• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 28 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dampak Pasar dan Tarif Sewa, Pasca Garuda Kembalikan Pesawat Ke Lessor

by redaksi
22 September 2021
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nilai pasar dan tarif sewa global diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan atas rencana pengembalian puluhan unit pesawat yang dilakukan oleh PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) kepada sejumlah lessor.

Konsultan valuasi di Ascend by Cirium Thomas Kaplan menjelaskan bahwa upaya pengembalian tersebut akan menambah pasokan pesawat yang tersedia di pasar, tetapi dalam banyak kasus jumlahnya tidak terlalu besar. Secara fundamental, sebutnya, hal tersebut tak mengubah nilai pasar dan tarif sewa.

RelatedPosts

BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah

Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Bank Indonesia Meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Nasional

“Untuk A330 Neo, memang sudah kelebihan pasokan sedemikian rupa, sehingga saya tidak berpikir tambahan 17 unit akan berdampak lebih lanjut pada tarif dan nilai sewa. Kemudian tambahan 10 unit 777-300ER yang relatif muda pada usia 5–8 tahun, mungkin memiliki lebih banyak dampak pada pasokan, terutama pada tarif sewa, mengingat semua ini dikelola oleh lessor,” jelasnya seperti yang dikutip dari flightglobal, Selasa (21/9/2021).

Menurutnya, yang paling terdampak adalah CRJ1000. Hal itu dikarenakan pesawat tersebut akan kehilangan operator utama, sehingga hampir sepertiga dari unit  CRJ1000 global dikembalikan.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) dikabarkan bakal merampingkan 80 pesawat berbagai tipe yang saat ini  dimiliki dan tengah menegosiasikan ulang atau bahkan membatalkan pesanan untuk lebih dari 90 unit pesawat sebagai bagian dari restrukturisasi yang diajukan kepada lessornya.

Guna menerapkan restrukturisasi perjanjian sewa pesawat grup dan potensi utang lainnya, maskapai pelat merah tersebut  meluncurkan skema pengaturan Inggris.

Seperti yang dilansir dari dokumen restrukturisasi oleh www.flightglobal.com, Garuda berencana untuk mengembalikan sejumlah besar pesawat berbadan lebar, termasuk jenis yang tarif dan nilai sewanya sudah tertekan.

Berdasarkan data yang diperoleh Cirium, emiten berkode saham GIAA berencana untuk menghapus semua 10 Boeing 777-300ER dari armadanya, serta ketujuh Airbus A330-200-nya.

Tercatat, Garuda Indonesia menyewa dua dari 777-300ER-nya dari ALAFCO, dua dari Altavair, dan enam sisanya dari ICBC Leasing.

“A330-200-nya disewa dari Air Lease, Aircastle, Avolon, Carlyle Aviation Partners, CMIG Leasing, DAE Capital, dan TrueAero yang masing-masing mengelola satu pesawat. Sementara itu, Garuda ingin mempertahankan delapan dari A330-300-nya, tetapi menyingkirkan sepuluh sisanya,” jelas dokumen yang diberitakan oleh flightglobal dan dikutip Selasa (21/9/2021).

Maskapai yang identik dengan warna biru tersebut juga mengelola sendiri enam A330-300-nya, dan sisanya disewa, termasuk tiga dari Avolon, dua dari Bocomm Leasing, satu dari Jackson Square Aviation, empat dari ORIX Aviation, dan satu dari TrueAero.

Sementara itu, untuk pesawat berbadan lebar generasi baru, pihaknya berencana untuk mempertahankan lima A330-900/800, sambil menegosiasikan ulang atau membatalkan pesanan untuk 13 unit.

Selanjutnya, untuk tipe narrow body, Garuda ingin mempertahankan 56 unit A320/A320 Neo untuk dioperasikan oleh Citilink, sekaligus membatalkan atau menegosiasikan kembali 25 pesanannya untuk A320neo. Semua unit A320 yang saat ini ada merupakan hasil penyewaan.

Mengenai tipe narrow body Boeing, Garuda ingin mempertahankan 53 737-800 dan menghapus 17 sisanya. Semua tipe pesawat 737 ini berstatus sewa. Bahkan GIAA juga berharap untuk menghapus satu-satunya Max dari daftar pesawatnya yang dikelola oleh Bocomm Leasing, sambil menegosiasikan ulang atau membatalkan pesanan untuk 49 sisanya.

Berkenaan dengan tipe Boeing narrow body yang lebih tua, perseroan berencana untuk menyingkirkan semuanya kecuali satu pesawat dari 737-300/500. Garuda mempertahankan satu pesawat itu untuk dioperasikan oleh Citilink.

Di antara jet regional dan turboprop, ia berencana untuk menghapus semua 18 CRJ1000 dari pesawatnya. Saat ini, Garuda mengelola sebanyak enam pesawat dan sisanya disewa dari Nordic Aviation Capital.

Di sisi lain, Garuda juga disebut akan mempertahankan sebanyak 11 ATR 72-600 untuk dioperasikan oleh Citilink. Ini berarti juga menghapus delapan ATR dan membatalkan atau menegosiasikan ulang pesanan untuk lima unit ATR. Semua ATR-nya disewa dari NAC.

Akan tetapi, tentunya seluruh rencana tersebut masih akan bergantung kepada hasil negosiasi dengan lessor.

Previous Post

Sektor-sektor Kontribusi Kenaikan Kredit Korporasi Bank Mandiri

Next Post

PTPP Melalui Anak Usaha PP Infrastruktur Laksanakan Pasang Tiang Pertama SPAM Lintas Kota Pekanbaru

Related Posts

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah

28 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

28 April 2026
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
Berita

Bank Indonesia Meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Nasional

28 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Rangkul 20 Juta Anggota PUI, BSI Mantapkan Peran Sebagai Sahabat Finansial, Sosial, dan Spiritual Umat

28 April 2026
IPCC Profit :  Siap Guyur Dividen, Simak Jadwal Pembagian Dividen
Anak Perusahaan

IPCC Mewaspadai Dampak Dinamika Geopolitik Global pada Kinerja Keuangan Perusahaan

28 April 2026
Freeport Indonesia Hentikan Penerbangan Jakarta – Timika dan Timika ke Tembagapura
Berita

Kinerja Produksi Freeport Indonesia Mengalami Penurunan Drastis pada Kuartal I 2026

28 April 2026
Next Post
Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG

PTPP Melalui Anak Usaha PP Infrastruktur Laksanakan Pasang Tiang Pertama SPAM Lintas Kota Pekanbaru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

Gudang BULOG Penuh, Presiden Nyatakan Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

7 hari ago
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Lapas Tangerang

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Terdampak Perang di Timur Tengah, Danantara Masih Menunggu Hasil Tender Lahan Kampung Haji di Arab Saudi

4 hari ago
Heritage Loco Tour Cepu Terpilih Dalam Pergelaran Virtual Seni Budaya Pemprov Jateng

Perhutani Raih PROPER Biru, Kinerja Lingkungan PPCI Diakui Secara Nasional

6 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah

by redaksi
28 April 2026
0

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus memperkuat engagement nasabah melalui...

Read more
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Program CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

28 April 2026
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Bank Indonesia Meluncurkan Program Percepatan Intermediasi Nasional

28 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Rangkul 20 Juta Anggota PUI, BSI Mantapkan Peran Sebagai Sahabat Finansial, Sosial, dan Spiritual Umat

28 April 2026
IPCC Profit :  Siap Guyur Dividen, Simak Jadwal Pembagian Dividen

IPCC Mewaspadai Dampak Dinamika Geopolitik Global pada Kinerja Keuangan Perusahaan

28 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In