PT PAL Indonesia menandatangani kontrak pembangunan kapal Pinisi serbaguna atau multi-purpose vehicle untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Proyek ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah kepulauan sekaligus mempertegas peran PT PAL sebagai National Consolidator dalam industri galangan nasional.
Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod bersama perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Muhammad Ilyas, yang disaksikan oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman beserta jajaran.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pembangunan kapal Pinisi serbaguna merupakan salah satu cita-cita Pemerintah Provinsi Sulsel. Kapal tersebut akan menjadi penghubung utama konektivitas antarpulau di wilayah Sulawesi Selatan. “Karena itu, kapal ini di desain sebagai kapal Multi Purpose, seperti penyaluran bahan bakar, dan menyalurkan air bersih ke pulau-pulau dengan reverse water osmosis hingga klinik kesehatan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kaharuddin menyampaikan pembangunan kapal tidak hanya berfokus pada aspek transportasi, tetapi juga dirancang untuk mendukung pelayanan publik di wilayah kepulauan. “Sulawesi Selatan memiliki karakter wilayah kepulauan yang membutuhkan sarana transportasi dan pelayanan publik yang andal. Kapal ini dirancang tidak hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai platform pelayanan masyarakat yang mampu menjangkau wilayah terpencil,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyek tersebut juga menjadi bentuk modernisasi warisan bahari Nusantara melalui desain kapal yang terinspirasi dari Pinisi, ikon maritim Sulawesi Selatan.
Dalam pembangunan kapal Pinisi serbaguna ini, PT PAL Indonesia berkolaborasi dengan PT Industri Kapal Indonesia (Persero) atau PT IKI sebagai mitra pembangunan fisik kapal. Kolaborasi ini dituangkan melalui nota kesepahaman yang telah ditandatangani manajemen kedua perusahaan.
Menurut Kaharuddin, kolaborasi antara PT PAL dan PT IKI merupakan implementasi awal peran perusahaan sebagai National Consolidator galangan kapal yang merupakan perintah dari Danantara untuk memperkuat kolaborasi antar-galangan nasional dalam satu ekosistem industri.
“PT PAL memastikan standar, material, dan quality assurance berjalan sesuai kebutuhan proyek, sementara PT IKI berfokus pada pembangunan fisik kapal. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa industri galangan nasional dapat tumbuh bersama serta menghasilkan produk berkualitas. Dan tentunya ekosistem industri komponen juga ikut tumbuh”, katanya.
Plt Direktur Utama PT IKI Suhan Ikhsan menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan PT PAL Indonesia kepada PT IKI untuk terlibat dalam proyek pembangunan kapal Pinisi tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PT PAL Indonesia. PT IKI akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik demi kelancaran dan kesuksesan proyek tersebut”, ujar Suhan.
Lebih lanjut, Suhan berharap proyek ini dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan kapasitas tim maupun kapasitas perseroan. “Semoga melalui proyek ini, sharing teknologi dan sharing knowledge dapat berjalan secara optimal. Sehingga di bawah kepemimpinan PAL, seluruh galangan kapal nasional, khsusunya IKI dapat terus bertumbuh dan berkontribusi bagi terwujudnya kedaulatan maritim Indonesia” tutupnya.
Kapal Pinisi serbaguna atau multi-purpose tersebut dirancang oleh engineer PT PAL dengan mengadopsi karakteristik kapal Pinisi, namun dilengkapi teknologi dan fungsi modern. Kapal akan digunakan untuk mendukung pengawasan wilayah, konservasi, transportasi personel, hingga distribusi logistik di kawasan kepulauan Sulawesi Selatan.
Dengan panjang 52 meter, kapal juga dilengkapi tangki bahan bakar berkapasitas besar guna mendukung distribusi BBM subsidi ke wilayah terpencil. Kapal memiliki kapasitas akomodasi hingga 140 orang untuk mendukung pelayanan publik dan misi kemanusiaan.
Melalui amanah yang diberikan oleh Pemprov Sulsel, menunjukkan bagaimana komitmen dari pemerintah dan pelaku industri bersinergi tidak hanya untuk kedaulatan maritim namun juga menjadi salah satu program nasional untuk meningkatkan kapabilitas SDM di seluruh Indonesia
Sumber PAL












