Sejumlah pemangku kepentingan dari KKIP, Kemhan RI, Kemenko Marves, LIPI, Univesitas Pertahanan, dan para Direktur Utama BUMN Industri Pertahanan menandatangani nota kesepahaman dalam Focus Group Discussion (FGD) Chapter II BUMN Industri Pertahanan di Kampus DAHANA, Subang (10/6/2021). Kesepahaman ini merupakan langkah penting untuk memuluskan cita-cita kemandirian industri pertahanan Indonesia.
FGD ini merupakan langkah BUMN Industri Pertahanan untuk meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) secara berkelanjutan. Dengan demikian, industri pertahanan nasional semakin mandiri dan maju, serta meningkatkan perekonomian nasional melalui nilai tambah dari hasil produksi industri pertahanan.
Pemerintah melalui Kementerian BUMN menargetkan pembentukan Holding BUMN Industri Pertahanan dalam waktu dekat. Salah satu tujuannya adalah untuk menggabungkan kekuatan BUMN di bidang industri pertanahanan supaya lebih fokus dan kolaboratif untuk memenuhi kebutuhan alpanhankam nasional.















