PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham : WSKT) berkomitmen untuk terus meningkatkan kesetaraan gender di Industri Konstruksi. Hal ini sejalan dengan salah satu dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) yang dicanangkan oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).
Waskita memegang teguh prinsip kesetaraan bagi setiap orang, tanpa memandang jenis kelamin. Prinsip tersebut diterapkan dalam proses rekrutmen, pengembangan, hingga jenjang karir setiap personil di perusahaan.
President Director Waskita, Destiawan Soewardjono, mengatakan bahwa talenta-talenta perempuan Waskita merupakan kebanggaan perusahaan. “Di Industri yang selama ini sangat erat dengan lakilaki, kehadiran talenta perempuan membawa perspektif dan cara berpikir baru yang mengedepankan inovasi dan kemajuan,” jelas Destiawan.
Sejalan dengan komitmen Menteri BUMN untuk terus meningkatkan keterwakilan perempuan di jajaran pemimpin BUMN, Waskita pun secara konkrit menunjukan komitmen tersebut dengan memasukan indikator jumlah senior leader perempuan di dalam Key Performance Indicator (KPI) Korporat, dimana setidaknya 10% dari jajaran satu tingkat dibawah Direksi wajib diisi oleh talenta perempuan.
Destiawan menjelaskan bahwa Waskita memastikan keterwakilan perempuan dalam setiap pengambilan keputusan strategis perusahaan. “Selain memiliki Direksi perempuan, saat ini banyak talenta perempuan Waskita menempati jabatan senior leaders, atau satu tingkat dibawah Direksi, dan lebih banyak lagi di level manajerial, bahkan di tingkat project,” kata Destiawan.
Seperti diketahui, pada RUPS Tahunan yang diadakan pada 16 April lalu, Waskita mengangkat Luki Theta Handayani, sebagai Director of Business Development & QSHE. Luki merupakan talenta asli Waskita yang telah meniti karir di perusahaan selama lebih dari 29 tahun.
Bukan hanya pada induk usaha, beberapa srikandi tangguh juga mengisi jabatan direksi pada anak perusahaan Waskita. PT Waskita Toll Road, PT Waskita Beton Precast Tbk, dan PT Waskita Karya Infrastruktur masing-masing memiliki 1 orang perempuan di dalam jajaran direksinya.
Selain pada level Direksi, terdapat 5 talenta perempuan Waskita yang menduduki posisi senior leader (satu tingkat dibawah BOD) pada berbagai bidang seperti corporate secretary, keuangan, accounting, dan manajemen risiko.
Kini, Waskita memiliki lebih dari 200 personil perempuan dengan disiplin keilmuan Teknik maupun Non Teknik. Diantaranya, terdapat 24 Talenta perempuan yang menduduki jabatan sebagai Project Manager, Site Administration Manager, Site Engineering & Standardization Manager, QHSE Manager, maupun jabatan lainnya pada proyek-proyek penting Waskita.
“Waskita memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pegawai untuk mengembangkan diri dan meniti jenjang karirnya, tanpa membedakan jenis kelamin,” terang Destiawan. “Yang paling utama adalah kualifikasi, kompetensi, integritas, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang,” lanjutnya.
Selain memberikan kesempatan untuk mengembangkan diri, Waskita juga memenuhi hak-hak para personil perempuan seperti cuti dan tunjangan persalinan, cuti menstruasi, dan penyediaan ruang laktasi yang layak di lingkungan kerja. Waskita juga terus memastikan perlindungan perempuan di tempat kerja.
“Perempuan merupakan bagian tak terpisahkan yang ikut memajukan industri konstruksi di Indonesia dan Dunia,” kata Destiawan. “Meningkatkan keterwakilan dan kesetaraan perempuan harus dapat menjadi komitmen bersama,” tutupnya
Sumber Waskita Karya, edit koranbumn















