Gelaran Apel Siaga Banjir 2021 dilaksanakan di Bendungan Semantok, Desa Sambikerep, Rejoso, Kabupaten Nganjuk Senin, 1 November 2021 dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah untuk mempersiapkan musim penghujan yang diprediksi terjadi di akhir 2021 sampai pertengahan 2022 dan akan terpengaruh fenomena La Nina.
Fenomena La Nina berpotensi meningkatkan curah hujan yang juga mendorong peningkatan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor serta membuat seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur siap siaga. Selain apel kesiapsiagaan, mitigasi yang bisa dilakukan adalah dengan membersihkan saluran air dan selokan, pengerukan sungai, pembenahan tanggul sungai, optimalisasi drainase, pemangkasan pohon, dan lain sebagainya.
Terkait kegiatan Apel Siaga Banjir 2021, PJT I memberikan dukungan dengan melakukan pemantauan penuh atas infrastruktur bangunan pengendali banjir yang dikelola dan tentunya akan melaporkan secara berkala kepada instansi dan stakeholder terkait. Dalam kegiatan Apel Siaga Banjir 2021 selain dukungan berupa logistik dan tenaga, PJT I juga menyuplai kebutuhan Air Mineral para peserta Apel dengan produk AMDK “ASA”.
Direktur Utama PJT I Raymond Valiant yang hadir di lokasi menyampaikan bahwa PJT I akan mendukung penuh upaya mitigasi risiko yang mungkin terjadi di musim penghujan. PJT I mengharapkan kolaborasi antar stakeholder dapat selalu terlaksana dengan baik sehingga kedepannya kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya banjir maupun tanah longsor dapat dilaksanakan dengan baik.
Masyarakat diharapkan juga semakin awas menghadapi musim penghujan yang sebentar lagi akan datang. Bantu dengan tidak membuang sampah sembarangan agar lingkungan kita dapat terjaga.














