Surveyor Indonesia menghadiri kegiatan Penandatanganan Komitmen Kerja Sama Dalam Program Kolaborasi PMA (Penanaman Modal Asing)/PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) dengan UMKM. Kegiatan dihadiri Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Imam Soejoedi, Direktur Utama Surveyor Indonesia, M. Haris Witjaksono, Direktur Komersial Surveyor Indonesia, Syaifuddin Wijaya, serta perwakilan Perusahaan PMA/PMDN dan UMKM yang akan berkontrak. Surveyor Indonesia hadir selaku verifikator UMKM untuk dimitrakan dengan Perusahaan Besar PMA/PMDN, Sabtu (18/12)
Dalam sambutannya, Menteri Investasi/Kepala BKPM menekankan pentingnya pemerataan pertumbuhan ekonomi melalui program-program yang mendorong investasi bagi UMKM di luar Pulau Jawa.
“Pemerataan pertumbuhan ekonomi, penciptaan pasar baru, dan UMKM naik kelas sesuai arahan Presiden, menjadi tujuan dari kolaborasi antara Perusahaan Besar PMA/PMDA dengan UMKM, sekarang data berbicara investasi di luar Pulau Jawa sudah lebih besar daripada di dalam Pulau Jawa.” Pungkasnya.
Sementara Direktur Utama Surveyor Indonesia, mengungkapkan komitmen perusahaan dalam mendukung gerakan UMKM naik kelas, serta berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Investasi/BKPM sehingga target kolaborasi dapat terpenuhi.
“Sebagai bagian dari anak bangsa, Surveyor Indonesia selalu berkomitmen mendukung gerakan UMKM naik kelas, selain melalui program kemitraan, kami juga rutin mengadakan pelatihan softskill, dan menyediakan ruang pemasaran, salah satunya melalui area pameran produk mitra binaan yang dilengkapi akses belanja online di Akhlak Lounge di Kantor Pusat kami di Jakarta.” Tuturnya.
“Terimakasih atas kepercayaan dari Kementerian Investasi/BKPM kepada PT Surveyor Indonesia untuk melaksanakan Program Kementerian Investasai/BKPM dalam upaya bersama mewujudkan program kolaborasi ini sehingga pada tahun 2021 tercapai milestone 89 Perusahaan dan 383 UMKM dengan nilai komitmen 2,7 Triliun Rupiah.” Ujar Haris dalam sambutannya.
















