Sebagai antisipasi terhadap potensi bahaya yang disebabkan oleh kebocoran Tangki Ammonia, PT Pusri Palembang mengadakan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat Besar di Area Tangki Amonia Pusri 1B PT Pusri Palembang (26/10).
Simulasi PKD Besar ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan mengukur ketanggapan personil K3 dan karyawan agar semakin siap dan tanggap serta mampu mengurangi dampak risiko yang terjadi, baik dalam keadaan operasi normal maupun dalam keadaan darurat.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi sistem manajemen K3 (SMK3) yang diterapkan oleh Pusri.
“K3 adalah prioritas utama dan menjadi tanggung jawab kita bersama seluruh Insan Pusri dalam melakukan setiap aktifitas kerja. SMK3 juga harus dikomunikasikan secara jelas dan dikelola dengan baik agar produktivitas perusahaan dapat terus meningkat,” ujar Fillius Yuliandi, Direktur Operasi & Produksi.
Mari Sobat bersama-sama kita mencegah dan mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja secara optimal dengan mematuhi peraturan K3 yang berlaku dan mengikuti standar prosedur kerja yang ditetapkan oleh perusahaan.















