• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 20 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Hari Gajah Internasional : Persembahan Hutama Karya untuk Perjalanan Cinta Gajah di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera

by redaksi
15 Agustus 2025
in Berita
0
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hari Gajah Internasional pada 12 Agustus menjadi momen penting bagi perjalanan pelestarian Gajah Sumatra. Sosok seperti “Getar” dan “Codet” kini dapat menjelajahi alam Riau dengan lebih aman, berkat inovasi PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) membangun Underpass Perlintasan Gajah (UPG) di sejumlah Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Terobosan ini bukan sekadar solusi infrastruktur, melainkan bukti nyata komitmen menjaga harmonisasi pembangunan dengan konservasi satwa langka Indonesia.

Inovasi UPG yang dilakukan Hutama Karya memungkinkan mamalia endemik ini berpindah antarhabitat tanpa hambatan. Desain terowongan dirancang berbasis data perjalanan dan perilaku gajah, didukung teknologi GPS collar untuk memantau pergerakan, perilaku dan perilaku dan keberadaan gajah secara real-time melalui perangkat yang dipasang di leher Gajah. sehingga aktivitas gajah tetap alami dan populasi tetap lestari. Dengan demikian, kehadiran jalan tol tak lagi menjadi ancaman, melainkan justru memperkuat ekosistem dan keberlanjutan Gajah Sumatra di Riau.

RelatedPosts

PELNI Apresiasi Kinerja PAL Indonesia dalam Perbaikan KM Umsini

Setelah Membangun 1.368 huntara, Danantara Lanjutkan Groundbreaking Hunian Tetap untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra

Agrinas Pangan Nusantara Berencana Impor 70.000 pikap Tata Motors dari India

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan bahwa Hutama Karya menjadi pionir dalam aksi nyata perlindungan satwa dilindungi di tanah air dengan menyediakan enam UPG di Jalan Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) sepanjang 131,5 km.

“Teknologi GPS collar yang kami pasang membantu memahami pola perjalanan gajah antara dua kantong habitat utama untuk tujuan perkawinan, sehingga desain terowongan dapat optimal. Data menunjukkan bahwa program konservasi tahun 2024 memberikan hasil nyata bagi kelestarian gajah Sumatera. Upaya ini menjadi contoh harmonisasi pembangunan dan pelestarian, menginspirasi proyek infrastruktur ramah lingkungan di masa depan,” terang Adjib.

Lebih lanjut Adjib menyampaikan bahwa teknologi GPS collar telah membantu mengidentifikasi pola migrasi gajah, di mana periode September hingga November merupakan masa paling aktif pergerakan gajah jantan. Berdasarkan informasi ini, Hutama Karya dapat mengatur jadwal perawatan terowongan dan meningkatkan kewaspadaan tim monitoring di lapangan.

Data GPS collar juga menunjukkan bahwa gajah-gajah jantan dari kantong Balai Raja rutin melakukan perjalanan ke kantong Giam Siak Kecil untuk mencari pasangan. “Perjalanan cinta ini mencakup jarak puluhan kilometer dan menjadi dasar pembangunan underpass di kilometer 12, 61, 69, 71, 73, dan 76. Terowongan ini memiliki tinggi 5,1 meter dan lebar hingga 45 meter, memfasilitasi pergerakan alami sekaligus melindungi keselamatan gajah,” imbuh Adjib.

Monitoring intensif selama lima tahun menunjukkan migrasi rutin antar kantong dengan pola yang dapat diprediksi. Sistem pembersihan terowongan dari genangan air hujan dilakukan secara berkala, dan pemasangan kamera trap di setiap underpass memberikan data akurat tentang perilaku dan frekuensi penggunaan oleh gajah.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Rimba Satwa Foundation (RSF) mengonfirmasi bahwa pergerakan ini merupakan perilaku alami yang penting untuk menjaga keragaman genetik populasi. “Gajah seperti Codet yang berusia 70 tahun dan Getar yang berusia 35 tahun adalah contoh nyata bagaimana satwa ini bergantung pada koridor aman untuk keberlangsungan hidup mereka,” kata Genman S. Hasibuan, Kepala BBKSDA Riau.
Sistem SMART Patrol memungkinkan monitoring real-time pertumbuhan vegetasi pakan dan pergerakan gajah menggunakan teknologi satelit dan artificial intelligence. Setiap gajah yang dipasangi GPS collar dapat dipantau lokasinya setiap 30 menit, memungkinkan tim lapangan melakukan mitigasi dini jika gajah mendekati area permukiman.

Sejak dilakukan implementasi program monitoring gajah, tingkat kecelakaan akibat konflik dengan satwa liar turun hingga nol persen. Sistem early warning yang terintegrasi memungkinkan Hutama Karya memberikan informasi real-time kepada pengguna Jalan Tol Permai melalui VMS (Variable Message Sign) dan aplikasi mobile.

“Keberhasilan program ini terukur melalui data lapangan yang komprehensif: tidak ada lagi insiden gajah menyeberang jalan tol secara berbahaya sejak optimalisasi underpass tahun 2023,” terang Adjib Populasi gajah di kantong Balai Raja dan Giam Siak Kecil terpantau stabil dengan indikasi reproduksi yang sehat. Tercatat tiga kelahiran anak gajah dalam dua tahun terakhir, menandakan kesuksesan program konservasi.

