• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 3 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bukit Asam Kejar Target Produksi Batu Bara Capai 50 Juta Ton

by redaksi
10 April 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Emiten pertambangan batu bara, PT Bukit Asam Tbk mengejar target produksi 50 juta ton. Emiten BUMN itu pun bisa menjadi produsen batu bara terbesar ketiga di Indonesia, di bawah ADRO dan BUMI.

Direktur Utama Bukit Asam Suryo Eko Hadianto mengatakan bahwa perseroan akan mengejar target produksi hingga 50 juta ton, sehingga dapat mendongkrak kinerja untuk mendukung program penghiliran.

RelatedPosts

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

“Pengembangan penghiliran itu membutuhkan pendanaan yang cukup besar, kami akan lakukan dengan mendongkrak kapasitas existing segera menuju PTBA Emas, atau produksi 50 juta ton dalam waktu dekat bisa segera tercapai,” ujar Suryo saat konferensi pers, Senin (5/4/2021).

Suryo menjelaskan bahwa jika target produksi tersebut dapat segera tercapai maka perseroan berpotensi mengeruk dana segar lebih banyak sehingga dapat menarik pendanaan besar dari luar lainnya.

Untuk diketahui, emiten berkode saham PTBA itu tengah mengembangkan proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Proyek itu nantinya akan berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan dengan target operasi pada kuartal II/2024.

Total investasi proyek itu mencapai US$2,1 miliar dan bekerja sama dengan Air Products dan PT Pertamina yang bertindak sebagai offtaker.

Direktur Pengembangan Usaha Bukit Asam Fuad Iskandar mengatakan bahwa target produksi 50 juta ton tersebut masih realistis seiring dengan sejumlah proyek penambahan kapasitas angkutan perseroan yang masih berjalan.

Peningkatan kapasitas angkutan itu antara lain di Kertapati yang nantinya akan menghasilkan 7 juta ton per tahun, dan proyek Tarahan I yang ditingkatkan menjadi 25 juta per tahun

“Dari itu [dua proyek itu] sudah 32 juta ton, dan 18 juta ton sisanya untuk capai 50 juta ton, akan kami tambah 20 juta ton per tahun dari proyek Kramasan yang akan rampung pada 2024, sehingga tampaknya total kapasitas bisa melebihi 50 juta ton per tahun,” ujar Fuad.

Adapun, Fuad menjelaskan bahwa kapasitas produksi PTBA hingga saat ini masih berada di kisaran 34 juta ton per tahun.

Pada 2021, PTBA menargetkan kenaikan volume produksi batu bara menjadi 29,5 juta ton dibandingkan dengan target tahun sebelumnya sebesar dari 24,8 juta ton.

Perseroan juga menargetkan kenaikan penjualan batu bara dari 26,1 juta ton pada 2020 menjadi 30,7 juta ton pada 2021.

Sementara itu, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) menetapkan target produksi batu bara pada 2021 diperkirakan akan tetap sama atau sedikit menurun secara year-on-year (yoy), yaitu 52-54 juta ton.

Pada 2020, ADRO mencatat volume produksi menjadi 54,53 juta ton, lebih tinggi daripada panduan kinerja 2020 di kisaran 52 juta-54 juta ton tetapi turun 6 persen daripada perolehan 2019.

Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir memperkirakan pemulihan ekonomi global pada tahun ini akan membawa dampak positif terhadap industri secara keseluruhan sehingga akan menjadi peluang memperbaiki kinerja tahun lalu yang penuh dalam tekanan.

“Namun, kami akan tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian yang ada. Kami tetap berfokus untuk meningkatkan keunggulan operasional, pengendalian biaya, dan efisiensi, serta melanjutkan eksekusi terhadap strategi demi kelangsungan bisnis,” ujar Garibaldi seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (4/3/2021).

Adapun, ADRO merupakan produsen batu bara terbesar kedua di Indonesia. Peringkat pertama ialah PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Pada 2021, BUMI menargetkan volume produksi dan penjualan tahun ini di kisaran 85 juta-90 juta ton. Angka itu lebih tinggi daripada perolehan 2020, yaitu volume penjualan batu bara unaudited mencapai 81,5 juta ton, sedangkan volume produksi unaudited sebesar 81,1 juta ton.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Rapid Test Antigen di Stasiun KA, Kini Lebih Terjangkau Cukup Rp85.000,-

Next Post

Saat Gelaran MotoGP, 4 Pesawat Jumbo Angkut Logistik Lalu Lalang di Bandara Lombok

Related Posts

Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

3 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria Bersama Menko Airlangga Mengunjungi Proyek Unggulan KEK Keuangan

3 Mei 2026
Sinergi Inovatif untuk Keberlanjutan: PLN Enjiniring Jalin Kerja Sama Strategis dengan BIDR dan TBEA di China
Anak Perusahaan

Bahas Peran Strategis BESS, PLN Enjiniring Tampilkan Solusi Sistem Energi Masa Depan di TransTech ASEAN 2026

3 Mei 2026
Next Post
Waspadai  Wabah Virus Corona, Angkasa Pura I Siapkan Spray Disinfektan

Saat Gelaran MotoGP, 4 Pesawat Jumbo Angkut Logistik Lalu Lalang di Bandara Lombok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Program BRI Debit FC Barcelona, BRI Berhasil Mengumpulkan Tabungan Senilai Rp1,29 triliun dari 10.781 nasabah

4 hari ago
DEFEND ID Selenggarakan Webinar Pelatihan UMKM

Perkuat Industri Pertahanan, DEFEND ID Siapkan Pemimpin Masa Depan Lewat Program Strategis

5 hari ago
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Perkuat Konektivitas Global, Pelindo Sambut Kementerian Infrastruktur Estonia dan Delegasi

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

2 hari ago
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan
Berita

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere

by redaksi
3 Mei 2026
0

Groundbreaking proyek Hilirisasi Fase II Terminal BBM Maumere digelar di Kompleks Pertamina Maumere, Kecamatan Kangae, Kab. Sikka, Provinsi Nusa Tenggara...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

COO Danantara, Dony Oskaria Mengungkapkan Danareksa akan Menjadi Rumah Besar Bagi Seluruh Manajer Investasi Milik Bank-bank BUMN

3 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Mulai Rp10 Ribu, Generasi Muda Kini Bisa Investasi Reksa Dana Lewat BSI Program PINTAR SiMuda Investasiku

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Bersama CTO Danantara Sigit Puji Santosa Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah Mendiskusikan Riset dan Pengembangan Sejumlah Program Pemerintah

3 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria Bersama Menko Airlangga Mengunjungi Proyek Unggulan KEK Keuangan

3 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In