• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Tahun 2022, IPCC Target Kenaikan Kinerja hingga 15%

by redaksi
9 Februari 2022
in Berita
0
CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hakaaston, IPC Car Terminal, Berdikari, PTPN III
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mengincar pertumbuhan pendapatan dan laba sebanyak 12%-15% secara Year on Year (YoY) pada tahun 2022. Ada sejumlah faktor yang menjadi sumber optimisme IPCC dalam mendongkrak kinerjanya.

Sekretaris Perusahaan IPCC Sofyan Gumelar mengungkapkan bahwa katalis positif pada tahun ini datang dari pertumbuhan industri, terutama industri otomotif, manufaktur, serta komoditas pertambangan dan perkebunan. Sebab, sebagai bagian dari rantai ekosistem logistik industri, kinerja layanan bongkar muat di Terminal IPCC akan banyak dipengaruhi oleh kegiatan di industri terkait tersebut.

RelatedPosts

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp801,79 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 105% YoY Berkat Efisiensi dan Ketahanan Operasional

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali

“Di sisi lain, kondisi makroekonomi yang diharapkan semakin membaik hingga kebijakan akomodatif Pemerintah juga dapat berdampak positif pada kinerja IPCC,” ujar Sofyan

Sofyan melanjutkan, dengan fasilitas infrastruktur dan suprastruktur yang mumpuni IPCC siap menangkap peluang untuk meningkatkan kinerjanya pada tahun 2022. Sejumlah pengembangan pun sedang dilakukan oleh IPCC, diantaranya perluasan lahan di area eks-DKP di daerah Tanjung Priok berbatasan dengan lahan penumpukan seluas 1,89 hektare.

Selain itu, IPCC juga terus menjajaki kerjasama pengoperasian pelabuhan lain yang masih dalam Pelindo Group di luar terminal yang telah dioperasikan. Antara lain Terminal Belawan, Medan yang mulai dikerjasama-operasionalkan pada awal Januari tahun ini. Selanjutnya penjajakan dilakukan dengan Terminal di Surabaya, Makasar, Balikpapan, dan terminal lainnya yang dapat dijadikan hub Terminal Kendaraan.

Di sisi lain, IPCC juga melakukan pendekatan dengan sejumlah automaker untuk tidak hanya terlayani dari sisi layanan penumpukan saja, namun juga layanan bongkar muat oleh IPCC. Berbarengan dengan itu, pengembangan digitalisasi IT terus berlanjut sehingga sistem bisa terkoneksi antara IPCC melalui autogate system hingga billing system dan payment gateway, sistem para pabrikan otomotif, hingga sistem di kepabeanan untuk keperluan administrasi pelaporan.

“Untuk pengembangan lainnya dapat berupa layanan beyond terminal atau beyond the gate yang merupakan rencana bisnis IPCC sebagai bagian dari value added services dimana IPCC dapat memberikan layanan tambahan di luar Terminal IPCC atau remote area,” terang Sofyan.

Pengembangan lainnya itu termasuk layanan distribusi kendaraan antar wilayah maupun antar pulau melalui kerjasama dengan sejumlah Pelabuhan (connectivity in distribution), yang dapat berupa layanan kendaraan baru maupun kendaraan bekas yang memiliki potential market cukup besar di Indonesia.

Untuk itu, IPCC melakukan pemeliharaan dan peningkatan kapasitas, fasilitas, dan peralatan terminal berbasiskan planning and control.  Juga peningkatan pelayanan terminal melalui perbaikan fasilitas dermaga dan lapangan.

“Termasuk pemeliharaan sistem dan jaringan untuk membantu operasional hingga keuangan. Semuanya masuk dalam pipeline, Integrasi, Ekspansi, Digitalisasi, dan Koordinasi,” terang Sofyan.

Sedangkan mengenai anggaran belanja modal (capex) untuk tahun ini, manajemen IPCC masih melakukan kalkulasi kembali. Sofyan bilang, perhitungan ini  terkait pemetaan kembali bisnis usaha yang saling terintegrasi dan dampak terhadap kegiatan terminal kendaraan yang dilakukan IPCC pasca penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) pada tahun lalu.

Jika nantinya IPCC diberikan mandat untuk dapat melayani operator Terminal Kendaraan di seluruh wilayah Indonesia yang masuk dalam area Pelindo, maka diperlukan capex yang lebih tinggi. Guna mempersiapkan infrastruktur pendukung dari sisi gate, lapangan penumpukan, hingga digitalisasi office yang saling terhubung antara operasional IPCC, car maker, Bea Cukai, maupun bagian Keuangan IPCC.

“Tentunya kami harapkan penggunaan capex yang efisien, efektif, dan tepat guna sehingga dapat berimbas langsung pada peningkatan kegiatan operasional yang mendukung kinerja fundamental Perseroan,” imbuh Sofyan.

Manajemen IPCC masih melakukan perhitungan terhadap realisasi capex tahun lalu. Namun berdasarkan data yang ada, Sofyan menyebut bahwa IPCC telah menyerap capex sebesar Rp 32,96 miliar, yang lebih banyak dipakai untuk mendukung operasional terutama di lapangan Terminal. Angka tersebut mencapai 75,66% dari total anggaran capex Rp 43,57 miliar pada tahun 2021.

