• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 26 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Usai Spin Off, Dirut BTN Nixon LP Napitupulu Proyeksikan BTN Syariah akan Menjadi Bank Terbesar Kedua di Tanah Air

by redaksi
30 November 2023
in Berita, Korporasi
0
Dirut Pahala N. Mansury  Resmikan Gedung Baru Kantor Wilayah I BTN di Bekasi
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu memproyeksikan BTN Syariah akan menjadi bank terbesar kedua di Tanah Air usai melepas atau spin off Unit Usaha Syariah (UUS) miliknya.

Sebagaimana diketahui, BTN telah mengirimkan letter of intent (LoI) pada dua objek bank syariah sejak awal November 2023 dan tahapan akuisisi sendiri diharapkan selesai pada April atau Juni 2024.

RelatedPosts

Waskita Karya Menyelenggarakan Risk Townhall Meeting 2026

PAL Indonesia Bangun Kapal Pinisi Serbaguna untuk Sulawesi Selatan

Krakatau Steel Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi untuk Ekspansi

“Target name memang tidak boleh dilakukan. Tapi, kita pilih membeli yang sudah eksisting. Saat ini kami masih menunggu respons para pemilik, nanti dikabarkan melalui keterbukaan informasi,” ujarnya dalam Public Expose, Rabu (29/11/2023).

Lebih lanjut, Nixon menyebut usai melakukan akuisisi dengan satu bank syariah, nantinya model bisnis dari BTN Syariah hampir sama dengan segmen konvensional.

Di mana, porsi 60 hingga 70% akan difokuskan pada perumahan sesuai dengan ekosistem yang dibangun BTN. Sementara, 30 hingga 40% sisanya akan didorong ke segmen turunan lainnya, yakni SME dan UMKM.

“Harapan kami pada semester II tahun depan, UUS dikeluarkan dari BTN dan digabungkan ke bank yang sudah diakuisisi, ini diharapkan menjadi bank terbesar kedua di segmen syariah nomor dua di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, memang Nixon sudah mengirimkan letter of intent (LoI) pada dua objek bank syariah sejak awal November 2023. Dia menyebut hal itu dilakukan agar bisa masuk dalam tahapan peninjauan alias due diligence terhadap target bank yang dibidik.

“Memang kita harus lakukan spin off selambat-lambatnya dua tahun, setelah BTN Syariah mencapai [aset] Rp50 triliun. Sekarang aja sudah [hampir] Rp49 triliun, pasti Desember sudah Rp50 triliun,” ujarnya dalam Public Expose, Rabu (29/11/2023).

Proses ini pun akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal ini lantaran, due diligence perlu menghabiskan waktu dua hingga tiga bulan. Kemudian, usai due diligence, BTN juga harus menyelesaikan proses administrasi.

Sampai akhirnya setelah Juni atau semester II/2024, BTN baru bisa memenuhi POJK Nomor 10 Tahun 2023 tentang pemisahan UUS terkait perbankan syariah.

Adapun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar bank syariah saat ini tidak sehat karena didominasi oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS). OJK pun menilai bahwa BSI butuh pesaing.

“Memang kan tidak sehat dalam suatu pasar syariah, ada bank gede banget, yang lainnya hanya terima kecil-kecil saja,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae pada Selasa (14/11/2023).

Oleh karena itu, dia mengatakan OJK saat ini sedang mendorong bank syariah untuk berkonsolidasi. “Bahwa nanti kita ingin melihat 2 atau 3 bank syariah lain seukuran BSI,” kata Dian.

Menurutnya, salah satu upaya OJK mendorong konsolidasi dan hadirnya bank syariah besar selain BSI adalah dengan pemisahan atau spin off unit usaha syariah (UUS) menjadi bank umum syariah (BUS). “Jadi, apapun yang dilakukan terkait spin off akan dikaitkan dengan konsolidasi,” ujarnya.

Sebagai informasi, unit usaha syariah (UUS) BTN atau BTN Syariah telah meraup laba bersih RpRp235,27 miliar di kuartal III/2023, melonjak 70,4% secara tahunan (year on year/yoy).

Capaian laba bersih BTN Syariah juga disumbang penyaluran pembiayaan yang mencapai Rp30,35 triliun pada kuartal III/2023, naik 17,94% yoy. Pembiayaan perumahan tercatat mendominasi dari keseluruhan penyaluran pembiayaan di BTN Syariah yang porsinya mencapai 97,43%.

Adapun, kemampuan penyaluran pembiayaan ini ditopang oleh penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang telah mencapai Rp36,25 triliun pada kuartal III/2023, naik 16,76% yoy. Adapun, BTN Syariah telah meraup aset Rp48,41 triliun, naik 17,26% yoy.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Bank Raya Optimistis Masih Konsisten Raup Laba pada 2023

Next Post

Erick Thohir: Alhamdulillah Dividen BUMN Lampaui Target

Related Posts

Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN
Berita

Waskita Karya Menyelenggarakan Risk Townhall Meeting 2026

26 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia Bangun Kapal Pinisi Serbaguna untuk Sulawesi Selatan

26 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Krakatau Steel Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi untuk Ekspansi

26 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Direksi dan Komisaris PINDAD Ikuti Raker & Leadership Development Defend Id 2026

26 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Hari Bumi 2026, Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Berkelanjutan

26 April 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Sambut HUT Ke-74, PELNI Hadirkan Program Bakti Sosial untuk Sekolah dan Anak Yatim

26 April 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Erick Thohir: Alhamdulillah Dividen BUMN Lampaui Target

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi untuk Ekspansi

6 jam ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Adhi Karya Membukukan Nilai Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Akhir Kuartal I 2026

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

5 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga

1 hari ago
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN
Berita

Waskita Karya Menyelenggarakan Risk Townhall Meeting 2026

by redaksi
26 April 2026
0

PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyelenggarakan Risk Townhall Meeting 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat transformasi dan membangun...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Bangun Kapal Pinisi Serbaguna untuk Sulawesi Selatan

26 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025, Perkuat Fondasi untuk Ekspansi

26 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Direksi dan Komisaris PINDAD Ikuti Raker & Leadership Development Defend Id 2026

26 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Hari Bumi 2026, Pertamina Perkuat Transisi Energi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Berkelanjutan

26 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In