional di bidang oil and gas yang akan berinvestasi di Indonesia.

“Kami juga menjajagi kemitraan strategis dengan salah satu multinasional oil and gas company yang akan berinvestasi di Indonesia untuk mendukung lini bisnis EPC dan Manufaktur. Nah upaya ini yang kami giat kan untuk Amarta. Dalam waktu dekat kami akan menjalin MoU,” kata Nikolas.

Nikolas mengakui bahwa perusahaan yang dipimpinnya saat ini masih tergolong relative kecil dibanding dengan BUMN Konstruksi lain, seperti WIKA, Waskita, Adhi, PP, dan yang lainnya, namun demikian pihaknya optimis bahwa dengan strategi yang inovatif dan efektif maka PT Amarta Karya bisa tumbuh menjadi salah satu perusahaan pelat merah yang bisa diandalkan dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi negeri ini.

Sumber Suara Karya , edit koranbumn

Previous Post

BTN Target Bisa Peroleh Laba Rp2,8 Triliun pada Tahun 2021

Next Post

Pertama di ASEAN, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Manajemen Energi Berstandar Global ISO 50001 untuk Eco-friendly Airport

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

11 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

11 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Menjalankan Amanat Danantara, Telkom Indonesia Melepas AdMedika

11 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Fokus pada Bisnis Inti, Telkom Indonesia Melakukan Pelepasan Anak Usaha AdMedika ke Fullerton Health

11 Maret 2026
Next Post
Pertama di ASEAN, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Manajemen Energi Berstandar Global ISO 50001 untuk Eco-friendly Airport

Pertama di ASEAN, Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Manajemen Energi Berstandar Global ISO 50001 untuk Eco-friendly Airport

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Tantangan ANTAM Memastikan Emas dari Penambang Rakyat Memenuhi Standar LBMA

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Menugaskan BUMN Karya Mengeksekusi Proyek Rusun Subsidi 140.000 Unit di Meikarta

2 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

2 hari ago
Redaksi & Manajemen KORANBUMN.com Mengucapkan Selamat Hari Jadi Persero Batam Ke-47

Persero Batam dan Telkomsel Buka Program Mudik Gratis 2026

7 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

by redaksi
11 Maret 2026
0

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama pemerintah pusat segera melakukan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) baru yang terletak di kawasan...

Read more
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

11 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Menjalankan Amanat Danantara, Telkom Indonesia Melepas AdMedika

11 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In