Sebagai informasi, berdasarkan pembagian segmen di Terminal IPCC, segmen Completely Build Up (CBU) memberikan kontribusi yang paling tinggi terhadap kinerja keuangan, dengan porsi sekitar 60% hingga 70%. Selanjutnya sekitar 20%-25% dikontribusikan dari segmen alat berat termasuk truk dan bus. Lalu sisanya berasal dari spareparts alat berat maupun general cargo.

Adapun jika melihat dari sisi wilayah operasionalnya, IPCC menggarap lima wilayah. Yakni Tanjung Priok (Jakarta), Terminal Panjang (Lampung), Terminal Dwikora (Pontianak), Terminal Gresik, Jawa Timur yang merupakan KSO dengan Maspion Grup, serta Terminal Belawan (Medan) yang baru dikerjasamkan Januari lalu.

Dari lima wilayah operasional tersebut, Tanjung Priok berperan paling dominan. “Perbandingannya kurang lebih 90% masih didominasi oleh Terminal Kendaraan di Priok,” tutup Sofyan.

Untuk kinerja sepanjang tahun 2021 lalu, Sofyan menyebut bahwa laporan keuangan masih dalam tahap review oleh manajemen dan auditor. Yang pasti, dalam periode sembilan bulan 2021, IPCC mampu mengalami perbaikan kinerja, dan turn around dari mencatatkan kerugian Rp 32,73 miliar pada tahun sebelumnya, menjadi tercatat untung Rp 16,60 miliar.

“Dengan adanya pemulihan ekonomi Indonesia yang diikuti dengan pemulihan di industri otomotif, komoditas, hingga ritel dimana terjadi perbaikan daya beli masyarakat turut berimbas pada peningkatan kinerja IPCC,” sebut Sofyan.

Dari sisi pendapatan, hingga Q3-2021 IPCC mencetak Rp 347,77 miliar. Di atas raihan pada periode yang sama tahun 2020, bahkan hampir mendekati capaian pendapatan sebelum pandemi di Q3-2019 yang sebesar Rp 359,52 miliar.

Dengan pencapaian tersebut, diasumsikan pendapatan IPCC per bulan rata-rata bisa mencapai Rp 38,64 miliar. Sehingga, asumsi hingga akhir tahun pendapatan IPCC bisa mencapai Rp 463,69 miliar.

Jika asumi tersebut dapat tercapai pada full year 2021, maka raihan itu di atas pencapaian sepanjang tahun 2020 yang senilai Rp 356,53 miliar. Sementara itu, manajemen IPCC berharap dapat meraih perolehan laba di atas Rp 20 miliar.

Adapun dari sisi pergerakan saham, mengutip data RTI Business, saham IPCC tidak bergerak di level Rp 505 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (8/2). Secara year to date, harga saham IPCC merosot 1,94%.

Melihat pergerakan saham IPCC, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memberikan rekomendasi speculation buy dengan mencermati level support di Rp 472 dan resistance di Rp 525. “Tampak dari pergerakan indikator MACD dan Stochastic, IPCC berpeluang untuk menguat karena indikator bergerak ke area positifnya,” kata Herditya

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Mandiri Investment Forum 2022, Bank Mandiri Pertemukan Ribuan Investor untuk Tangkap Peluang Investasi

Next Post

RUPST BRI Bahas Rencana Pembelian Kembali Saham senilai Rp3 triliun

Related Posts

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp801,79 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 105% YoY Berkat Efisiensi dan Ketahanan Operasional

2 Mei 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

2 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali

2 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Jelang Musim Haji, Transaksi Penukaran Riyal di BSI Naik 76%

2 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

2 Mei 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Optimalkan SDA Indonesia, Danantara Indonesia Melibatkan BUMN Berbagai Sektor Menggarap 13 proyek Hilirisasi senilai Rp116 triliun

2 Mei 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

RUPST BRI Bahas Rencana Pembelian Kembali Saham senilai Rp3 triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata

5 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN : Danantara, BP BUMN, PTPN 3, IKI, Holding Perkebunan, Semen Baturaja, Pupuk Kujang, Adhi Karya, BULOG, Krakatau Steel, Sucofindo, ANTAM, Indonesia Re, Jasa Tirta 2, Danareksa, SIG, Bank BSN, Jasa Raharja

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Optimalkan SDA Indonesia, Danantara Indonesia Melibatkan BUMN Berbagai Sektor Menggarap 13 proyek Hilirisasi senilai Rp116 triliun

6 jam ago
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Terdampak Gejolak Geopolitik di Timur Tengah, Pasokan Bahan Baku Baja Krakatau Steel Tertahan sebanyak 300.000 ton di Selat Hormuz

4 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp801,79 Miliar di Kuartal I 2026, Naik 105% YoY Berkat Efisiensi dan Ketahanan Operasional

by redaksi
2 Mei 2026
0

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian untuk periode tiga bulan pertama yang berakhir pada tanggal 31...

Read more
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telin dan DITO Telecommunity Perkuat Konektivitas Regional, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital

2 Mei 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Himpun USD700 Juta dari AT1, Permintaan Investor Oversubscribe 3,6 Kali

2 Mei 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Jelang Musim Haji, Transaksi Penukaran Riyal di BSI Naik 76%

2 Mei 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

2 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In