• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 18 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tahun 2022, IPCC Target Kenaikan Kinerja hingga 15%

by redaksi
9 Februari 2022
in Berita
0
CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hakaaston, IPC Car Terminal, Berdikari, PTPN III
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengincar pertumbuhan pendapatan dan laba sebanyak 12%-15% secara Year on Year (YoY) pada tahun 2022. Ada sejumlah faktor yang menjadi sumber optimisme IPCC dalam mendongkrak kinerjanya.

Sekretaris Perusahaan IPCC Sofyan Gumelar mengungkapkan bahwa katalis positif pada tahun ini datang dari pertumbuhan industri, terutama industri otomotif, manufaktur, serta komoditas pertambangan dan perkebunan. Sebab, sebagai bagian dari rantai ekosistem logistik industri, kinerja layanan bongkar muat di Terminal IPCC akan banyak dipengaruhi oleh kegiatan di industri terkait tersebut.

RelatedPosts

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

“Di sisi lain, kondisi makroekonomi yang diharapkan semakin membaik hingga kebijakan akomodatif Pemerintah juga dapat berdampak positif pada kinerja IPCC,” ujar Sofyan

Sofyan melanjutkan, dengan fasilitas infrastruktur dan suprastruktur yang mumpuni IPCC siap menangkap peluang untuk meningkatkan kinerjanya pada tahun 2022. Sejumlah pengembangan pun sedang dilakukan oleh IPCC, diantaranya perluasan lahan di area eks-DKP di daerah Tanjung Priok berbatasan dengan lahan penumpukan seluas 1,89 hektare.

Selain itu, IPCC juga terus menjajaki kerjasama pengoperasian pelabuhan lain yang masih dalam Pelindo Group di luar terminal yang telah dioperasikan. Antara lain Terminal Belawan, Medan yang mulai dikerjasama-operasionalkan pada awal Januari tahun ini. Selanjutnya penjajakan dilakukan dengan Terminal di Surabaya, Makasar, Balikpapan, dan terminal lainnya yang dapat dijadikan hub Terminal Kendaraan.

Di sisi lain, IPCC juga melakukan pendekatan dengan sejumlah automaker untuk tidak hanya terlayani dari sisi layanan penumpukan saja, namun juga layanan bongkar muat oleh IPCC. Berbarengan dengan itu, pengembangan digitalisasi IT terus berlanjut sehingga sistem bisa terkoneksi antara IPCC melalui autogate system hingga billing system dan payment gateway, sistem para pabrikan otomotif, hingga sistem di kepabeanan untuk keperluan administrasi pelaporan.

“Untuk pengembangan lainnya dapat berupa layanan beyond terminal atau beyond the gate yang merupakan rencana bisnis IPCC sebagai bagian dari value added services dimana IPCC dapat memberikan layanan tambahan di luar Terminal IPCC atau remote area,” terang Sofyan.

Pengembangan lainnya itu termasuk layanan distribusi kendaraan antar wilayah maupun antar pulau melalui kerjasama dengan sejumlah Pelabuhan (connectivity in distribution), yang dapat berupa layanan kendaraan baru maupun kendaraan bekas yang memiliki potential market cukup besar di Indonesia.

Untuk itu, IPCC melakukan pemeliharaan dan peningkatan kapasitas, fasilitas, dan peralatan terminal berbasiskan planning and control.  Juga peningkatan pelayanan terminal melalui perbaikan fasilitas dermaga dan lapangan.

“Termasuk pemeliharaan sistem dan jaringan untuk membantu operasional hingga keuangan. Semuanya masuk dalam pipeline, Integrasi, Ekspansi, Digitalisasi, dan Koordinasi,” terang Sofyan.

Sedangkan mengenai anggaran belanja modal (capex) untuk tahun ini, manajemen IPCC masih melakukan kalkulasi kembali. Sofyan bilang, perhitungan ini  terkait pemetaan kembali bisnis usaha yang saling terintegrasi dan dampak terhadap kegiatan terminal kendaraan yang dilakukan IPCC pasca penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) pada tahun lalu.

Jika nantinya IPCC diberikan mandat untuk dapat melayani operator Terminal Kendaraan di seluruh wilayah Indonesia yang masuk dalam area Pelindo, maka diperlukan capex yang lebih tinggi. Guna mempersiapkan infrastruktur pendukung dari sisi gate, lapangan penumpukan, hingga digitalisasi office yang saling terhubung antara operasional IPCC, car maker, Bea Cukai, maupun bagian Keuangan IPCC.

“Tentunya kami harapkan penggunaan capex yang efisien, efektif, dan tepat guna sehingga dapat berimbas langsung pada peningkatan kegiatan operasional yang mendukung kinerja fundamental Perseroan,” imbuh Sofyan.