Pengembangan program konservasi akan diperluas dengan pembangunan nursery permanen untuk pembibitan tanaman pakan, pusat edukasi konservasi gajah, dan kemitraan riset dengan pemerhari gajah. Hutama Karya juga berencana menerapkan konsep serupa di proyek jalan tol lainnya yang melintasi habitat satwa dilindungi, termasuk Tol Sigli – Banda Aceh.

“Hari Gajah Internasional jadi pengingat bahwa kita bisa membangun infrastruktur maju tanpa melupakan tanggung jawab menjaga alam. Gajah Sumatra adalah bagian penting dari ekosistem yang harus kita rawat bersama,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Pemberdayaan Masyarakat: Solusi Ekonomi Hijau di Sekitar Tol
Selain menjaga habitat gajah, Hutama Karya juga mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di sekitar jalan tol melalui pendekatan ekonomi hijau yang berkelanjutan. Masyarakat lokal menjadi garda terdepan konservasi melalui pelibatan aktif dalam kegiatan penanaman dan budidaya.

Kelompok Tani Hutan Alam Pusaka Jaya dari Dusun Bahorok, Desa Pinggir, menjadi salah satu penerima manfaat. Mereka menerima 125 bibit durian montong premium, 4.000 bibit rumput odot, dan 3.000 batang jeruk nipis. Jeruk nipis berfungsi sebagai penghalang alami agar gajah tidak mendekati permukiman, dan rumput odot menjadi pakan favorit gajah. Sedangkan untuk durian montong diharapkan menjadi tanaman alternatif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Program ini memberi manfaat langsung bagi 75 kepala keluarga pada tahun 2024, meningkat dari 50 kepala keluarga pada tahun sebelumnya. Hasil panen tanaman pakan memberikan pendapatan tambahan rata-rata Rp2,5 juta per KK per tahun, sekaligus membangun paradigma baru bahwa keberadaan gajah bukan ancaman, melainkan potensi konservasi.

Sekretaris Kelompok Tani, Suparto mengatakan bantuan dari Hutama Karya berdampak baik tak hanya bagi lingkungan, namun juga masyarakat, “Kami tidak hanya menerima bibit, tetapi juga pelatihan teknis penanaman dan pemeliharaan. Program ini mengubah cara pandang masyarakat terhadap gajah.”

Edukasi konservasi juga telah menjangkau 15 sekolah di sekitar wilayah proyek, menanamkan nilai-nilai pelestarian sejak usia dini.
Memasuki tahun keenam operasional, Tol Permai membuktikan bahwa infrastruktur modern dapat bersinergi dengan konservasi alam dan kesejahteraan sosial. Hutama Karya berkomitmen melanjutkan program ini sebagai bagian dari strategi ESG (Environmental, Social, Governance) dan kontribusi terhadap Sustainable Development Goals, khususnya SDG 15 (Life on Land) dan SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).

Previous Post

Sinergi Pertamina Group Hasilkan Sustainable Aviation Fuel dari Minyak Jelantah, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Next Post

Lemhannas Dorong Sinergi Antar Kementerian-Lembaga Sinergi Dukung Kinerja Danantara

Related Posts

Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PELNI Apresiasi Kinerja PAL Indonesia dalam Perbaikan KM Umsini

20 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Setelah Membangun 1.368 huntara, Danantara Lanjutkan Groundbreaking Hunian Tetap untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra

20 Februari 2026
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri
Berita

Agrinas Pangan Nusantara Berencana Impor 70.000 pikap Tata Motors dari India

20 Februari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Melalui GPIPS Sumatera 2026, Pos Indonesia Dorong Kelancaran Distribusi Pangan

19 Februari 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Dapat Dukungan Penuh dari KEMENHAJ dalam Program Beras Jemaah Haji 2026

19 Februari 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

19 Februari 2026
Next Post
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Lemhannas Dorong Sinergi Antar Kementerian-Lembaga Sinergi Dukung Kinerja Danantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

8 Perusahaan Lolos Tender Proyek Waste-to-Energy

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Direktur Pertamina Paparkan Pertamina Beyond Energy, Wujud Kepemimpinan dalam Ketangguhan Energi dan Komitmen Lingkungan

7 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Perjanjian Jual Beli Listrik Konsorsium Sumitomo dengan PLN Terkait Proyek TPPAS Legok Nangka Kabupaten Bandung

15 jam ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, TIMAH Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

4 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PELNI Apresiasi Kinerja PAL Indonesia dalam Perbaikan KM Umsini

by redaksi
20 Februari 2026
0

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mengapresiasi kinerja PT PAL Indonesia dalam proyek perbaikan KM Umsini. Proyek tersebut...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Setelah Membangun 1.368 huntara, Danantara Lanjutkan Groundbreaking Hunian Tetap untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra

20 Februari 2026
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Agrinas Pangan Nusantara Berencana Impor 70.000 pikap Tata Motors dari India

20 Februari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Melalui GPIPS Sumatera 2026, Pos Indonesia Dorong Kelancaran Distribusi Pangan

19 Februari 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Dapat Dukungan Penuh dari KEMENHAJ dalam Program Beras Jemaah Haji 2026

19 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In