• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 4 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Anak Usaha Pertamina, PIS Proyeksikan Butuh Investasi US$ 1,6 Miliar Sampai 2030

by redaksi
31 Desember 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pertamina International Shipping (PIS) telah menyusun roadmap menjadi perusahaan logistik laut yang lebih hijau dengan fokus membidik produk-produk green cargo seperti LPG, LNG, dan biodiesel. Pada tahap pertama menjalankan roadmap yakni sampai dengan 2030, PIS memproyeksikan butuh dana investasi senilai US$ 1,5 miliar sampai dengan US$ 1,6 miliar.

Erry Widiastono Direktur Utama PT PIS memaparkan dalam menjalankan bisnisnya, saat ini Pertamina International Shipping dan semua pelaku bisnis logistic provider di bidang migas menghadapi sejumlah tantangan, yaitu program dekarbonisasi yang menuntut adanya perubahan.

RelatedPosts

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri

“Adanya perubahan lanskap energi atau sebaran energi primer ke renewable energy, membuat kami harus melakukan perubahan internal. Namun, kami tetap menjadikan itu sebuah peluang,” jelasnya dalam diskusi secara virtual yang diselenggarakan E2S dengan topik “Linking Investment and Business Prospect of Integrated Marine Logistics in Indonesia”, Selasa (28/12).

Sejumlah peluang yang dilihat PIS dimulai dari proses transisi energi yang masih memerlukan waktu sehingga kebutuhan hidrokarbon, bio-fuel, dan gas komposisinya masih signifikan sampai dengan 2050. “Dalam hal ini PIS dan semua pelaku bisnis memiliki peluang untuk menjadi jembatan transisi energi ini,” ujarnya.

Adapun di saat program dekarbonisasi semakin gencar dan energi baru terbarukan (EBT) semakin populer digunakan, PT PIS tidak akan ketinggalan menangkap peluang tersebut karena sudah memulai transformasi bisnis menjadi perusahaan yang lebih hijau.

Erry menjelaskan, PIS telah merumuskan roadmap menjadi green integrated marine logistics company. Dimulai di tahap pertama, yakni mengurangi jejak karbon hingga 2030, PIS  menggunakan low sulphur fuel oil (LSFO). Kemudian, mengurangi konsumsi bahan bakar dengan melakukan efisiensi dan mengoptimalisasi operasi penggunaan bahan bakar yang pada ujungnya mengurangi karbon.

Pada tahap pertama ini, PT PIS mengarah pada green cargo  sehingga membidik produk LPG, LNG dan Biodiesel (B30-B40). “Ke depan kami akan lebih berkonsentrasi untuk kargo- kargo yang lebih green,” tegasnya.

Erry mengungkapkan, pihaknya akan mengarahkan ekspansi pada kapal-kapal yang dibutuhkan dalam menjalankan program dekarbonisasi, khususnya yang dapat mengangkut produk LNG, LPG dan biodiesel. Namun sayang, Erry tidak memerinci berapa kapal yang akan ditambah di fase pertama menjalankan roadmap.

Sampai dengan 2030, Erry memperkirakan investasi yang dibutuhkan PIS untuk mendukung agenda bisnis ini sebesar US$ 1,5 miliar sampai dengan US$ 1,6 miliar. Investasi ini sebagian akan dialokasikan untuk kapal-kapal yang mengangkut green cargo. Di sisi lain, PIS juga tetap mengakomodasikan kapal non-gas karena untuk menuju implementasi renewable energy tetap membutuhkan proses transisi.

“Kebutuhan dana untuk investasi tadi, rencananya kami akan dapatkan melalui cashflow sendiri, dan juga kami akan mengundang new captial injection ke PIS untuk mendukung program investasi,” ujarnya.

Di samping gencar mengangkut liquid cargo dan gas cargo, tidak menutup kemungkinan PIS tetap melihat peluang bisnis di sisi general cargo. Menurut Erry, selama masih ada perpindahan kargo dari satu tempat ke tempat lain menggunakan sarana tranportasi laut, bisnis general cargo tetap memiliki prospek yang positif.

Berlanjut pada roadmap di tahap kedua yakni pada 2030-2040,  PIS ingin menjadi low carbon company dengan menggunakan dual fuel vessel (LPG dan LNG carrier).  PIS akan menerapkan kapal yang ramah lingkungan dan menggunakan EBT di operasional terminal. Di tahap ini, PIS akan mengembangkan green cargo-nya dengan membidik pengiriman produk DME dan biodiesel (B40-B50).

Pada tahapan ketiga yakni 2040 dan tahun selanjutnya, PIS menargetkan dapat mewujudkan carbon neutral dengan tahapan penggunaan green operation berupa battery, hydrogen fuel cell, ammonia-fueled tanker, dan electric tanker. “Tapi itu tentunya kita akan melihat perkembangan teknologi itu sendiri,” ujarnya.

Pada tahap ini pula, green cargo yang diincar oleh PIS adalah produk biodiesel (B50-B100). Pada fase ketiga ini, rencananya PIS akan mengembangkan terminal yang lebih hijau dengan mengubah bahan bakar  infrastruktur pelabuhan menjadi bahan bakar netral karbon.

Adapun pada sisi segmen storage, PIS akan memanfaatkan teknologi konstruksi dan operasional terbaru untuk meminimalkan emisi uap dan GRK agar netral terhadap iklim di tahun 2050. Seiring dengan upaya ini, PIS dapat meminimalkan polusi udara, air, dan tanah dari kebocoran minyak dan produk.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Pemerintah Berikan 4 Program PEN Baru di Awal 2022

Next Post

Sepanjang 2021, 13 Bendungan Telah Diresmikan dari Target Selesaikan 61 Bendungan hingga Akhir 2024

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

4 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

4 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri

4 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukit Asam Mencatat Kenaikan Volume Produksi dan Penjualan Sepanjang 2025

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani Menilai Minat Investasi dari Jepang dan Korea Selatan Tetap Menunjukkan Tren Kuat

4 April 2026
Next Post
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Sepanjang 2021, 13 Bendungan Telah Diresmikan dari Target Selesaikan 61 Bendungan hingga Akhir 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

2 jam ago
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun

BRI dan BSI akan Mengoptimalkan Kucuran Dana Pemerintah Rp100 Triliun untuk Akselerasi Pembiayaan

4 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

3 jam ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Membukukan Laba Bersih Berjalan sebesar Rp7,73 Triliun pada Februari 2026

2 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+10 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga: Periode Arus Balik Libur Panjang Lebaran 2026 Telah Berakhir

by redaksi
4 April 2026
0

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek...

Read more
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas

4 April 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri

4 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukit Asam Mencatat Kenaikan Volume Produksi dan Penjualan Sepanjang 2025

4 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, BRI Melepas Dua Entitas Manajemen Investasi

4 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In