Manajemen IPCC masih melakukan perhitungan terhadap realisasi capex tahun lalu. Namun berdasarkan data yang ada, Sofyan menyebut bahwa IPCC telah menyerap capex sebesar Rp 32,96 miliar, yang lebih banyak dipakai untuk mendukung operasional terutama di lapangan Terminal. Angka tersebut mencapai 75,66% dari total anggaran capex Rp 43,57 miliar pada tahun 2021.

Sebagai informasi, berdasarkan pembagian segmen di Terminal IPCC, segmen Completely Build Up (CBU) memberikan kontribusi yang paling tinggi terhadap kinerja keuangan, dengan porsi sekitar 60% hingga 70%. Selanjutnya sekitar 20%-25% dikontribusikan dari segmen alat berat termasuk truk dan bus. Lalu sisanya berasal dari spareparts alat berat maupun general cargo.

Adapun jika melihat dari sisi wilayah operasionalnya, IPCC menggarap lima wilayah. Yakni Tanjung Priok (Jakarta), Terminal Panjang (Lampung), Terminal Dwikora (Pontianak), Terminal Gresik, Jawa Timur yang merupakan KSO dengan Maspion Grup, serta Terminal Belawan (Medan) yang baru dikerjasamkan Januari lalu.

Dari lima wilayah operasional tersebut, Tanjung Priok berperan paling dominan. “Perbandingannya kurang lebih 90% masih didominasi oleh Terminal Kendaraan di Priok,” tutup Sofyan.

Untuk kinerja sepanjang tahun 2021 lalu, Sofyan menyebut bahwa laporan keuangan masih dalam tahap review oleh manajemen dan auditor. Yang pasti, dalam periode sembilan bulan 2021, IPCC mampu mengalami perbaikan kinerja, dan turn around dari mencatatkan kerugian Rp 32,73 miliar pada tahun sebelumnya, menjadi tercatat untung Rp 16,60 miliar.

“Dengan adanya pemulihan ekonomi Indonesia yang diikuti dengan pemulihan di industri otomotif, komoditas, hingga ritel dimana terjadi perbaikan daya beli masyarakat turut berimbas pada peningkatan kinerja IPCC,” sebut Sofyan.

Dari sisi pendapatan, hingga Q3-2021 IPCC mencetak Rp 347,77 miliar. Di atas raihan pada periode yang sama tahun 2020, bahkan hampir mendekati capaian pendapatan sebelum pandemi di Q3-2019 yang sebesar Rp 359,52 miliar.

Dengan pencapaian tersebut, diasumsikan pendapatan IPCC per bulan rata-rata bisa mencapai Rp 38,64 miliar. Sehingga, asumsi hingga akhir tahun pendapatan IPCC bisa mencapai Rp 463,69 miliar.

Jika asumi tersebut dapat tercapai pada full year 2021, maka raihan itu di atas pencapaian sepanjang tahun 2020 yang senilai Rp 356,53 miliar. Sementara itu, manajemen IPCC berharap dapat meraih perolehan laba di atas Rp 20 miliar.

Adapun dari sisi pergerakan saham, mengutip data RTI Business, saham IPCC tidak bergerak di level Rp 505 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/2). Secara year to date, harga saham IPCC merosot 1,94%.

Melihat pergerakan saham IPCC, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memberikan rekomendasi speculation buy dengan mencermati level support di Rp 472 dan resistance di Rp 525. “Tampak dari pergerakan indikator MACD dan Stochastic, IPCC berpeluang untuk menguat karena indikator bergerak ke area positifnya,” kata Herditya

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Mandiri Investment Forum 2022, Bank Mandiri Pertemukan Ribuan Investor untuk Tangkap Peluang Investasi

Next Post

RUPST BRI Bahas Rencana Pembelian Kembali Saham senilai Rp3 triliun

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

18 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang dan Pontianak, Menko Infrastruktur AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

18 Maret 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

RUPST BRI Bahas Rencana Pembelian Kembali Saham senilai Rp3 triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Kontribusi Anak Usaha Bank Mandiri Senilai Rp11,68 triliun pada Laba Bersih Tahun Berjalan Konsolidasian Sepanjang 2025

4 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Satu Tahun Danantara Indonesia: Memperkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tas Baru, Semangat Baru, Pertamina Turut Kembangkan Senyum Pelajar Indonesia di HUT ke-1 Danantara

4 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Satu Tahun Danantara Indonesia : KAI Turut Berkontribusi Menyalurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah kepada sekitar 4.000 siswa

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

by redaksi
18 Maret 2026
0

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program...

Read more
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In