PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatatkan nilai pembiayaan MUF untuk periode September 2021 sebesar Rp 7,68 triliun. Dimana sebesar 78,6% merupakan pembiayaan multiguna dengan nilai sebesar Rp 6,04 triliun. Nilai pembiayaan tersebut meningkat sebesar 19,7% dibandingkan dengan nilai pembiayaan tahun 2020.
Selain itu, nilai piutang yang dikelola per September 2021 sebesar Rp 14,50 triliun dimana sebesar 82,2% merupakan piutang pembiayaan multiguna atau tercatat sebesar Rp 11,93 triliun.
Piutang pembiayaan multiguna tersebut meningkat sebesar 8,9% dibandingkan dengan saldo piutang pada tanggal 31 Des 2020.
Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja mengatakan, pembiayaan multiguna disalurkan umumnya untuk keperluan konsumtif. “Perusahaan saat ini tidak pernah melakukan penundaan penyaluran kredit kepada konsumen baru,” kata Stanley kepada kontan.co.id, Kamis (18/11).
Stanley menyebut, nilai pembiayaan multiguna untuk tahun 2021 diproyeksikan sejumlah Rp 8,02 triliun yang merupakan 79,4% dari proyeksi nilai pembiayaan tahun 2021 sebesar Rp 10,10 triliun.
“Untuk tahun 2022, MUF menargetkan nilai pembiayaan multiguna sebesar Rp 8,95 triliun yang mana sebesar 77,1% dari target nilai pembiayaan tahun 2022,” ungkap Stanley.
Sumber Kontan, edit koranbumn













